TikTok Gulirkan Proteksi Keamanan & Privasi Tambahan Untuk Pengguna Remaja

Jakarta, Gizmologi – Dari banyaknya aplikasi yang tersedia di smartphone, ada beberapa aplikasi hiburan yang menjadi bagian keseharian pengguna smartphone. Mulai dari platform streaming musik, video, sampai aplikasi berbagi video singkat sebagai TikTok. Banyaknya jumlah pengguna juga harus diimbangi dengan fitur keamanan yang setara.

Tak hanya orang dewasa atau remaja, bahkan anak-anak pun kini sudah banyak yang terjun ke dalam platform video singkat TikTok. Hal tersebut bisa menimbulkan rasa khawatir terhadap orang tua, akan keberadaan jejak digital sang anak di dalam aplikasi. Kini para orang tua bisa lebih lega, karena TikTok telah implementasikan fitur keamanan dan privasi khusus.

Berikan layer tambahan dan mengurangi notifikasi, TikTok bakal terapkan beberapa ‘peraturan’ khusus untuk pengguna berusia 14-17 tahun. Hal tersebut demi perlindungan yang lebih proaktif. Perubahan ini bakal diterapkan bagi seluruh penggunanya, di seluruh dunia termasuk Indonesia dalam beberapa pekan ke depan.

Baca juga: 64 % Remaja Asia Tenggara Mengalami Risiko Internet, TikTok Luncurkan Toolkit Keamanan Keluarga

Hal ini merupakan bagian dari komitmen TikTok terhadap keamanan. “Kami bekerja sama dengan para remaja, organisasi masyarakat, orang tua, dan kreator untuk berinovasi dan memastikan platform ini tetap aman dan nyaman bagi semua pengguna,” kata Faris Mufid, Public Policy & Government Relations untuk TikTok Indonesia.

Penyesuaian Fitur TikTok Untuk Remaja Sesuai Usianya

TikTok fitur privasi anak
Pengguna remaja bakal menerima notifikasi tambahan sebelum akses fitur-fitur tertentu di TikTok.

Secara garis besar, TiKTok akan menyesuaikan fitur keamanan dan privasi tambahan ini dalam empat bagian; pesan langsung (DM), pembagian video, pengunduhan video serta notifikasi. Untuk mereka yang berusia 16-17 tahun, secara otomatis atau default akan dimatikan fitur DM-nya, sehingga tak seorang pun bisa bertukar pesan.

Namun bukan berarti sama sekali tidak bisa—TikTok hanya ingin pengguna dalam rentang usia tersebut mengaktifkannya secara manual, dengan meninjau ulang dan mengkonfirmasinya. Sementara untuk pengguna di bawah 16 tahun, kemampuan berbagi foto dan video dalam DM dinonaktifkan.

Terkait video, pengguna berusia di bawah 16 tahun bakal menerima notifikasi tambahan setiap mereka hendak mengunggah foto, juga menanyakan siapa yang dapat menonton konten tersebut, dan tak bisa menikmati fitur seperti Duet & Stitch. Usia 16-17 tahun juga mendapat notifikasi tambahan terkait opsi unduhan bekerja, memberitahukan bila nantinya video yang mereka buat bisa diunduh dan dibagikan di luar TikTok.

Memastikan keamanan yang cukup bagi usia 14-15 tahun, secara otomatis video yang diunggah akan berstatus privat—bila mereka ingin mengubahnya, opsinya hanya ke pengikut maupun teman, tanpa “semua orang”. Video yang telah dibuat juga tak bisa diunduh pengguna lain. Plus, demi mencegah rasa adiktif, notifikasi push bakal dimatikan pukul 9 malam.

Sedangkan untuk usia 16-17 tahun juga bakal ditunda setelah mencapai pukul 10 malam, ditunda ke keesokan paginya. Langkah tersebut diambil dengan prioritas TikTok untuk dukung kesejahteraan penggunanya. Termasuk dengan menumbuhkan kebiasaan positif sejak dini terkait waktu layar.

Jumlah Unduhan Terus di Posisi Puncak

TikTok
Ilustrasi TikTok (Foto: 123rf/prykhodov)

Tidak heran bila TiKTok benar-benar fokus berikan keamanan yang lebih komprehensif bagi seluruh penggunanya. Dikutip dari platform analisa SensorTower, aplikasi tersebut masih mencapai nilai unduhan tertinggi (bila dikombinasikan dari App Store & Google Play Store) hingga Juli 2021.

Hebatnya, pencapaian tersebut tak hanya pada bulan kemarin, melainkan sepanjang 1,5 tahun belakangan. Pengecualian hanya dua periode, yaitu di November 2020 ketika WhatsApp meraih puncak, serta Januari 2021 saat Telegram mengambil alih panggung tersebut berkat faktor keamanan yang lebih terjamin.

Dalam laporan milik SensorTower, disebutkan bila jumlah unduhannya bulan lalu mencapai 63 juta install. Dua negara yang menjadi pengunduh tertinggi adalah China di 15%, serta Amerika Serikat yang mencapai 9%.

Tinggalkan komen