Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Review Xiaomi Mi TV 4A 43: TV Pintar Layar Besar yang Terjangkau

Walaupun lebih dikenal sebagai produsen smartphone, Xiaomi sebenarnya termasuk pabrikan yang memproduksi berbagai produk elektronik. Di negara asalnya, Tiongkok, mereka menjual AC, air purifier, drone, kamera, scooter, sikat gigi,  koper, rice cooker, laptop, hingga televisi tentu saja. Di Indonesia, produk televisi yang baru beredar adalah Xiaomi Mi TV 4A 43.

TV pintar berukuran 43″ diluncurkan akhir tahun lalu, setelah sebelumnya melepas TV pintar pertamanya di Indonesia yang berukuran 32 ” pada awal September 2018 yang lalu. Kehadiran Xiaomi Mi TV 4A 43 seperti ingin menantang hegemoni produk televisi yang selama ini dikuasai oleh produsen asal Jepang dan Korea yang sudah mapan.

Mampukah di sektor televisi ini, performa Xiaomi bisa sekinclong seperti di ponsel? Tentu saja masih terlalu dini untuk menjawabnya. Tapi dari produk yang dilempar ke pasar, setidaknya kita bakal tahu sejauh mana kualitasnya. Untuk itu, mari simak review Xiaomi Mi TV 4A 43 selengkapnya berikut ini:

Desain & Layar

Xiaomi seperti masih meraba perluasan pasar produk mereka di kategori televisi pintar ini. Terlihat dari langkah mereka yang tak terlalu ambil pusing dengan desain yang ditawarkan. Lebih mengedepankan fitur daripada desain, membuat Mi TV seperti hadir ala kadarnya saja. Tak ada lekukan berani ala Samsung atau bezel tipis dari Sony. Mungkin Mi TV di awal kehadirannya ini sekadar pengujian dari kebutuhan pasar mereka sendiri.

Related Posts
1 daripada 29

Tak cuma rancangan pada bagian layar dan sisinya saja. Desain di bagian belakang pun tidak ada pengaturan ruang yang menarik. Semua port tersusun sejajar pada sisi kanan belakang layar. Positifnya ketika semua port tersebut dimanfaatkan bersamaan tidak membuat kabel berantakan dan terfokus di satu titik yang sama.

Dimensi keseluruhan Xiaomi Mi TV 4A 43 berukuran 623 mm x 970 mm x214 mm (dengan dudukan), lebih ringkas bila tanpa dudukan. Sementara berat keseluruhannya 7, 64 kg bila dengan dudukan. Fungsi dudukan pada tv ini bisa ditiadakan karena bagian bawah tv berukuran lebar dan datar, sehingga bisa ditaruh saja tanpa perlu takut jauh. Menariknya ada layanan untuk Mi TV yakni fasilitas pemasangan tv di dinding rumahmu.

Sementara itu, dengan layar LED sebesar 43 inch, Xiaomi ternyata hanya membekali kemampuan resolusi gambar full HD saja. Terasa tanggung, melihat saat ini tren tayangan 4K pun sudah semakin diminati, apalagi dalam sajian streaming video yang mulai menjamur.

Sedangkan untuk fungsi pengaturan pada layar, Mi TV masih serupa dengan tv pintar kebanyakan. Kamu bisa mengatur kecerahan cahaya, maupun kedalaman warna pada menu setting. Termasuk untuk pengaturan audio maupun menu bahasanya.

Secara umum desain tv ini tidaklah menggunggah selera. Pun dalam urusan material yang terasa kurang kokoh. Penekanan pada fungsi dan harga mungkin bisa menjadi sebab mengapa hal tersebut bisa terjadi. Buat kamu yang memang Mi Fans, bisa jadi hal tersebut bukan persoalan berarti.
Baca juga: Inilah Jajaran Produk Terbaru Xiaomi yang Diluncurkan Jelang Akhir Tahun 2018

Fitur Tontonan

Xiaomi Mi TV 4A 43 merupakan televisi dengan basis sistem operasi Android 8.1. Sistem operasi ini kemudian dimodifikasi oleh Xiaomi dengan membuat user interface (antarmuka) khusus bernama Patchwall yang lebih bersahabat digunakan. Selain tampilan yang ramah, juga untuk memaksimalkan fungsi sebuah media tontonan menarik.

Sistem operasinya sendiri memakan ruang memori sampai 3 GB-an dari total 8 GB memori internal yang terdapat di dalam televisi ini. Tersisa sekitar 3 GB memori yang bisa diisi beragam aplikasi tambahan seperti game TV sampai menyimpan film hasil unduhan. Sementara itu ada 1GB memori untuk RAM, yang cukup memenuhi kebutuhan kerja sistem.

Mi TV memuat 21 region berbeda serta 51 pilihan bahasa. Termasuk di dalamnya memuat bahasa Indonesia untuk dipakai sebagai bahasa pengantar dalam sistemnya.

Setiap Mi TV sudah dilengkapi dengan aplikasi bawaan semisal Catchplay, HOOQ, Youtube, maupun Google Play. Disediakan sebuah redeem code untuk mengakses satu film pada aplikasi Catchplay. Serta gratis hingga 6 bulan untuk HOOQ. Meski semua itu tentu bergantung pada penawaran promo yang bisa berbeda tiap waktunya.

Proses sign-in untuk tiap aplikasi tontonan saya lakukan dengan mudah saja. Hanya membutuhkan nomor telepon yang bisa dihubungin agar sistem bisa memberikan kode verifikasi data. Selanjutnya kamu bisa langsung nonton film yang tersedia. Jadi lebih mudah kalau hanya menonton via Youtube, karena memang tak perlu membuat akun segala.

Bila bosan menonton tayangan video, kamu juga bisa mengunduh game dan memainkannya di Xiaomi Mi TV 4A 43. Ada sebuah game berjudul Bombsquad yang sudah ter-install dan bisa langsung dimainkan. Sisanya bisa diunduh belakangan. Tapi jangan salah ya, meski diunduh lewat PlayStore, gamenya memang dibuat khusus untuk tv. Sehingga kamu tak akan menemukan game popular semisal Asphalt di sini.

Dalam setiap pembelian Mi TV ini juga, kamu bisa mendapatkan sebuah Mi Remote Control. Remote sederhana yang hampir tidak terlihat kegunaannya – buat saya sih begitu ya. Dengan beberapa fitur fungsi: sebuah tombol power, Google Assistant, navigasi, dan tombol volume saja. Minimalis dan tidak ada tampilan njelimet yang lazim dijumpai pada tv pintar lain.

Penggunaan remote menggunakan fitur bluetooth, sehingga kamu tak perlu mengarahkan langsung remote di depan tv untuk mengganti channel. Pun kamu juga bisa mengombinasikannya dengan remote virtual yang bisa didapat pada ponsel Xiaomi atau ponsel lain berfitur infrared. Saya sendiri mencobanya dengan menggunakan remote dari ponsel Asus dan Huawei, dan bisa berjalan mulus tanpa hambatan.
Baca juga: Kelebihan dan Kekurangan Televisi Pintar Mi TV 4A 32 

Patchwall yang Bersahabat

Xiaomi Mi TV 4A 43 ini menggunakan system antarmuka yang mereka kembangkan sendiri, diberi nama Patchwall. Patchwall sendiri bisa di-update seiring pembaharuan sistem yang diberikan. Tentu saja prosesnya membutuhkan koneksi jaringan internet yang stabil. Jika kamu tak memiliki langganan provider tertentu, kamu bisa memanfaatkan ponsel pintarmu sebagai hotspot.

Kelebihan dari antarmuka semacam ini membuat tampilan menu pada layar menjadi lebih bersahabat dan mudah diakses. Sedikit banyak sih mengingatkan kita pada tampilan menu pada layanan tv kabel. Beberapa menu yang bisa ditemui antara lain VIP, Home, Movies, TV Shows, Kids, Music, dan Sports. Kurang lebih nama pembagian itu berdasarkan kategori pada jenis tayangan yang disajikan.

Patchwall beroperasi dengan kemampuan untuk merekam kebiasaan penggunannya. Dari algoritma rekam jejak tayangan yang sering diakses, membuatnya mampu merekomendasikan kategori pilihan yang sesuai. Sehingga kamu pun tidak perlu mencari-cari lagi tayangan yang tepat untukmu.

Kamu juga bisa memanfaatkan ponsel kamu untuk melakukan mirroring atau chromecasting dari Youtube langsung ke layar tv. Tentu dengan jalur jaringan internet yang sama. Kualitas yang dihasilkan dari proses tersebut tidak membuat kualitas gambar menurun, dan tetap mentok di resolusi full HD meski kamu memainkan video 4K di Youtube.

Jangan lupakan perintah suara yang bisa diaplikasikan lewat google voice assistant pada remote control Xiaomi Mi TV 4A 43. Kamu cukup menyebutkan menu yang hendak diakses atau film yang hendak dimainkan dengan menekan tombol di remote terlebih dahulu. Fitur ini cukup memudahkan ketika hendak mengakses tanpa perlu pencet sana-sini.

Port Lengkap

Kebutuhan port atau konektivitas pada sebuah tv pintar menjadi hal yang wajib ada.  Maka akses Wi-Fi sudah bisa dipastikan akan kamu dapatkan di sini. Beroperasi secara default, kamu bisa melakukan pengaturan jaringan pada menu setting yang mudah dijumpai. Untuk koneksi yang lebih stabil juga disediakan port LAN pada bagian belakang tv.

Ada tiga lubang USB 2.0 pada Mi TV. Semuanya tentu bisa dimanfaatkan untuk mengakses file yang disimpan di flashdisk atau HDD external yang kamu punya. Jumlah yang sama juga didapat dari port HDMI, termasuk versi ARC (Audio Return Channel) untuk kebutuhan suara lebih baik menggunakan speaker tambahan.

Kami pun memang menyarankan untuk menggunakan perangkat audio tambahan. Karena entah mengapa fitur speaker bawaan tidak mampu menyajikan performa suara yang mantap. Suara terasa garing dan bass-nya tidak terasa tebal.

Mi TV tidak hanya untuk pemanfaatan tv pintar berbasis internet saja. Karena tetap disediakan pula lubang colokan untuk kabel antena. Meski tampaknya akan mubazir, karena memang bukan itu tujuan utama ketika membeli tv pintar. Apalagi tayangan televisi UHF yang sudah generik, hampir tak ada tayangan bermutu di sana.

Kesimpulan

Seperti ponselnya yang memiliki harga murah namun berkualitas, tv ini pun demikian. Harganya merupakan faktor terkuat untuk memilikiknya. Sebuah tv pintar berukuran 43 inch di harga Rp 3.999.000, tentu jadi sebuah penawaran yang bagus juga.

Kelemahan besar memang pada tampilan gambar yang hanya mentok di resolusi full HD. Sangat disayangkan karena besarnya dimensi layar semestinya bisa dipakai untuk menikmati tayangan 4K yang semakin populer. Selain itu, fitur suara dan desain yang ala kadar juga bisa kekurangan lain bagi kamu yang memberi bobot pada sisi estetika dari sebuah perangkat televisi.

Ada kelebihan dan kekurangan dari setiap produk. Mi TV memiliki itu semua, dengan bobot yang menurut saya berimbang. Maka faktor selera akan memegang peran dalam memutuskan hendak membeli tv pintar ini atau tidak. Semua tergantung pada kamu.

Spesifikasi Xiaomi Mi TV 4A 43

Dimensi:
623 mm x 970 mm x214 mm; berat: 7, 64 kg
Display:
LEDResolusi: 1920 x 1080 Sudut pandang: 178°;  Resolusi: 60Hz Waktu respon: 8ms(Typ)
Speaker:
Powerful speaker; Daya audio: 8W x 2
Port:
USB: 3 x 2.0HDMI: 3(1 mencakup ARC)AV: 1; Ethernet: 1; Earphone Out: 1
Koneksi:
WI-FI: 2.4GHz 802.11 b/g/nS/PDIF: 1
Decoder
Video:MPEG1/2/4,REAL,H.265,H.264
Gambar: PNG,GiF,JPG
OS:
Android 8.1; UI Patchwall
Platform:
CPU: 64-bit quad-core; Amlogic Cortex A53 quad-core
GPU: Mali-450
Memori:
1GB+8GB
RAM: 1GB DDR
Penyimpanan: 8GB eMMC
Sumber daya:
Voltase: 90-264V~50/60Hz
Daya: 75W

77%
Amazing

Menarik untuk mejadikan Mi TV sebagai media pilihan menyaksikan bermacam tayangan di rumahmu. Fitur pintarnya juga mampu memberikan kemudahan menonton.

  • Design
  • Display
  • Smart Features
  • Inputs
  • Sound Quality
Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More