Mahasiswa Baru Bisa Mengikuti Ospek Virtual dengan LINE OpenChat

Jakarta, Gizmologi – Sebagai aplikasi yang digandrungi generasi Z, LINE rupanya telah digunakan sebagai alternatif dalam menggelar kegiatan ospek bagi mahasiswa baru. Terutama di masa pandemi COVID-19, di mana segala sesuatu yang berhubungan dengan kegiatan perkuliahan dilakukan secara online.

Orientasi studi dan pengenalan kampus alias ospek merupakan tradisi bagi mahasiswa baru sebelum memulai perkuliahan di kampus. Biasanya kegiatan ini identik dengan perpeloncoan yang memungkinkan para senior pamer kekuatan kepada juniornya.

Apakah ospek semengerikan itu? Itu sih dulu. Setidaknya sekarang pada masa pandemi COVID-19, kegiatan ospek tidak mungkin bisa dilakukan secara tradisional.

Dalam hal ini, LINE mengklaim OpenChat menjadi fitur yang diminati para mahasiswa baru. Lewat hasil studinya yang diterima Gizmologi, Jumat (10/9/2021), jumlah keaktifan pembicaraan di fitur tersebut meningkat sebanyak 61% dan penambahan jumlah grup sebagai 77% di dalam kategori School dan Study.

LINE memang telah menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di Indonesia yang memungkinkan pihaknya memberikan official group untuk kegiatan ospek masing-masing kampus. Untuk kapasitasnya, group official ini mampu menampung hingga 200.000 anggota dengan kapasitas group chat sebesar 5.000 anggota untuk setiap group.

Menggunakan Bot

Layanan “undang dengan link” menurut pihak LINE bisa memudahkan panitia ospek dalam mengundang mahasiswa baru untuk bergabung tanpa harus mengumpulkan nomor telepon masing-masing mahasiswa. Selain itu, layanan bot (mesin penjawab otomatis) juga diaktifkan untuk memudahkan komunikasi di antara mahasiswa.

Uniknya, layanan bot juga difungsikan untuk menyambut mahasiswa, mengatur jadwal atau mengingatkan kegiatan yang berkaitan dengan ospek, dan membantu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang sering diajukan para mahasiswa. Dengan begitu, panitia tidak kerepotan menjawab hal yang sama berulang-ulang.

Line OpenChat

Menurut Cindy Ayu, Wakil Kepala Divisi Manajemen Informasi Penerimaan Raya Mahasiswa Baru Universitas Padjajaran (Unpad) 2021, kapasitas percakapan yang besar di LINE OpenChat sangat bermanfaat dalam menyebarkan informasi seputar kegiatan ospek dan perkuliahan. Semaunya bisa dilakukan secara efektif dan real-time.

“Hingga saat ini group LINE OpenChat Unpad telah memiliki anggota hingga 5.300 mahasiswa baru. Selain memudahkan dalam menjawab komunikasi, bot penjawab otomatis juga sangat membantu dalam mengelola group,” ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan Ngurah Dinata, Menteri Komunikasi, Media, dan Informasi BEM Universitas Udayana (Unud). Menurutnya, LINE OpenChat sangat memudahkan dalam mengumpulkan dan mengelola diskusi karena chat room yang berkapasitas besar.

Unud sendiri telah menggunakan platform ini sejak tahun 2018 sebagai media untuk menghubungkan para mahasiswa baru dan bertukar informasi terkait kegiatan ospek pada tingkat universitas dan fakultas.

“Banyak sekali fitur yang membantu, seperti pengumuman dan bot filter spam,” ujar Dinata.

Selain Unpad dan Unud, beberapa perguruan tinggi diklaim telah menjadikan LINE OpenChat sebagai platform resmi untuk kegiatan ospek. Perguruan tinggi itu di antaranya, Universitas Diponegoro, Institut Pertanian Bogor, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Universitas Jenderal Soedirman, Universitas Multimedia Nusantara, dan Universitas Islam Indonesia.

Mengenai pemanfaatan LINE OpenChat untuk kegiatan ospek, Trisnia Anchali Kardia, Chief Commercial Officer LINE Indonesia mengatakan, pihaknya akan terus menciptakan ekosistem yang suportif terhadap kebutuhan penggunanya.

“Terlepas dari kondisi pandemi, dengan keahlian digital yang dimiliki, LINE melalui fitur OpenChat berharap dapat menjangkau lebih banyak universitas di Indonesia untuk mendukung berbagai kegiatan yang dilakukan,” ujarnya.

Tinggalkan komen