alexa

Google One VPN Telah Hadir di Beberapa Negara

California, Gizmologi – Google One VPN kini telah hadir di berbagai negara setelah memulai debutnya di Amerika Serikat. Bagaimana dengan Indonesia?

Google One VPN sebenarnya bekerja seperti layanan VPN (Virtual Private Network) pada umumnya, di mana mengenkripsi aktivitas online pada smartphone Android yang digunakan dari aplikasi atau browser apa pun. Dengan begitu, pengguna bisa browsing, melakukan streaming, dan mengunduh konten dengan koneksi pribadi yang aman karena alamat IP disembunyikan.

Meskipun predikat layanannya dianggap hanya untuk mengakses “situs haram”, nyatanya VPN memberikan manfaat buat pengguna internet, karena bisa terlindungi dari jaringan yang tidak aman, terutama ketika menggunakan Wi-Fi publik.

Seperti diketahui, browser dan aplikasi yang kita gunakan seringkali mengomunikasikan informasi sensitif secara online. Tidak sedikit juga yang menggunakan enkripsi usang, lemah, dan bahkan tidak terlindungi sama sekali.

Ketika melakukan aktivitas online, data yang tidak aman dapat diintersep atau diubah oleh peretas sehingga bisa mengganggu privasi dan keamanan selama menjelajahi dunia maya.

Google One VPN Dijamin Aman

Google One VPNLewat blog resminya, Google mengklaim layanan VPN dari Google One memberikan keamanan yang tepercaya, tidak menggunakan koneksi VPN untuk melacak, membuat log, atau menjual aktivitas online penggunanya.

“Sistem kami memiliki keamanan lanjutan bawaan guna membantu memastikan tidak ada yang menggunakan VPN untuk mengaitkan aktivitas online Anda dengan identitas Anda,” demikian bunyi pernyataannya seperti dikutip Gizmologi, Rabu (11/8/2021).

Google juga menambahkan, dengan mengaktifkan layanan Google One VPN, data online pengguna terlindungi karena melewati tunnel yang terenkripsi dengan kuat. Tunnel VPN ini dijalankan dengan server globalnya yang diklaim aman.

Sayangnya, layanan ini baru merambah ke negara tertentu saja setelah Amerika Serikat yang pertama kali mencicipinya, yakni Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Meksiko, Spanyol, dan Inggris. Adapun untuk paket berlangganannya dibanderol sebesar US$ 9,99 per bulan dan US$ 99 per tahun.

Layanan VPN ini bisa dapatkan secara gratis bagi pengguna yang berlangganan layanan cloud Google One mulai dari 2 TB. Sedangkan untuk tiga layanan terbawah, yakni 15 GB, 100 GB, dan 200 GB tidak mendapatkan benefit tersebut.

Sekedar untuk diketahui, layanan Google One di Indonesia untuk paket penyimpanan 2 TB dibanderol Rp 135 ribu per bulan atau Rp 1,350 juta per tahun hingga yang termahal Rp 2,025 juta per bulan dengan penyimpanan 30 TB.

Semua paket ini termasuk layanan yang umum yang didapatkan ketika berlangganan Google One, yakni akses ke pakar Google, opsi menambahkan keluarga, dan manfaat benefit tambahan lainnya.

Nah, sebagai perusahaan yang pernah memiliki skandal membocorkan data penggunanya, tentunya kehadiran fitur VPN ini menimbulkan pertanyaan sendiri, apakah Google One bisa benar-benar menjamin privasi penggunanya?

Tinggalkan komen