Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

XL Axiata Jual 2.782 Unit Menara Senilai Rp4 Triliun

0 791

XL Axiata kembali melakukan aksi korporasi pada bulan ini dengan menjual aset menara telekomunikasi yang dimiliki. Perseoran baru saja mengumumkan pemenang tender yang siap membeli sebanyak 2.782 unit menara yang dimiliki, kemudian disewa lagi oleh XL Axiata.

Penjualan menara tersebut senilai senilai total Rp 4.050.255.163.200. Ada dua perusahaan yang memenangkan tender, yaitu PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) dan PT Centratama Menara Indonesia (CMI). Masing-masing, Protelindo memenangkan tender akuisisi atas 1.728 unit menara dan CMI memenangkan tender akuisisi atas 1.054 unit menara.

Penandatanganan perjanjian jual beli untuk transaksi ini telah dilaksanakan pada  7 Februari 2020, setelah sebelumnya telah melalui proses eAuction yang dilaksanakan pada tanggal 31 Januari 2020. Dian Siswarini, Presiden Direktur & CEO XL Axiata, berdalih alasan penjualan menara ini agar perusahaan lebih fokus ke core business.

“Setelah selesainya transaksi ini maka kami akan bisa lebih fokus pada core business di bidang penyediaan layanan seluler dan mobile internet, terutama dalam meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan dan masyarakat. Kami juga optimis, transaksi ini juga akan berdampak positif pada optimalisasi dan peningkatan efektivitas terhadap biaya operasional serta biaya sarana dan prasarana pendukung,” ujarnya.

Baca juga: XL Axiata Komersialkan Jaringan NB-IoT di 31 Kota

penjualan menara XLMenurut Dian, mendapatkan harga penyewaan kembali dengan harga lebih rendah/kompetitif atas menara yang dijual  dapat lebih menjamin pengelolaan neraca keuangan yang lebih kuat. Termasuk tercapainya profitabilitas perusahaan dalam jangka panjang yang lebih berkesinambungan.

Selain itu, transaksi ini juga akan bisa mendukung XL Axiata dalam memperkuat struktur permodalan, meskipun saat ini XL Axiata juga telah memiliki neraca keuangan yang stabil dan kuat untuk mendukung kegiatan operasional dan ekspansi perusahaan.

XL Axiata telah mendapatkan persyaratan sewa yang paling kompetitif atas menara melalui mekanisme jual dan penyewaan kembali seperti yang sudah disebutkan di atas. Penjualan 2.782 menara telekomunikasi senilai Rp 4.050.255.163.200 ini setara dengan 21% dari ekuitas perseroan berdasarkan Laporan Keuangan Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019.

Selain perjanjian jual beli, XL Axiata juga telah menandatangani Perjanjian Induk Sewa Menyewa Menara dengan kedua perusahaan pemenang tender. XL Axiata akan menyewa kembali 2.763 unit menara yang dijual tersebut untuk jangka waktu 10 tahun. Tentu saja, XL Axiata menjadi penyewa utama terhitung sejak tanggal penutupan sesuai dengan Perjanjian Induk Sewa Menyewa Menara atau sebelum tanggal 30 Juni 2020.

Di sisi lain, penjualan ini hanya pada aset menara saja. Padahal sebagian menara yang dijual kepada para pemenang berada di atas tanah milik XL Axiata. Sehingga XL Axiata akan menyewakan tanah-tanah tersebut kepada para pemenang. Setelah transaksi penjualan menara yang terakhir ini, maka kini menara yang dimiliki XL Axiata ada sebanyak kurang lebih 1.600 menara.