Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Kelebihan dan Kekurangan Televisi Pintar Mi TV 4A 32″ dari Xiaomi

Hari ini, Xiaomi membuat kejutan di Indonesia. Jika biasanya vendor asal Tiongkok ini merilis smartphone, kali ini mereka meluncurkan Smart TV. Di luar negeri, sebenarnya bukan hal baru. Namun baru sekarang mereka secara resmi memasuki pasar TV di Tanah Air. Produk pertamanya adalah Mi TV 4A 32 yang mengikuti strategi smartphone, dijual dengan harga menggiurkan.

Related Posts
1 daripada 6

Steven Shi, Head of Xiaomi South Pasifik sekaligus Country Manager Xiaomi Indonesia mengatakan pihaknya sangat bersemangat untuk menghadirkan Mi TV 4A 32 di Indonesia. “Karena kami yakin kehadirannya ini akan benar-benar menggebrak industri TV di Indonesia serta membawa gelombang adopsi baru untuk smart TV,” ujar Steven saat jumpa pers di Ballroom Raffles Hotel, Jakarta (4/9/2018).

Mi TV 4A 32  adalah produk televisi pertama Xiaomi di pasar Indonesia. Produk ini dirancang untuk memberikan pengalaman TV cerdas yang berkualitas tinggi dengan harga yang sebenarnya kepada semua orang. Nah, daripada penasaran seperti apa, yuk simak ulasan kelebihan dan kekurangan perangkat ini.

1 Kelebihan Mi TV 4A 32

Kelebihan Mi TV 4A 32

Xiaomi menyebut bahwa Mi TV 4A 32 menawarkan desain yang ramping dengan perangkat keras yang kuat, serta antarmuka yang sangat user-friendly . Dikemas dengan kumpulan konten multimedia yang lengkap, Mi TV 4A 32 diklaim meningkatkan level di industri TV lokal. Nah, apa saja kelebihannya, baca di bawah ini:

♦ Xiaomi PatchWall Interface

Jika smartphone Xiaomi (kecuali seri A) menggunakan antarmuka MIUI yang berjalan di sistem operasi Android, maka TV pintar ini menggunakan Xiaomi PatchWall interface yang berjalan di platform Android TV. Antarmuka PatchWall ini dirancang khusus untuk pengguna Indonesia dimana Xiaomi telah bekerjasama dengan 12 content partner berbeda.

PatchWall memiliki tampilan tampilan mode drop-down tanpa batas untuk menemukan berbagai konten hiburan yang disukai. Pencarian pada PatchWall universal memudahkan pengguna untuk menemukan konten, bersama dengan rekomendasi yang dapat dipersonalisasi dalam smart categorizations.  Jika masih belum ada bayangan seperti apa, tonton deh video di bawah ini.

Konten Melimpah

Seperti sudah disinggung di atas,  Xiaomi telah bekerjasama dengan 12 content partner berbeda, baik lokal maupun global, untuk memberi suguhan hiburan kepada penggunanya. Jika dijumlah dari seluruh penyedia konten tersebut, menghasilkan lebih dari 700.000 jam konten yang sangat lengkap dari berbagai kategori.

Beberapa penyedia konten on demand populer sudah tersedia, di antaranya adalah Hooq, Catchplay, Bein Sports, iflix, Sushiroll, gTunes, Alt Balaji, Eros Now, Red Bull TV. Bahkan ada penawaran khusus dari Hooq berupa gratis berlangganan selama 6 bulan,  3 bulan free akses untuk genflix, dan 1 bulan akses gratis Catchplay. Satu hal yang kurang: tidak ada kerjasama dengan Netflix.

Tak hanya itu saja, karena Mi TV 4A 32 ini berbasis Android TV, pengguna akan dapat menginstal aplikasi yang diinginkan di Google Play, menonton video YouTube, dan memanfaatkan sepenuhnya fitur seperti Chromecast yang ada di dalamnya, termasuk Google Voice Search berbahasa Indonesia.

 Desain Minimalis & sound berteknologi DTS

Buat kamu yang rumahnya mungil minimalis atau tinggal di kos-kosan, televisi berukuran 32″ tentu yang cocok karena tidak memakan terlalu banyak ruang. Nah,  Mi TV 4A 32 ini mengadopsi desain minimalis dengan bezel tipis 12,7mm dan kedalaman 10,8mm pada lekukan ujungnya yang sangat tipis.

Mi TV 4A 32 menghasilkan gambar yang hidup dengan warna-warna cerah serta dilengkpai dual 8W speaker stereo set-up yang menggemakan suara surround DTS untuk pengalaman sinematik lebih menarik.

Mi Remote yang simpel dan fungsional

Tak hanya televisinya yang tampil minimalis, bahkan remote control-nya pun tampil sederhana. Kita tak menemukan banyak tombol seperti remote konvensional. Sebaliknyam hanya tombol-tombol penting saja yang disediakan. Mi Remote hanya memiliki 12 tombol yang mudah digunakan. Uniknya lagi, remote ini tidak memakai infra-red seperti pada umumnya yang harus diarahkan secara tepat ke televisi. Sebagai gantinya, Mi Remote di Mi TV 4A 32 memakai Bluetooth yang lebih fleksibel bisa dioperasikah dari segala arah selama dalam batas jangkauan, biasanya sampai 10 meter.

 Konektivitas Lengkap

Satu hal lagi yang membuat televisi ini menarik adalah pilihan konektivitas yang lengkap. Mi TV 4A 32 mempunyai tiga port HDMI, dua port USB 2.0, dan port Ethernet. Sehingga kita bisa menyambungkan ke berbagai perangkat lain, termasuk dari laptop, hard disk eksternal, kabel jaringan dan lainya.

Selain itu, juga memiliki konektivitas nirkabel Wi-Fi Dual Band serta Bluetooth 4.2 untuk terhubung ke berbagai perangkat yang mendukung. Misalnya game pad untuk yang gemar bermain game, speaker wireless untuk suara yang lebih berkualitas. Kemudian mouse dan keyboard wireless jika ingin memfungsikan layaknya komputer walaupun tentu fungsinya tidak maksimal.

 Harga yang menggoda

Hal paling menarik jika sudah bicara mengenai Xiaomi adalah soal harga. Vendor ini sejak awal dikenal memasarkan produknya dengan harga yang jika dibandingkan kompetitor dari merek global, sangat murah. Resep spesifikasi memadai dengan harga murah membuat merek ini digilai, sehingga muncul MiFans untuk penggemar beratnya.

Nah,  berapa harga Mi TV 4A 32 ini? Xiaomi membandingkannya dengan produk TV Samsung UA32J4303 yang dibanderol Rp3,499 juta. Sementara harga Mi TV 4A 32 lebih murah 1,5 juta, persisnya adalah Rp1,999 juta. Bahkan, Xiaomi seperti biasa, tak segan-segan membandingkan dengan banyak model lain. Untuk kelas TV 32″, harganya masih yang paling murah.

Baca jugaAlasan POCOPHONE Dibuat Sebagai Sub-merek Smartphone dari Xiaomi

2 Kekurangan Mi TV 4A 32

Kekurangan Mi TV 4A 32

Tidak ada produk yang sempurna, begitupun dengan Mi TV 4A 32. Berdasarkan temuan kami, ada sejumlah kekurangan yang hinggap di televisi terbaru Xiaomi ini. Di antaranya sebagai berikut:

Layar 32″ Resolusi HD

Sesuai dengan namanya, televisi ini memiliki ukuran layar 32″ yang tergolong kecil jika dibandingkan dengan beberapa televisi premium yang beredar dengan ukuran di atas 60″. Terlepas dari ukurannya yang mungil, cocok untuk di dalam ruangan kecil, layar televisi ini mempunya panel resolusi HD 1366 x 768.

Rupanya resolusi yang “hanya HD” ini membuat sebagian warganet yang sebelumnya begitu antusias untuk memiliki, jadi mengurungkan niatnya. Karena bagi yang mengutamakan sajian kualitas visual, resolusi televisi HD adalah yang terkecil saat ini. Di mana Full HD dianggap sudah menjadi standar untuk kualitas yang bagus. Dan jika memiliki dana berlebih, resolusi 4K jadi pilihan.

Jelas saja mengenai ketajaman layar, perbedaan kualitasnya cukup besar antara HD, Full HD, dan 4K apalagi jika mendukung HDR 10. Terlebih jika sebelumnya telah memiliki televisi Full HD, maka membeli Mi TV 4A 32 dianggap sebagai downgrade. Tetapi televisi belum memiliki fitur “smart”? Tenang saja, bisa dibuat lebih cerdas dengan perangkat tambahan seperti Google Chromecast ataupun Mi Box yang harganya masih jauh lebih murah dibanding membeli Smart TV baru.

Dapur Pacu Low-end

Sebagai TV pintar, sudah barang tentu Mi TV 4A 32 dibekali dengan chipset memadai. Televisi ini memakai transistor Armlogic 950x quad-core disertai prosesor multimedai dan grafis, Mali-450 GPU. Untuk daya tampung penyimpanan, kapasitasnya adalah 1GB DDR RAM + 8GB eMMC.

Menurut beberapa rekan yang kami minta pendapat, kapasitas RAM 1GB untuk saat ini terlalu kecil. Jika digunakan untuk menjalankan beberapa aplikasi atau game yang lumayan besar, akan membuat performanya kepayahan. Belum lagi smart TV ini seperti laptop, dimana procesor, RAM dan kapasitasnya terbatas. Setelah beberapa tahun bakal terasa usang.