Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Tips Aman Menggunakan Mata Uang Kripto

Satu dari sepuluh orang di dunia memakai mata uang kripto untuk transaksi pembelian. Di Indonesia, 27% dari 494 responden mengaku pernah memakai teknologi ini. Sayangnya metode pembayaran yang semakin popular ini juga dimanfaatkan pelaku kejahatan siber untuk mengakses dana investor. Maka timbul risiko hilangnya tabungan dalam mata uang digital ini. Ada berbagai cara untuk mencuri dana dari dompet kripto, pertukaran mata uang kripto dan Initial Coin Offerings (ICOs).

Semakin tingginya minat masyarakat memakai mata uang kripto untuk bertransaksi dan berinvestasi memang malah meningkatkan risiko pencurian. Bahkan pernah terjadi pencurian token digital senilai US$530 juta dari Coincheck pada tahun 2018. Sekitar empat tahun lalu pun 120 ribu bitcoin dicuri dari dompet pelanggan di Bitfinex. Beberapa kasus tersebut menunjukkan betapa mudah pelaku kejahatan siber mengakses jaringan langsung. Jika seluruh uang pada transaksi mata uang kripto dicuri, bisa jadi mata uang tersebut ditiadakan, tentu ini merugikan investor.

Pemilik mata uang kripto belum tentu berpengalaman dalam keamanan siber, sehingga tak bisa melindungi dana dan mengatasi saat terjadi insiden. Kebijakan pasar mata uang kripto pun belum memadai dan tak ada mekanisme penilaian risikonya.

Baca juga: NYNJACoin Mudahkan Transaksi Bisnis Terpadu dengan Dompet Cryptocurrency

Related Posts
1 daripada 14
Ilustrasi Password Unik (Sumber Pixabay)
Ilustrasi Password Unik (Sumber Pixabay)

Tips Aman Menggunakan Mata Uang Kripto

  • Pertukaran mata uang digital dan ICO menjadi target utama pelaku kejahatan siber karena memberi akses pencurian dana dalam jumlah besar. Bagi yang masih ingin memakai mata uang kripto untuk berinvestasi dan transaksi, berikut ini adalah tips berjaga-jaga agar tetap aman.
  • Tidak mengklik tautan ke bank online atau dompet web, serta selalu melakukan verifikasi alamat dompet web
    Memakai dompet perangkat keras mata uang kripto
  • Sebelum melakukan transaksi, periksa alamat penerima, jumlah pengiriman, dan perkiraan biaya terkait
  • Menulis frasa mnemonic yang bisa digunakan untuk memulihkan dompet kripto ketika kehilangan atau lupa kata sandi
  • Mengistal solusi keamanan berupa perangkat lunak keamanan internet seperti Avast Internet Security, Eset Internet Security, Kaspersky Internet Security, Norton Internet Security dan lain-lain. Hal ini demi melindungi perangkat yang dipakai mengakses dompet kripto dan penjualan di pertukaran kripto.

Demikianlah beberapa tips yang bisa dilakukan jika masih ingin berinvestasi atau melakukan transaksi dengan mata uang kripto.