Ketika smartphone tidak lagi hanya membawa fungsi komunikasi, kini telah banyak hadir lini produk kelas flagship yang menawarkan fitur ekstra dengan keandalan masing-masing. Tidak sedikit dirancang pas untuk mendukung produktivitas, hingga pembuatan konten visual lewat setup kamera superior. OPPO Find X9 Pro menjadi produk kelas atas terbaru OPPO, seolah hadir sebagai gambaran flagship terkini yang siap berkompetisi sepanjang tahun 2026.
Desainnya dirancang berbeda, dengan setup kamera yang bahkan berkurang secara jumlah, namun kombinasinya jauh lebih menarik—kini OPPO mengimplementasikan sensor 200MP yang jauh lebih superior, untuk menangkap gambar berkualitas dari jarak jauh, bahkan menghadirkan aksesori lensa tambahan. Semuanya tetap dikemas lewat dimensi yang masih relatif sama, sembari membawa kapasitas baterai terbesar di segmennya—setidaknya hingga ulasan ini dibuat.
Dengan OPPO Find X9 Pro, kamu bisa mendapatkan sebuah perangkat flagship solid dengan banyak fitur pelengkap di dalamnya yang mempermudah aktivitas harian, tidak hanya pada aspek kamera, tetapi daya tahan solid plus AI komplit. Berikut ulasan lengkapnya.
Desain

Jauh berbeda dari sebelumnya, namun tetap terlihat premium. Itulah impresi singkat saya saat pertama kali melihat sekaligus menggenggam OPPO Find X9 Pro. Bahasa desainnya berubah, dari yang sebelumnya serba melengkung pada hampir semua sisinya. Desain modul kameranya pun tidak hanya berubah bentuk, namun juga berbeda lokasi. Kini di sematkan di sudut atas kiri bodi belakangnya.




Modul tersebut menjadi rumah dari tiga sensor kamera, serta peletakkan logo Hasselblad yang menjadi ciri smartphone kelas flagship OPPO. Sementara lampu kilatnya berada di luar—menjadi pembeda antara varian Pro dengan varian standar. Secara dimensi, sejatinya kurang lebih sama dengan yang sebelumnya, hanya lebih tebal 0,1mm dan lebih berat di 224 gram.
Namun begitu, impresi menggenggamnya terasa lebih positif—kalau yang sebelumnya punya lekukan nyaman tetapi licin (terutama di telapak tangan saya yang mudah berkeringat), desain OPPO Find X9 Pro jauh dari aspek negatif tersebut. Walaupun sekarang sudutnya lebih tajam, tapi memberikan kesan jauh lebih solid, sekaligus tetap nyaman.
Opsi warna putihnya pun mampu menyembunyikan bekas sidik jari secara sangat efektif, sehingga OPPO Find X9 Pro terus terlihat mewah meski tanpa case. Bingkainya sendiri terbuat dari aluminium kelas aviasi, sementara ketahanannya telah bersertifikasi hingga IP69, plus standar khusus dari SGS hingga 5 bintang, untuk memberikan rasa aman ekstra.
Overall, walaupun sudut dan sisinya dibuat lebih tegas, tetap membuat tampilannya sangat premium. Dan meski jadi sedikit mirip seri Reno, OPPO Find X9 Pro tetap membawa nilai kemewahan tersendiri. Salah satunya dengan logo Hasselblad di belakang yang menjadi pembeda.
Layar

Kalau sebelumnya punya sedikit lengkungan di keempat sisi, layar OPPO Find X9 Pro kali ini dirancang benar-benar flat. Tetap berukuran 6,78 inci, namun panel LTPO AMOLED yang diusungnya mendapatkan upgrade. Baik dari segi proteksi Gorilla Glass Victus 2, hingga sisi bezel yang dibuat semakin tipis. Plus sensor 3D ultrasonik yang terasa instan dan akurat.
Layar OPPO Find X9 Pro mampu menawarkan warna vibrant sekaligus akurat, dan pengguna bisa mengatur profil warna sesuai keinginan lewat opsi kustomisasi lebih lanjut. Tingkat kecerahan maksimum hingga 3600 nits sudah lebih cukup untuk penggunaan di luar ruangan saat matahari terik. Sementara sertifikasi dari TUV Rheinland dan SGS hadir untuk menjaga keamanan kesehatan mata saat memandang layar lebih lama.
Dipadukan dengan elemen dan animasi ColorOS terbaru, mengakses tampilan antarmuka hingga aplikasi pada OPPO Find X9 Pro terasa sangat memanjakan mata, di mana semua elemen terlihat jelas dan halus. Berkat jenis LTPO, bisa turun hingga hanya 1Hz saat menampilkan konten statis, tentunya untuk efisiensi daya lebih maksimal.
Kamera

Kembali dengan Hasselblad, namun dengan pendekatan yang berbeda. Kalau Gizmo friends ingat, generasi sebelumnya punya dua sensor telefoto kecil berbeda untuk jarak pembesaran optic yang berbeda. Kali ini, OPPO Find X9 Pro hadir dengan satu sensor telefoto saja, namun mengusung sensor 200MP berjenis periskop yang sangat besar secara dimensi hardware untuk detail lebih maksimal. Sembari tetap menjanjikan kemampuan zoom jauh yang andal.
Secara spesifikasi di atas kertas tergolong menarik, karena menawarkan 3x optical zoom dengan kemampuan fokus cukup dekat (mulai 9cm), plus diafragma besar f/2.1. Sensor utamanya juga ditingkatkan, pakai 50MP Sony LYTIA-828 f/1.5 yang dipasangkan dengan laser autofocus. Lalu ada dua sensor 50MP Samsung JN5, masing-masing untuk ultra-wide dan kamera selfie, sama-sama mendukung autofokus.
Kalau di generasi sebelumnya kualitas selfie terasa kurang, versi sekarang bisa menangkap gambar jauh lebih baik sembari menawarkan sudut pandang cukup lebar (21mm). Sementara sensor utama kamera OPPO Find X9 Pro mampu menangkap gambar dalam detail sangat tinggi, dynamic range yang optimal, dan shutter relatif cepat. Kualitas in-sensor zoom seperti 2x-nya juga tergolong berkualitas.
Kalau sensor utamanya memuaskan, bagaimana dengan telefoto barunya? Sejatinya ketika pertama kali dirilis, terasa belum optimal. Namun dalam rentang waktu kurang lebih satu bulan, OPPO terus memperbaikinya lewat pembaruan software, dan membuat kualitas sensor telefoto 200MP OPPO Find X9 Pro semakin pas untuk mengabadikan momen jarak jauh. Bisa dibilang, ini adalah salah satu smartphone terbaik untuk mengabadikan potret, hingga detail seperti produk dari jarak dekat.
Dengan kualitas yang memuaskan, saya berharap ada dua aspek yang bisa ditingkatkan ke depannya. Yakni rentang zoom pada mode portrait yang hanya maksimum 85mm saja, serta konsistensi kualitas pemrosesan antar foto, terutama pada rentang zoom lebih dari 3x. Selebihnya, OPPO menawarkan cukup banyak mode pengambilan gambar (hingga video) untuk mempermudah pengguna hasilkan visual terbaik. Mulai dari action mode, mode khusus untuk momen konser maupun kembang api, hingga yang lebih niche seperti mode XPAN dan Master Mode.
Mode XPAN pada OPPO Find X9 Pro kini menawarkan UI lebih segar dan filter tambahan saat mengambil gambar dalam rasio sangat lebar. Sementara Master Mode bisa hasilkan gambar yang lebih natural dan tidak banyak pemrosesan komputasi setelahnya—gambar yang dihasilkan mungkin cenderung noisy, namun tidak banyak efek sharpening, yang mungkin lebih diminati atau lebih mudah untuk diolah dengan aplikasi editor foto berikutnya.
Hasil foto lengkap dari kamera OPPO Find X9 Pro, bisa Gizmo friends akses lewat album berikut ini.
Kemampuan perekaman video OPPO Find X9 Pro juga terbilang memuaskan. Memang, sensor utamanya belum menyediakan opsi perekaman hingga 8K. Namun setidaknya sudah ada opsi 4K120 pada sensor utama dan telefotonya. Plus, kamu bisa merekam hingga 4K60 dari semua sensor kamera, hingga berganti antar sensor saat perekaman berlangsung, termasuk ke sensor kamera depan. Perpindahannya pun tergolong smooth, bisa dibilang setara iPhone.

Mode Pro Video pada OPPO Find X9 Pro, menawarkan perekaman dalam format LOG, bahkan dengan opsi LUT tambahan seperti standar SDR maupun HDR, lengkap dengan parameter manual seperti shutter dan ISO, dan tetap menawarkan keleluasaan untuk berpindah antar sensor kamera sembari perekaman berlangsung. Dan OPPO juga telah menyediakan editor video cukup komplit, yang bisa menjadi alternatif agar tidak harus berlangganan aplikasi pihak ketiga.
Kualitas audionya sudah tergolong sangat baik termasuk untuk menangkap suara momen konser. Reproduksi warna antarsensor cenderung konsisten, hanya saja kualitas saat digital zoom memang perlu diperhatikan lebih lanjut. Sehingga ada baiknya untuk tidak menggunakan rentang zoom lebih dari 6x. Atau bila dirasa perlu, OPPO menyediakan lensa telephoto extender khusus yang memberikan pembesaran optik hingga 230mm. Dijual terpisah, dengan case tambahan, dan “terpaksa” menutup sensor selain telefoto ketika digunakan.
Fitur

Dirilis jelang pergantian tahun, OPPO Find X9 Pro hadir dengan ColorOS 16 berbasis Android 16, dan OPPO janjikan setidaknya 5 versi OS terbaru serta 6 tahun pembaruan keamanan rutin. Sejak peluncuran hingga saat ini, saya mengapresiasi OPPO yang cukup rutin merilis pembaruan software untuk perbaiki sejumlah bug baik pada aspek kamera hingga tampilan antarmukanya.
Bagi saya pribadi, ColorOS mampu menawarkan UI paling menarik, dengan kombinasi seimbang antara kelengkapan fitur hingga visual yang cantik sekaligus kustomisasi cukup kaya. Animasinya benar-benar memanjakan mata, fitur seperti Flux Themes hingga Aqua Dynamics yang mirip seperti Dynamic Island pun juga semakin berguna dengan semakin banyaknya aplikasi yang menerapkannya.
Fitur AI pada OPPO Find X9 Pro tergolong lengkap nan superior, mulai dari transkrip suara sampai AI Writer, hingga AI Mind Space yang bisa berfungsi selayaknya asisten pribadi untuk mencatat apa-apa saja yang tampil di layar—dapat diakses lewat tombol khusus di sisi samping kiri atas perangkat, yang fungsinya juga bisa diubah sebagai akses aplikasi/fungsi lainnya.
Kalau boleh sedikit komplain, ada satu fitur AI pada edit gambar yang belum saya temukan di OPPO Find X9 Pro, tetapi sudah ada di setidaknya dua brand lain, yakni AI Image Expansion untuk memperluas visual gambar. Ini tergolong minor, dan OPPO juga tawarkan sejumlah fitur AI yang mungkin belum dimiliki flagship lain. Mulai editor video all-in-one, sampai AI Portrait Glow untuk menambahkan efek cahaya pada wajah dalam foto yang sudah diambil.

Untuk mempermudah kirim dan terima file, OPPO Find X9 Pro mendukung Touch to Share dengan perangkat Apple. Sementara demi menunjang produktivitas, PC Connect tersedia untuk komputer Mac, mendukung screen mirroring untuk akses laptop dari layar smartphone, hingga berbagi clipboard. Saya hanya berharap, mungkin sudah waktunya bagi OPPO Indonesia menghadirkan opsi memori lebih lega, demi kemudahan penyimpanan file termasuk file video yang semakin populer.
Untuk kualitas audio, speaker OPPO Find X9 Pro yang sudah stereo tergolong lantang dan sudah oke untuk mendengarkan musik on-the-go. Dan sebagai flagship OPPO, efek getar alias vibration motornya sudah sangat solid dan presisi. Sensor inframerah juga menjadi fitur bonus yang menarik, dengan daftar perangkat yang bahkan lebih banyak dari aksesori pihak ketiga, bermanfaat untuk kendalikan elektronik rumah.
Performa
Debut resmi lebih dulu dari kompetitornya, OPPO Find X9 Pro menjadi flagship pertama yang hadir dengan cip terbaik MediaTek, yakni Dimensity 9500 octa-core 3nm. Arsitektur CPU hingga GPU-nya diperbarui, tawarkan peningkatan hingga kisaran 33% dibandingkan generasi sebelumnya. Dipasangkan dengan RAM 16GB LPDDR5X, storage berjenis UFS 4.1.
Kombinasi hardware superior, dipasangkan dengan vapor chamber cooling system sebagai sistem pendingin berbasis hardware, serta pengoptimalan berbasis software lewat kehadiran Trinity Engine. Semuanya menghasilkan performa yang benar-benar mulus dalam keseharian, apa pun aplikasi yang Gizmo friends jalankan. OPPO Find X9 Pro tawarkan performa kencang dan lancar, tentunya akan mudah untuk bersaing dengan flagship rilisan 2025 hingga sepanjang 2026 nanti.
Suhu perangkat juga relatif stabil, paling-paling hanya hangat bila menjalankan sejumlah aplikasi, game, atau akses kamera intensif, tidak sampai panas mengganggu. Terkait performa game, sejumlah judul game populer bisa berjalan hingga 120fps dan mendukung opsi grafis rata kanan. Meski memang saya menemukan sejumlah judul masih terkunci dalam fps lebih rendah, meski sudah mengubah opsi performa hingga refresh rate secara manual.
Masih terkait performa, cip khusus NetworkBoost S1 terasa cukup efektif meningkatkan kemampuan penangkapan sinyal. Ketika dibandingkan dengan iPhone atau smartphone lain, OPPO Find X9 Pro konsisten mampu mendapatkan sinyal lebih baik, dan bisa mengunggah konten lebih lancar dalam situasi menantang seperti di parkir bawah tanah, di dalam lift, atau di tengah-tengah keramaian konser—faktor yang tergolong penting dan membantu untuk para kreator on-the-go.
Baterai

Salah satu aspek yang mungkin membuat bodi smartphone ini sedikit (sedikit) lebih tebal dan berat, adalah kapasitas baterai yang naik signifikan. Ya, kapasitas baterai OPPO Find X9 Pro kini mencapai 7500 mAh, termasuk salah satu (kalau bukan yang) paling besar di segmennya saat ini, bahkan naik lebih dari 25% dibandingkan generasi sebelumnya.
Angka tersebut berbanding lurus terhadap durasi pemakaian perangkat—dengan sangat mudah, OPPO Find X9 Pro menjadi smartphone flagship serbabisa yang bisa tahan sampai dua hari pemakaian penuh. Dalam hari yang intens ketika saya banyak akses kamera hingga mengaktifkan hotspot sekalipun, bisa bertahan sampai malam hari. Bahkan sampai keesokan paginya.
Saya terus mengapresiasi bagaimana OPPO memiliki mode hemat daya ekstrem, sehingga ketika saya lupa mematikan fitur hotspot sebelum tidur, smartphone tidak pernah kehabisan daya sampai benar-benar mati. Ketika perlu mengisi daya pun, ada dukungan 80W SuperVOOC dan 50W AirVOOC. Sebagai informasi, sudah cukup banyak mobil listrik rilisan terbaru yang mendukung pengisian daya nirkabel hingga 50W.
Angka “80” sendiri memang bukan yang paling instan, namun kecepatannya masih tetap tergolong cepat. Untuk mencapai 50%, hanya membutuhkan kisaran waktu 30 menit, sementara mencapai penuh butuh sekitar 80 menit. Yang perlu diingat, kapasitas baterai OPPO Find X9 Pro sudah sangat besar. Sehingga 50% saja sudah lebih dari cukup untuk digunakan sepanjang hari.
Saya sedikit menyayangkan kabel USB-A to USB-C dalam paket penjualannya, alias belum C-to-C. Kabar baiknya, OPPO Find X9 Pro juga bisa terisi daya cepat lewat charger USB PD 65W yang biasa saya bawa dan gunakan untuk isi daya laptop, sama-sama bisa mencapai 50% dalam waktu kurang dari 40 menit. Jadi nggak serta merta harus pakai charger rilisan OPPO.
Kesimpulan

Dengan sistem kamera yang baru, masih banyak ruang bagi OPPO untuk menyempurnakan algoritmanya. Namun begitu, lewat beberapa pembaruan yang sudah dirilis, sudah membuat tim Gizmologi yakin untuk mencanangkannya sebagai gagdet flagship terbaik yang dirilis tahun 2025 kemarin, dan masih sangat bisa bersaing hingga satu tahun ke depan.
Kombinasi kamera superior yang pas untuk kreator, baterai yang benar-benar bisa diandalkan, serta fitur ekstra dari ColorOS yang komplit, melengkapi esensi flagship lainnya (seperti performa dan layar) yang membuatnya menyenangkan untuk digunakan sembari beraktivitas sehari-hari. OPPO Find X9 Pro bisa kamu jadikan pilihan flagship yang pas saat ini, untuk digunakan hingga tahun-tahun berikutnya.
Spesifikasi OPPO Find X9 Pro

General
| Device Type | Smartphone |
| Model / Series | OPPO Find X9 Pro 5G |
| Released | 05 November, 2025 |
| Status | Available |
| Price | Rp19.999.000 (16+512GB) |
Platform
| Chipset | Mediatek Dimensity 9500 (3 nm) |
| CPU | Octa-core (1x4.21 GHz C1-Ultra & 3x3.5 GHz C1-Premium & 4x2.7 GHz C1-Pro) |
| GPU | Arm G1-Ultra |
| RAM (Memory) | 16GB |
| Storage | 512GB UFS 4.1 |
| External Storage | - |
| Operating System | Android 16 |
| User Interface | ColorOS 16 |
Design
| Dimensions | 161.3 x 76.5 x 8.3 mm |
| Weight | 224 gram |
| Design Features |
Glass front (Gorilla Glass Victus 2) + back, Aluminum frame Colours: Silk White, Titanium Charcoal IP68/IP69 dust/water resistant (up to 1.5m for 30 min) |
| Battery |
Si/C 7500 mAh, non-removable Fast charging 80W Fast wireless charging 50W Reverse wireless charging 10W |
Display
| Screen Type | AMOLED capacitive touchscreen, 1B colors |
| Size and Resolution | 6.78", 2772 x 1272 pixel (450 ppi) |
| Touch Screen | Capacitive Touchscreen |
| Features |
Single punch hole camera 120Hz refresh rate 100% DCI-P3 Gorilla Glass Victus 2 3600 nits HBM |
Network
| Network Frequency | GSM / HSPA / LTE / 5G |
| SIM | Dual-SIM |
| Data Speed | HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A, 5G |
Camera
| Multi Camera | Yes (Rear) |
| Rear | 50 MP, f/1.5, 23mm (wide), 1/1.28-inch, 1.22µm, multi-directional PDAF, OIS; 200 MP, f/2.1, 70mm (periscope telephoto), 1/1.56-inch, 0.5µm, 3x optical zoom, multi-directional PDAF, OIS; 50 MP, f/2.0, 15mm, 120-degree (ultrawide), 1/2.76-inch, 0.64µm, multi-directional PDAF |
| Front | 50 MP, f/2.0, 21mm (wide), 1/2.76-inch, 0.64µm, PDAF |
| Flash | Yes |
| Video | Front Camera: 4K@30/60fps; Rear Camera: 4K@30/60/120fps, 1080p@30/60/120/240fps; gyro-EIS; HDR, |
| Camera Features | Portrait Expert Engine, HyperTone Imaging System, AI Portrait Retouching |
Connectivity
| Wi-fi | Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac/6/7, dual-band or tri-band, Wi-Fi Direct |
| Bluetooth | 6.0, A2DP, LE, aptX HD, LHDC 5 |
| USB | USB Type-C 3.2, OTG |
| GPS | GPS (L1+L5), BDS (B1I+B1c+B2a+B2b), GALILEO (E1+E5a+E5b), QZSS (L1+L5), GLONASS, NavIC (L5) |
| HDMI | No |
| Wireless Charging | Yes |
| NFC | |
| Infrared | Yes |
Smartphone Features
| Multimedia Features | Stereo speakers |
| FM Radio | No |
| Web Browser | HTML 5 |
| Messaging | SMS, MMS, Online |
| Sensors | Fingerprint (under display, ultrasonic), accelerometer, gyro, proximity, compass, barometer |
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




