Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Cashlez Sediakan Gratis Fitur Kasir untuk Rangkul Lebih Banyak UMKM

1 444

Melakukan pembukuan dan penghitungan transaksi jual beli kini bisa dilakukan secara gratis oleh banyak usaha mikro, kecil dan menengah atau UMKM dengan memakai aplikasi kasir Cashlez. Adalah perusahaan rintisan atau startup teknologi finansial PT Cashlez Worldwide Indonesia yang mengembangkan fitur tersebut kepada lebih banyak merchant.

Aplikasi kasir Cashlez atau fitur Point of Sale (POS) membantu pengusaha dalam mendata transaksi secara akurat dan sederhana tak lagi melibatkan nota kertas dan bon. Fitur tersebut POS tersebut sudah bisa didapatkan mulai bulan ini secara gratis melalui sistem operasi Android dan iOS.

Fitur ini diluncurkan gratis kepada merchant untuk meningkatkan strategi akuisisi merchant aplikasi kasir Cashlez, khususnya UMKM di Indonesia.  Kendati aplikasinya bisa diperoleh secara gratis, namun Cashlez memungut biaya yang bervariasi untuk setiap transaksi.

Teddy Tee Setiawan selaku CEO Cashlez mengatakan aplikasi kasir Cashlez tersebut merupakan jawaban atas cara yang efisien dan hemat biaya untuk para pelaku UMKM agar dapat mengembangkan bisnis masing-masing.

“Harapan kami, idealnya, merchant dapat beralih dari bon atau nota kertas ke sebuah aplikasi Point of Sale yang di dalamnya juga disediakan fitur pembayaran non tunai terintegrasi yang dapat menumbuhkan bisnis mereka,” kata Teddy Lee.

Perusahaan yang mulai beroperasi sejak 2016 ini bisa menerima pembayaran, seperti fitur pembayaran berbasis kartu menggunakan mPOS, QR Payment, dan Cashlez Link, dan pembayaran pribadi untuk transaksi online atau e-commerce.

Pada 2017, Cashlez telah bekerja sama dengan Dimo Pay sehingga merchant dapat menerima pembayaran dengan metode QR. Di tahun ini, Cashlez menambah metode pembayaran berbasis QR dengan bekerja sama dengan TCASH, BNI YAP! dan QR Payment terbaru dari Bank Mandiri.

Teddy Tee Rahmat Bagas edit
Teddy Lee dan Rahmat Bagas saat meluncurkan fitur POS aplikasi kasir Cashlez

Baca juga: Visa Gandeng Cashlez Perluas Pembayaran Non Tunai di Daerah Tujuan Wisata

Rahmat Bagas Santoso, Chief Technology Officer Cashlez mengatakan pengembangan aplikasi kasir Cashlez dilakukan setelah mempelajari kebiasaan dan kebutuhan merchant dalam dua tahun perusahaan ini beroperasi.

“Ke depannya, akan ada fitur Mandiri e-money dan metode pembayaran berbasis QR terbaru yang dikeluarkan Bank Mandiri, Mandiri Pay, yang saat ini dalam tahap pengembangan,” kata Rahmat Bagas.

Selain itu, Cashlez baru saja membuka kantor perwakilan di Bali setelah melihat besarnya pasar pariwisata tersebut. Diharapkan tingginya wisata di Pulau Dewata tersebut akan membuat semakin banyak pelaku UMKM yang beralih ke pembayaran digital.

Fitur Aplikasi Kasir Cashlez

Pertama, Point of Sale (POS). Fitur ini dapat membantu pebisnis mengelola pencatatan penjualan. Pada POS Cashlez terdapat Online Cloud-Based POS, Geo-Location Transaction, Cashlez mPOS, dan Billing Payment System.

Kedua,  yaitu All in One Solution. Dengan fitur ini, pengguna akan memiliki akses untuk semua jenis pembayaran yang ada, seperti pembayaran tunai, kartu debit/kredit, TCASH, QR, Cashlez Link, YAP!, Uangku, T-Money, Doku, UnikQu, PAYPRO, Apple Pay, dan lainnya.

Ketiga, Online Reporting. Fitur ini memiliki sistem back office yang lengkap. Penguna dapat melihat transaksi harian secara langsung dan juga laporan penjualan harian melalui email, sehigga tidak akan melewatkan setiap transaksi yang dilakukan. Pada fitur ini terdapat Back Office Report System, Paperless Receipt, Customer Relationship Management, Auto Settlement.