Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Permudah Akses Literasi Untuk Berdayakan Perempuan, XL Axiata Rilis Aplikasi Sisternet

0 3.437

Sebagai platform yang dibuat khusus untuk perempuan, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus mengembangkan Sisternet, layanan yang telah didirikan sejak tahun 2015 lalu. Pengembangan ini dilakukan dengan fokus meningkatkan kemampuan perempuan Indonesia pada era digital, diharapkan mampu menjangkau seluruh kalangan perempuan di semua lapisan masyarakat.

Agar dapat mencapai tujuan, hari ini (29/4) XL Axiata membangun aplikasi digital yang dapat mempermudah siapa saja untuk mengakses seluruh program yang ada dalam platform Sisternet. Aplikasi terbaru Sisternet diluncurkan langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Bintang Puspayoga bersama Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini melalui sebuaha acara daring.

Dian mengatakan, dengan adanya aplikasi ini, perempuan Indonesia di mana pun mereka berada bisa lebih mudah mengakses program Sisternet yang banyak sekali diselenggarakan sepanjang tahun. Terutama acara yang bersifat edukasi mengenai berbagai kebutuhan perempuan, mulai dari pengelolaan keuangan, membangun bisnis sendiri, peningkatan keahlian hingga parenting “Dengan adanya aplikasi ini, semua materi program Sisternet bisa diakses secara mudah di mana pun dan kapan pun,” jelas Dian.

Peluncuran Aplikasi Sisternet

Aplikasi Sisternet iOS

Aplikasi Sisternet kini sudah tersedia di Android dan iOS, masing-masing dapat diunduh melalui Google Play Store dan Apple App Store. Disiapkan dalam waktu lima bulan, aplikasi ini memuat berbagai agenda program yang dibagi dalam tiga segmen fitur utama; Sister Berbagi, Agenda Berbagi dan Modul Pintar. Segmen pertama, Sister Berbagi, menyajikan beragam artikel bersifat inspiratif dan motivatif bagi kaum perempuan agar lebih mandiri dan berdaya.

Sementara segmen Agenda Berbagi berisi kelas-kelas edukasi yang mengajarkan berbagai keterampilan digital, seperti cara mendapatkan inspirasi hingga bagaimana membangun jaringan. Kelas tersebut dapat diakses secara gratis, dan aplikasi Sisternet juga telah memuat lebih dari 12 ribu artikel. Sementara pada segmen Modul Pintar, tersedia modul edukasi dalam format audio visual dengan beragam topik yang disampaikan oleh para ahli di bidangnya, mengenai digital parenting, karir, kewirausahaan dan banyak lagi.

Aplikasi ini tentunya sangat diapresiasi oleh Menteri Bintang, menjadi salah satu kontribusi nyata dunia usaha untuk ikut bergerak dan mendukung program pemerintah bagi kemajuan bangsa Indonesia. “Kami berharap, aplikasi Sisternet dapat menjadi sumber inspirasi, tidak hanya bagi perempuan Indonesia, namun juga dunia usaha lainnya untuk dapat terus memunculkan inovasi-inovasi yang dapat mendukung pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Indonesia,” tambah Menteri Bintang.

Baca juga: Pojok Pintar Sisternet Dorong Perempuan Indonesia Lebih Melek Digital

Aplikasi Sisternet dibangun berdasarkan minat yang tinggi atas platform tersebut. Tercatat pada bulan Maret 2020 lalu, situs sisternet.co.id telah diakses lebih dari 50 ribu page views. Sebelumnya, Sisternet lebih banyak melaksanakan program-program secara offline di berbagai kota, termasuk luar Jawa.

Nantinya, sejumlah fitur telah disiapkan seperti forum diskusi antar pelaku UKM, media podcast untuk menyajikan materi-materi audio inspiratif, serta fitur panic button sebagai sarana untuk mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak. Bersama dengan Kementerian PPPA dan mitranya, Sisternet akan memberikan berbagai pelatihan pemasaran secara online untuk perempuan pelaku usaha kecil di lima provinsi, guna meningkatkan literasi digital di bidang ekonomi.

Kelas Webinar Sisternet, Bahas Cara Perempuan Melawan Pandemi

Kelas webinar Sisternet

XL Axiata juga baru saja menyelenggarakan kelas webinar “Share Care Inspire Class” yang terbuka dan bisa kamu akses lewat halaman YouTuber resmi Sisternet di sini. Dengan tema “Covid-19 dan Digitalisasi, Cara Baru Perempuan Melawan Pandemi,” acara daring tersebut menghadirkan para tokoh perempuan yang sangat dikenal masyarakat Indonesia.

Selain Menteri PPPA yang kemudian diwakilkan oleh staf ahli kementerian, Ratna Susianawati, dan juga Presiden Direktur & CEO dari XL Axiata, Dian Siswarini. Hadir juga Dian Sastrowardoyo sebagai pekerja seni, serta praktisi kedokteran, dr. Reisa Broto Asmoro.

Acara daring yang diselenggarakan Sisternet tersebut membahas bagaimana karakter virus Covid-19 serta menyikapi stigma “online is the new normal” untuk seorang perempuan di rumah maupun kantor, serta sejauh mana dukungan dari para pemimpin perempuan dari berbagai sektor dalam atasi permasalahan wabah virus tersebut.