Review JBL Tune 115 TWS: Kurang Kompetitif

Ketika sebuah merek audio yang dikenal cukup premium mencoba untuk rilis earphone TWS dengan harga terjangkau. Ya, merek JBL mungkin sudah cukup umum terdengar. Mencoba untuk masuk ke sebuah kolam yang sudah cukup padat, JBL Tune 115 TWS diperkenalkan secara resmi di Tanah Air.

Kayaknya setiap bulan ada pilihan TWS baru, ya. Seolah kamu bisa membelinya dari semua produsen yang kamu inginkan, sesuai preferensi pribadi. Saya sendiri pengguna speaker portabel JBL dan cukup puas dengan performanya. Lantas bagaimana dengan TWS paling murahnya, yang, sebenarnya nggak murah-murah banget ini?

Singkatnya, perangkat ini mampu berikan ‘janji’ yang tercetak besar pada kotak kemasannya. Namun selama pemakaian, saya menemukan fitur unik yang nggak dimiliki oleh perangkat audio wearable lainnya. Seperti apa impresi lengkapnya? Berikut ulasan JBL Tune 115 TWS.

Desain

JBL Tune 115 TWS

Unit yang saya ulas kali ini hadir dalam opsi warna yang paling membosankan di antara lainnya. Menurut saya sih sayang aja, karena warna-warna yang ditawarkan cukup bold dan menarik perhatian. Meski tidak ada salahnya untuk kamu memilih warna hitam ini sebagai opsi yang paling subtle, terlihat paling kalem.

Secara keseluruhan, desain case-nya sendiri cukup kompak meski bukan yang terkecil. Bobotnya juga masih terjaga di kisaran 50 gram, sementara permukaannya berbahan matte, jadi nggak gampang kotor atau licin. Mekanisme buka tutupnya juga sangat presisi, tegaskan kualitas tinggi.

JBL Tune 115 TWS

Selain di sisi depan, lampu indikator juga ada pada bagian masing-masing earbud yang didesain tanpa tangkai. Bobotnya sekitar 5 gram, gunakan material yang sama dan cukup nyaman di telinga.. setidaknya untuk pemakaian sebentar. Karena bila terlalu lama, akan berikan rasa lelah di sekitar lubang telinga.

Mungkin karena secara desain, bodi earbud mencoba untuk menutup celah sebaik mungkin supaya bisa berikan kekedapan maksimal. Khusus bagian ini, beda telinga bisa beda impresi, ya. Oh ya, pintasan pada tiap earbud menggunakan tombol, ya, bukan sensor sentuh.

Untuk kamu yang suka berkeringat heboh ketika berolahraga, harap sedikit hati-hati dalam menggunakan perangkat ini. pasalnya, JBL Tune 115 TWS tak dilengkapi dengan sertifikasi IP rating sama sekali. Dan untuk kenyamanan, ada total tiga pasang eartip dalam paket penjualan dengan ukuran berbeda.

Fitur

JBL Tune 115 TWS

Karena ini adalah penawaran TWS termurahnya, kamu tak bakal menemukan fitur layaknya active noise cancellation (ANC), meski memang kompetitor sudah bisa membawanya ke price point yang bahkan lebih murah. Bahkan noise reduction untuk panggilan pun tidak ada.

Setidaknya tidak tertulis pada lampiran spesifikasi, dan memang ketika saya lihat di bodi earbud, masing-masing hanya punya satu mikrofon saja. Terbiasa Zoom meeting di dalam kafe dengan musik latar? JBL Tune 115 TWS tentunya bukan untuk kamu.

JBL Tune 115 TWS

Kecuali tanpa noise di sekitar, barulah penerima panggilan bisa mendengar suara pengguna dengan jelas. JBL Tune 115 TWS tersambung ke smartphone lewat Bluetooth 5.0. Nggak ada mode gim khusus, jadi tak cocok pula untuk para gamer. Tapi ada satu fitur unik yang, jujur, saya bingung kenapa fitur ini ada.

Saat mencoba tombolnya tanpa membaca petunjuk pintasan gestur, saya coba untuk tekan dan tahan salah satu earbud. Apa yang terjadi? Earbud dapat dimatikan ketika sedang terpasang. Mungkin karena tanpa wear detection juga, ya. Seumpama kamu sedang pakai keduanya tapi ingin suara keluar dari kiri saja, bisa mematikan earbud kanan.

Pengoperasian

JBL Tune 115 TWS

Saat earbud dikeluarkan dari case, bila ia tak mendeteksi perangkat yang pernah tersambung, maka secara otomatis akan masuk ke mode pairing. Prosesnya terbilang mudah dan cepat, hanya saja tidak mendukung seamless connection untuk berpindah antar perangkat yang sudah tersambung.

Jumlah kendalinya bisa dibilang cukup banyak, namun saya sendiri membutuhkan waktu untuk mengingat semuanya. Saat digunakan keduanya, kendali musik dilakukan hanya dari earbud kiri, sementara earbud kanan untuk play/pause dan memanggil asisten suara. Tahan 2 detik untuk menyalakan dan 5 detik untuk mematikannya.

Ada indikator lampu di bodi luar earbud untuk beritahukan status sambungan. Karena gunakan tombol, jadi input yang dilakukan lebih pasti, alias minimalisir ketidak sengajaan. Oh ya, meski terdeteksi dari aplikasi, JBL Tune 115 TWS tidak mendukung kustomisasi lebih seperti atur pintasan tiap earbud.

Baterai

JBL Tune 115 TWS

Sesuai klaimnya, JBL Tune 115 TWS memiliki daya tahan baterai yang cukup baik di kelasnya. Setidaknya dalam sekali penggunaan secara non-stop, di mana kamu bisa mendengarkan musik dalam durasi hampir 6 jam. Tak sedikit opsi lain yang hanya bisa berikan waktu sampai 4 jam saja.

Hal tersebut berkat baterai 55 mAh di tiap earbud. Sementara baterai 410 mAh pada case membuatnya memiliki daya tahan total 21 jam. Proses pengisiannya membutuhkan waktu kurang dari 2 jam, sementara 15 menit isi bisa digunakan untuk 1 jam mendengarkan musik. Dan sudah menggunakan port USB-C.

Kualitas Audio

JBL Tune 115 TWS

Masing-masing earbud dari JBL Tune 115 TWS dilengkapi dengan driver dinamis berdiameter 5,8mm, bukan yang terbesar, tergolong standar. Yang sangat diunggulkan adalah kemampuannya untuk hantarkan bass lewat teknologi Pure Bass. Apakah berhasil berikan kualitas yang sesuai?

Ya, JBL Tune 115 TWS cocok untuk Gizmo friends yang memang mengincar earphone TWS dengan dentuman yang mantab. Namun sayangnya, tidak diimbangi dengan separasi antar instrumen yang luas. Instrumen dari lagu Rocky Trail – Kings of Convenience masing-masing masih terdengar jelas, tapi vokal menjadi sedikit kurang dominan.

Juga ketika digunakan untuk mendengarkan lagu Get Away – Mac Ayres, tak berikan impresi yang baik sebaik saat saya menggunakan Huawei Freebuds 4i. Ya, sulit untuk tidak membandingkan keduanya, mengingat rentang harga jual yang hampir mirip, bahkan milik Huawei sedikit lebih murah.

Kalau kamu mencari earphone yang cocok untuk dengarkan beragam genre lagu, sembari masih punya jumlah bass cukup oke, Huawei bakal lebih cocok. Tapi kalau kamu memang incar keunggulan spesifik, silakan memilih earphone JBL satu ini.

Kesimpulan

JBL Tune 115 TWS

Bukan pilihan yang terbaik di segmen harganya. JBL Tune 115 TWS memang punya tampilan yang menyegarkan, mampu berikan bass sesuai dengan klaimnya, serta punya daya tahan baterai cukup oke. Namun juga minim fitur, serta performa yang kurang untuk penggunaan telepon.

Sulit untuk tidak membandingkannya dengan opsi lain yang tersedia saat ini, di mana beberapa di antaranya punya ANC, noise reduction untuk telepon sampai kustomisasi yang lebih dalam. Kecuali kamu benar-benar ingin punya TWS bermerek JBL tanpa rogoh kocek terlalu dalam.

[rwp_box id=”0″]

Spesifikasi JBL Tune 115 TWS

Speaker: 5.8mm dynamic driver per earbud
Mic: Single mic per earbud
Warna: Black, White, Red
Berat: 5,15 gram (per earbud), 51,8 gram (case)
Charging port: USB-C
Baterai: 55 mAh (per earbud), 410 mAh (charging case)
Waktu Charge: 55 menit
Music playback: 6 jam
Total playback: 21 jam
Konektivitas: Bluetooth 5.0
Daya tahan: –
Fitur: Dual Connect
Harga resmi: Rp1,299 juta
Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.