Sekolah Tatap Muka Dibatalkan, Gunakan 5 Aplikasi Belajar Ini

Kegiatan belajar mengajar tatap muka di sekolah sudah lama tidak dilakukan oleh guru dan siswa sejak pandemi covid-19 setahun lalu. Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) masih dilakukan untuk mengurangi memperluas penyebaran virus. Akibatnya proses belajar dilakukan secara daring menggunakan aplikasi belajar baik di smartphone atau laptop.

Bahkan perkembangan terbaru, menyusul kebijakan PPKM (Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Darurat Jawa-Bali 3-20 Juli 2021, sekolah tatap muka dibatalkan di 7 provinsi. Sehingga para pelajar bakal kembali belajar secara daring.

Di saat seperti ini, memang dibutuhkan aplikasi belajar memadai untuk mendukung proses transfer ilmu secara lebih maksimal. Pelaksanaan proses belajar memanfaatkan aplikasi digital juga mau tidak mau harus dilakukan agar interaksi tidak berlangsung monoton.

Dukungan aplikasi yang tepat dapat membantu guru menyampaikan materi ajar. Sementara siswa diharapkan lebih mudah memahami tujuan pembelajaran yang dibuat oleh guru. Banyak aplikasi belajar tersebar di ranah digital. Mulai dari yang serius digarap, sampai ala kadar karena pembuatnya hanya memanfaatkan momentum.

Rekomendasi aplikasi belajar untuk siswa

Di sini kami akan memilihkan 5 aplikasi belajar berbasis sistem Android untuk digunakan dalam proses belajar mengajar. Alasan memilih aplikasi Android sebenarnya sederhana aja. Yakni realita bahwa smartphone dan Android lebih mudah ditemukan dan diakses sebagian besar masyarakat di Indonesia.

1 Homework

Homework

Aplikasi pertama yang kami pilih untuk masuk daftar ini adalah Homework. Homework atau Pekerjaan Rumah (PR) sudah jadi bagian tak terpisahkan dalam proses belajar di sekolah. Pemberian PR dari guru kepada siswa semakin sering dilakukan selama masa pandemi. Disebabkan keterbatasan waktu yang akhirnya mendorong siswa untuk banyak melakukan self-based learning alias belajar mandiri.

Aplikasi ini bisa didapatkan secara gratis, termasuk seluruh konten di dalamnya. Konsekuensinya ialah kemunculan iklan dalam aplikasi ini. Namun lewat pilihan menu penugasan, visualiasi, serta tabel grafik menarik membuat Homework tetap layak jadi pilihan.

Silakan unduh Homework.

2 Google Classroom

Google Classroom

Sebelum datangnya pandemi, Google memang telah memiliki beberapa aplikasi berbagi dokumen yang sangat memadai. Mereka juga memiliki Classroom, yang pada awal kehadirannya kurang dilirik sampai akhirnya pandemi jadi masalah global. Selain Google Docs, masih ada Google Slides dan Google Sheets yang saling melengkapi.

Kelebihan penggunaan aplikasi dari Google ialah proses sinkronisasi yang mudah dilakukan. Hal yang wajar melihat hampir seluruh aplikasi yang mereka buat sudah diserap pasar. Mulai dari surel Gmail, Google Classroom, Google Drive, Google Meet dan lain sebagainya. Sehingga baik guru dan siswa lebih mudah untuk berbagi file pembelajaran tanpa perlu khawatir kehilangan berkas. Sebab semua aplikasi dari Google hadir untuk saling melengkapi.

Silakan unduh Google Classroom Google Docs. Google Sheets. Google Slides.

3 Brainly

Brainly

Guru zaman sekarang tidak lagi jadi sumber ilmu satu-satunya bagi siswa di sekolah. Era digital telah mengubah perspektif siswa bahwa ilmu pengetahuan juga dapat ditemukan lewat mesin pencarian. Meski begitu guru maupun orangtua tetap diperlukan dalam proses pendampingan, pengarahan, dan teman diskusi bagi para siswa.

Salah satu aplikasi yang sering digunakan siswa untuk mencari jawaban atas pertanyaan guru atau tugas di sekolah, tidak lain adalah Brainly. Di aplikasi ini, siswa dapat menuliskan pertanyaan, sampai akhirnya jawaban akan datang kemudian. Pertanyaan tidak hanya berupa teks, tapi juga dapat diberikan lewat gambar dan suara. Menariknya Brainly juga menyediakan fitur berbagi akun untuk orangtua. Sehingga Ayah Ibu dapat melihat aktivitas anak yang turut menggunakan aplikasi ini.

Silakan unduh Brainly.

4 School Planner

School Planner

School Planner membantu siswa untuk belajar secara teratur meski dilakukan di rumah. Karena perkara pengaturan jadwal jadi perkara pelik selama belajar di rumah saat pandemi. Dengan penggunaan aplikasi ini siswa jadi mudah melihat jadwal pelajaran, PR, penugasan, maupun jadwal ujian yang ditetapkan oleh guru.

Aplikasi ini juga memberi fitur pengingat bagi siswa agar tidak ketinggalan rencana belajar yang telah disusun sebelumnya. Siswa juga dapat memantau progres nilai yang didapat. Sehingga tidak mendadak kaget saat pembagian rapor, melihat nilainya jauh dari kata ideal. Namun bila menginginkan seluruh konten dapat digunakan, kamu perlu merogoh kocek untuk membelinya. Memang terkadang butuh harga untuk dibayarkan jika hendak meraih kesuksesan.

Silakan unduh School Planner.

5 Photomath

Photomath

Dianggap sebagai aplikasi yang berfokus pada problematika matematika, membuat Photomath layak masuk dalam daftar ini. Penggunaannya yang sangat mudah membuat aplikasi ini jadi favorit banyak orang.

Kamu hanya perlu mengambil gambar soal matematika yang dibuat guru untuk diselesaikan oleh sistem. Bukan hanya sekadar memberikan jawaban dari soal matematika. Photomath pun memberikan solusi langkah per langkah tentang bagaimana jawaban soal dapat ditemukan.

Tapi saran kami sih, jangan gunakan aplikasi ini terlalu sering agar otakmu dapat terus terlatih. Gunakan Photomath saat menemukan kesulitan dalam mengerjakan PR. Dan jangan lakukan saat kamu mengerjakan ujian, nanti nilainya jadi kurang sakral lagi. Oh iya, aplikasi ini juga memiliki konten berbayar meski dapat diunduh secara gratis.

Silakan unduh Photomath.

Tinggalkan komen