Bulan Februari 2024 diwarnai dengan Xiaomi Indonesia yang meluncurkan Redmi Note 13 Series sebagai senjata terbaiknya, menggantikan Redmi Note 12 Series yang diluncurkan tahun lalu. Sebagai produk unggulan di segmen smartphone kelas entri hingga menengah, Xiaomi menghadirkan berbagai macam varian. Salah satunya adalah Redmi Note 13 4G yang menjadi lini paling terjangkau dari Redmi Note 13 series dengan harga Rp 2 jutaan saja.
Sebagai suksesor dari Redmi Note 12 4G, Redmi Note 13 4G datang dengan perbaikan paling signifikan di bagian kamera. Kini, ponsel ini menggunakan sensor utama 108MP dengan kemampuan zoom hingga 3x tanpa pengurangan kualitas yang berarti. Fingerprint sensor di bawah layar dan speaker stereo juga hadir di sini. Selain itu, spesifikasinya terbilang mirip-mirip dengan chipset Snapdragon 685 dan konfigurasi memori 8/256GB – seperti tipe teratas dari Redmi Note 12 4G.
Walau tak banyak perubahan selain pada desain dan kamera, racikan Xiaomi saya rasa sudah tepat untuk kelas Rp 2 jutaan. Segala fitur unggulan dari Redmi Note 12 4G seperti layar OLED 120Hz maupun konfigurasi kamera lengkap (ultra-wide dan wide lens) masih hadir. Redmi Note 13 4G masih memiliki value cukup tinggi di segmen Android kelas serupa. Bagaimana dengan kelebihan dan kekurangannya selama pemakaian? Berikut ulasan lengkapnya.
Desain

Saya sangat terpikat dengan warna baru yang ada di Redmi Note 13 4G yang saya uji, yakni Ocean Sunset. Kombinasi warnanya menarik, bila tersorot cahaya matahari akan terlihat seperti warna sinar matahari yang menyinari ombak. Ya, efek ‘ombak’ tersebut langsung terlihat berkilau dan memanjakan mata – membuat smartphone ini terlihat unik. Warna yang lebih konvensional seperti hitam, hijau, dan biru tetap tersedia.
Desain Redmi Note 13 4G sendiri terlihat cukup berbeda dibandingkan generasi sebelumnya, terutama di bagian kamera. Dua lensa kamera (wide dan ultra-wide) kini bulatannya lebih besar dan menonjol. Lebih mewah, namun rawan tergores. Untungnya, disediakan case berwarna abu-abu pada paket penjualan yang mampu melindungi tonjolan kamera tersebut.




Profil bodi smartphone ini tergolong nyaman digenggam dengan ketebalan 8 mm saja. Bobotnya berada di kisaran 188.5 gram, sedikit lebih berat dari pendahulunya yang 183 gram namun tidak terasa perbedaannya kala digunakan sehari-hari. Ukurannya tidak terlalu besar untuk ukuran smartphone 6.67 inci, saya rasa didukung oleh bezel layar yang tergolong tipis.
Bekas sidik jari masih sedikit terlihat di bodi, namun samar-samar saja. Butuh durabilitas lebih tinggi? Xiaomi membekali bodi Redmi Note 13 4G dengan sertifikasi IP54, naik dari pendahulunya yang IP53. Artinya, smartphone ini tahan dari debu dan cipratan air. Pas untuk Gizmo friends yang beraktivitas lebih banyak di luar ruangan, atau mungkin pengemudi ojek online yang membutuhkan smartphone weather-proof, walaupun tidak sampai tahan dicelupkan ke dalam air.
Baca juga: Review Xiaomi Redmi 13C: Standar Baru Sejutaan, Masih Jadi Jagoan?
Layar

Smartphone Rp2 jutaan dengan panel layar AMOLED kini mulai mudah ditemukan, namun Xiaomi telah menawarkannya sejak dahulu di lini Redmi Note series mereka. Tak terkecuali Redmi Note 13 4G, ia telah dilengkapi panel AMOLED 6,67 inci dengan standar warna DCI-P3, kecerahan maksimum 1200 nits, refresh rate 120Hz serta sertifikasi HD dari platform streaming Netflix. Saya rasa, selama penggunaan ia sangat memuaskan untuk menikmati konten multimedia dan game.
Dengan kecerahan tinggi, konten yang ditampilkan di layar bakal terlihat tajam dengan warna akurat, dan tetap terlihat jelas meski di bawah sinar matahari sekalipun. Redmi Note 13 4G juga memiliki proteksi kaca layar Gorilla Glass 3, berikut pelindung layar yang turut disertakan dan telah tertempel pada layar. Pengoperasiannya sangat nyaman dengan refresh rate 120Hz dan touch sampling 240Hz – saya rasakan kenyamanannya saat digunakan untuk scrolling dan mengetik cepat.

Selayaknya keunggulan utama smartphone dengan layar AMOLED, Redmi Note 13 4G didukung fitur always-on display yang bisa dikustomisasi sesuai selera, baik informasi yang ditampilkan maupun pilihan jamnya. Walau dengan catatan, always-on display hanya dapat aktif selama maksimal 10 detik saja. Improvement selanjutnya dari sang pendahulu, kini sensor sidik jarinya sudah gunakan in-display fingerprint dengan akurasi dan kecepatan buka yang baik.
Kamera

Kamera menjadi perhatian utama saya kala menggunakan smartphone ini. Bagaimana tidak, kini Redmi Note 13 4G mendapatkan ubahan yang cukup signifikan di sisi ini dan menjadi nilai jual utama yang memikat. Sensor utama kini menggunakan 108MP f/1.8m, jauh lebih baik dari sebelumnya yang 50MP saja. Untuk sensor lainnya, masih sama – ultra-wide menggunakan 8MP f/2.2 dan macro dengan 2MP f/2.4.
Tak berhenti sampai di sana, kini lensa utama Redmi Note 13 4G dapat digunakan untuk zoom dengan kualitas baik sampai 3x. Fitur ini memanfaatkan resolusi tinggi 108MP pada lensa utama, menghasilkan foto yang mumpuni dengan in-sensor zoom. Setelah saya coba, smartphone ini dapat melakukan zoom hingga 2x dengan sempurna – hampir tidak ada pengurangan kualitas. Dicoba di 3x juga masih tergolong bagus, namun sudah ada reduksi kualitas dan sebaiknya digunakan di kondisi pencahayaan cukup.

Mengingat kelas harganya, saya sudah cukup puas dengan hasil foto zoom di smartphone ini. Skenario lain dengan kamera utama juga terlihat memuaskan, warna tampil dengan porsi yang pas dan dynamic range jugao oke. Untuk kamera ultra-wide, cukup andal & presentable untuk posting di sosial media dengan cahaya cukup namun tidak begitu bagus bila digunakan di dalam ruangan dengan pencahayaan seadanya atau malam hari. Overall, sudah jauh lebih baik dari generasi sebelumnya.
Selain kamera utama, kamera depan Redmi Note 13 4G turut mendapatkan upgrade – dari sebelumnya 13MP di Redmi Note 12 4G, menjadi 16MP. Hasil kamera depan saya rasakan perubahannya, dari yang tadinya kurang memuaskan menjadi cukup baik selama dalam kondisi pencahayaan cukup. Detail tekstur muka dan rambut tetap terlihat, dengan tone kulit yang oke.
Hasil foto dari Redmi Note 13 4G dapat kamu akses di galeri Google Photos berikut.
Beralih ke perekaman video, Redmi Note 13 4G masih sama dengan pendahulunya dengan dukungan resolusi hingga 1080p 30fps dan stabilisasi EIS. Hasil video baik dengan lensa wide maupun ultra-wide, menurut saya masih kurang dapat diandalkan. Cukup stabil, namun jitter pada video saat sedikit bergoncang masih terlihat sewaktu-waktu dan tingkat ketajaman juga belum memuaskan. Setidaknya, tidak goyang seperti gempa bumi kala mendokumentasikan sesuatu – walau di sisi ini tidak mendapatkan perubahan yang berarti dibandingkan Redmi Note 12 4G.
Fitur

Dengan banderol harga Rp2 jutaan, fitur Redmi Note 13 4G terbilang sangat lengkap. Di sektor software, sudah jalankan MIUI 14 terbaru berbasis Android 13. Belum mendapatkan update HyperOS saat review ini ditayangkan, namun akan segera bergulir untuk smartphone ini. Update yang sangat dinanti-nanti, karena bawa banyak perubahan di sisi fitur, stabilitas, dan performa.
Selengkap apa fitur pada Redmi Note 13 4G? NFC dan sensor inframerah untuk kendali elektronik rumah (mulai dari AC hingga TV) tersedia di smartphone ini. Speaker juga menjadi poin menarik, kini telah menggunakan stereo speaker yang suaranya keluar dari earpiece dan speaker di bodi bagian bawah. Suaranya biasa saja, namun jauh lebih baik dari pendahulunya yang hanya mono saja. Jack audio 3,5mm dengan keluaran audio yang cukup baik turut hadir di sisi atas bodi.

Fitur khas MIUI seperti duplikat sejumlah aplikasi dapat kamu nikmati di smartphone ini. Kustomisasi untuk tampilan yang lebih personal seperti tema, wallpaper, ikon, dan font juga tersedia. MIUI adalah OS yang cocok untuk para pengguna yang senang akan kustomisasi, dan semuanya hadir di Redmi Note 13 4G. Hanya saja, bagi yang suka simplisitas mungkin akan perlu membiasakan diri dengan tampilan MIUI yang lebih ‘ramai’ dibandingkan beberapa OS dari pabrikan lainnya.
Hal menarik lainnya yang saya temukan adalah pada editor bawaannya, dengan banyak tools menarik untuk mempercantik foto. Filter bawaan yang disediakan sangat banyak dan mendukung untuk edit foto dengan gaya klasik, seperti dijepret dengan kamera film. Pilihan watermark juga banyak dan tidak norak, membuat foto jadi lebih artistik.
Performa

Masih sama dengan pendahulunya, Redmi Note 13 4G menggunakan chipset Snapdragon 685 octa-core 6nm dari Qualcomm. Chipset yang dikenal akan efisiensi daya kelas tinggi ini masih layak digunakan di kelas Rp 2 jutaan, namun mulai dihadapkan oleh chipset lain di kelas harga serupa yang punya performa lebih tinggi. Dipadukan dengan MIUI 14 yang diklaim ringan, bagaimana performa smartphone ini kala digunakan sehari-hari?

Varian Redmi Note 13 4G yang saya ulas datang dengan RAM 8GB (+4GB virtual RAM yang aktif secara otomatis) dan penyimpanan internal berkapasitas 256GB. Untuk penggunaan harian, saya rasakan semua berjalan cukup lancar, baik untuk aplikasi media sosial maupun yang lebih berat seperti aplikasi editing video. Cukup, karena terkadang smartphone terasa kurang gegas bila sudah terlalu banyak aplikasi yang terbuka di saat bersamaan. Berkaca dari Redmi Note 12 4G, rasanya akan jadi lebih gegas bila telah mendapatkan update HyperOS kelak.

Digunakan untuk bermain game berat seperti Genshin Impact, performa chipset Snapdragon 685 mulai menunjukkan limitasinya. Ia hanya dapat menjalankan game tersebut secara nyaman (fps stabil di 30-35) dengan grafis low, resolusi medium, dan 30fps. Untuk game yang lebih ringan seperti Mobile Legends, saya rasa tak ada masalah dengan grafis high – fps yang didapatkan mendukung untuk kompetitif. Begitu juga respon layar sentuh yang terbilang responsif.
Walau bukan smartphone yang paling gegas di kelas Rp 2 jutaan, Redmi Note 13 4G masih terbilang nyaman untuk jalankan aplikasi maupun game populer kebanyakan tanpa masalah berarti. Poin plus lainnya ada pada suhu bodi yang relatif dingin, smartphone jarang menunjukkan gejala ‘demam’ walau digunakan bermain game di luar ruangan sekalipun.
Baterai

Gunakan chipset dengan fabrikasi 6nm, Redmi Note 13 4G punya daya tahan baterai yang awet. Berkapasitas 5,000 mAh, baterai Redmi Note 12 4G bisa tahan hingga seharian walaupun digunakan secara intensif. Skenario yang saya gunakan dengan smartphone ini adalah akses aplikasi media sosial, messenger, foto-foto, mendengarkan musik lewat TWS bluetooth, dan berbagi hotspot untuk smartphone lainnya yang saya bawa – semuanya menggunakan sinyal 4G dengan satu SIM card.
Bila penggunaan smartphone lebih sederhana, seperti skenario penggunaan orang tua untuk mengakses WhatsApp dan Facebook saja, Redmi Note 13 4G dapat bertahan sampai dua hari penuh. Hal lainnya yang menyenangkan, smartphone Rp 2 jutaan ini hadir dengan travel adapter 33W di dalam paket penjualan. Pengguna jadi tidak perlu keluar biaya ekstra untuk membeli charger tambahan lagi.

Mengisi daya dengan charger bawaan sampai 30 menit, persentase baterai bisa bertambah dari habis hingga -+ 50%. Sementara untuk mengisi daya sampai penuh total, kurang lebih membutuhkan waktu 70 menit. Tergolong cepat, walaupun kompetitor di kelasnya juga ada yang menawarkan kecepatan isi daya yang sama cepat – tetapi hasil ini sudah sangat baik, apalagi bila mengingat baterainya tidak cepat habis daya.
Kesimpulan

Tetap main aman, namun dengan improvement yang efektif. Impresi saya terhadap Redmi Note 13 4G cukup positif dan dapat saya rekomendasikan kepada Gizmo friends. Smartphone ini tetap nyaman digunakan, dengan nilai baik di hampir semua catatan rapornya. Kameranya kini dapat menghasilkan foto yang bagus untuk kelas Rp 2 jutaan, dan in-display fingerprint sensor memudahkan proses unlock smartphone.
Baterai irit, port dan konektivitas lengkap khas Redmi, dan layar jernih – masih sama seperti generasi sebelumnya, tentu saja dalam hal positif. Sedikit kekurangan pada smartphone ini adalah MIUI 14 yang terasa agak ‘berat’, tidak seperti HyperOS yang telah hadir pada Redmi Note 13 4G. Saya harap, update tersebut segera datang untuk smartphone ini karena akan membawa perubahan yang sangat besar terhadap performa buka-tutup aplikasi dalam keseharian.
Spesifikasi Xiaomi Redmi Note 13 4G

General
| Device Type | Smartphone |
| Model / Series | Xiaomi Redmi Note 13 4G |
| Released | 28 Februari, 2024 |
| Status | Available |
| Price | Rp 2.799.000 (8+256GB) |
Platform
| Chipset | Qualcomm SM6225 Snapdragon 685 (6 nm) |
| CPU | Octa-core (4x2.8 GHz Cortex-A73 & 4x1.9 GHz Cortex-A53) |
| GPU | Adreno 610 |
| RAM (Memory) | 8GB LPDDR4x, 4GB RAM Expansion |
| Storage | 256GB UFS 2.2 |
| External Storage | microSD (dedicated slot) |
| Operating System | Android 13 |
| User Interface | MIUI 14 |
Design
| Dimensions | 162.3 x 75.6 x 8 mm |
| Weight | 188 g |
| Design Features |
Glass front (Gorilla Glass 3), plastic back IP54 dust and splash protection Warna: Ocean Sunset, Black, Green, Blue |
| Battery |
5000 mAh Mendukung pengisian daya cepat 33W USB Type C |
Display
| Screen Type | Super AMOLED, 120Hz, up to 1200 nits (HBM) |
| Size and Resolution | 6,67" 2400 x 1080 FHD+, Rasio aspek 20:9, 395ppi |
| Touch Screen | Yes |
| Features |
DCI-P3 Gorilla Glass 3 Touch sampling rate: 240Hz Sunlight Display |
Network
| Network Frequency |
FDD-LTE Band 1, 2, 3, 4, 5, 7, 8, 18, 19, 26, 28A TDD-LTE Band 38, 40, 41, 42 3G: WCDMA Band 1,2,4,5,8 2G: GSM 850 900 1800 1900MHz |
| SIM | Dual nano SIM, dual standby |
| Data Speed | HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A, |
Camera
| Multi Camera | Yes (Rear) |
| Rear | 108 MP, f/1.8, 24mm (wide), 1/1.67", 0.64µm, PDAF; 8 MP, f/2.2, 120-degree (ultrawide), 1/4-inch, 1.12µm; 2 MP, f/2.4, (macro) |
| Front | 16 MP, f/2.4, (wide) |
| Flash | LED flash |
| Video | 1080p/720p@30fps; gyro-EIS |
| Camera Features | Pro Mode, Night mode, 108MP mode |
Connectivity
| Wi-fi | Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, Mendukung Wi-Fi 2x2 MIMO |
| Bluetooth | 5.0, A2DP, LE |
| USB | USB Type-C 2.0, USB On-The-Go |
| GPS | Yes, with A-GPS, GLONASS, BDS |
| HDMI | No |
| Wireless Charging | No |
| NFC | |
| Infrared | Yes |
Smartphone Features
| Multimedia Features | Stereo speakers |
| FM Radio | No |
| Web Browser | HTML5, Google Chrome |
| Messaging | SMS (threaded view), MMS, Email, Push Email, IM |
| Sensors | Fingerprint (side-mounted), accelerometer, gyro, compass, proximity |
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



