Jakarta, Gizmologi – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) menutup tahun buku 2025 dengan rapor hijau yang mengesankan. Pasca proses merger yang strategis, perusahaan telekomunikasi ini berhasil mencatatkan pertumbuhan kinerja double digit yang solid. Momentum penggabungan usaha tampaknya sukses dimanfaatkan perusahaan untuk memperkuat posisi pasar sekaligus meningkatkan efisiensi operasional secara signifikan sepanjang tahun lalu.
Dari sisi finansial, perseroan berhasil membukukan total pendapatan sebesar Rp42,5 triliun, tumbuh 23% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (Year-on-Year/YoY). Kinerja positif ini turut mendongkrak EBITDA yang dinormalisasi hingga tumbuh 13% menjadi Rp20,1 triliun. Lebih impresif lagi, laba bersih yang dinormalisasi melesat tajam sebesar 63% YoY mencapai angka Rp3,0 triliun, didorong oleh kontribusi layanan data dan digital yang menyumbang lebih dari 90% total pendapatan.
Presiden Direktur & CEO XLSMART, Rajeev Sethi mengatakan, “Merger yang kami lakukan berjalan dengan sukses dan tahapan-tahapan integrasi bisa diselesaikan lebih cepat dari yang direncanakan, kemudian target sinergi efisiensi yang lebih besar juga berhasil kami capai sehingga bisa memberikan ruang untuk meningkatkan margin pertumbuhan di tahun berikutnya.”
Pertumbuhan positif juga terlihat jelas dari sisi operasional dan basis pelanggan. Hingga akhir 2025, total pelanggan XLSMART tercatat meningkat 24% YoY menjadi 73 juta pelanggan. Kualitas pelanggan pun semakin sehat, tercermin dari peningkatan pendapatan rata-rata per pengguna (Blended ARPU) yang kini menyentuh angka Rp39,5 ribu. Hal ini menunjukkan keberhasilan perusahaan dalam menyasar segmen pasar yang lebih produktif dan bernilai tinggi.
Peningkatan trafik layanan sebesar 38% YoY yang mencapai 14.566 Petabytes tidak lepas dari agresivitas perusahaan dalam memperluas infrastruktur jaringan. Total jumlah Base Transceiver Station (BTS) XLSMART kini telah menembus angka lebih dari 225 ribu unit, meningkat 36% dibandingkan tahun sebelumnya. Integrasi jaringan pasca merger juga telah berhasil menyatukan sekitar 34.500 objek jaringan demi pengalaman pelanggan yang lebih baik.
Baca juga: XLSMART Sebut Manfaat AI di Masa Ramadan dan Lebaran
XLSMART Pacu Akselerasi FMC dan Jaringan 5G Merata

Selain fokus pada integrasi, XLSMART juga gencar mendorong strategi Fixed Mobile Convergence (FMC) sebagai mesin pertumbuhan baru. Melalui produk XL SATU, tingkat penetrasi layanan konvergensi ini telah mencapai 25% dari total basis pelanggan fixed broadband (Home). Strategi ini terbukti efektif meningkatkan loyalitas pelanggan (stickiness) sekaligus membuka peluang cross-selling yang lebih luas di ekosistem layanan digital rumah tangga.
Inovasi teknologi juga dihadirkan lewat peluncuran layanan XL Ultra 5G+ yang menawarkan keunggulan blanket city coverage. Fitur ini memungkinkan pengguna menikmati jaringan 5G secara merata tanpa putus di seluruh area kota, dimulai dari Jakarta dan Surabaya. Dengan fitur auto 5G experience, pelanggan yang menggunakan perangkat 5G dapat langsung menikmati kecepatan internet hingga 250 Mbps tanpa perlu melakukan pengaturan tambahan yang rumit.
Menutup tahun yang manis, XLSMART juga mempertegas posisi brand dengan segmentasi yang lebih tajam, mulai dari XL Prepaid, XL Prio, AXIS, hingga Smartfren yang masing-masing memiliki proposisi nilai unik. Kualitas jaringan XLSMART pun mendapat pengakuan internasional melalui penghargaan Ookla Speedtest Awards untuk kategori jaringan 5G tercepat, menjadi bukti nyata komitmen perusahaan dalam menghadirkan pengalaman digital terbaik bagi masyarakat Indonesia.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



