Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Wow! Elon Musk Rencanakan Teknologi Kecerdasan Buatan di Masa Depan

Industrialis asal Amerika sekaligus Ceo dari SpaceX dan Tesla ini kembali membuat inovasi baru. Elon Musk baru-baru ini diketahui telah mengungkapkan rencana miliknya yang akan dia lakukan di masa depan. Rencana tersebut adalah menghubungkan otak manusia dengan komputer.

Elon Musk bahkan sudah menamakan rencana tersebut sebagai Simbiosis dengan kecerdasan buatan. Dikatakan bahwa nantinya Musk akan menanamkan sebuah chip di dalam otak manusia agar dapat dihubungkan ke komputer.

Nantinya mereka akan mencoba prototype dari chip tersebut dan akan diimplan ke pasien manusia masa depan. Namun untuk membuat teknologi tersebut sempurna dikatakan butuh waktu yang lama.

Baca juga: Falcon Heavy, Roket Terkuat Bikinan SpaceX Mulai Mengorbit ke Mars

Elonk Musk Dirikan Perusahaan Baru

Selain mempunyai perusahaan SpaceX dan Tesla, Elon Musk juga sedang fokus terhadap perusahaan barunya yaitu Neuralink. Neuralink mempunyai arti yaitu campuran ilmu futuristik dan operasi otak.

Menghubungkan otak manusia secara langsung ke komputer dan perangkat elektronik lainnya melalui implan cybernetic memungkinkan pikiran untuk berinteraksi dengan ponsel dan program, dan inilah yang akan menjadi inti dari Neuralink.

Neuralink sendiri diharapkan akan menyelamatkan umat manusia, dengan membantu melawan robot-robot super cerdas di masa depan ketika mereka akan mencoba mengambil alih Bumi.

Di masa depan, robot yang sangat pandai akan mendominasi hidup kita, dan Musk berpendapat kita perlu berpikir seperti mesin untuk menghindari kehancuran.

Related Posts
1 daripada 2

Dilansir Android Authority, Neuralink yang mendapatkan pendanaan 158 juta Dollar pada 2017 lalu (termasuk 100 juta Dollar dari Elon), kini sedang mengembangkan mesin penghubung otak manusia dan komputer berbasis bandwaith yang tinggi.

Tim dari Neuralink kini sedang mengerjakan sebuah robot yang disebut mirip dengan mesin jahit yang dapat mengimplan benang fleksibel ke otak. Benang ini sangat tipis, hanya berdiameter 4 hingga 6 nanometer. Dan pastinya benang ini lebih tipis dari rambut manusia.

Benang ini ditempatkan berdekatan dengan neuron otak untuk mendeteksi aktivitasnya, dan menyampaikan kembali informasi tersebut.

Percobaan Terhadap Tikus

Pengerjaan ini dilakukan berdasarkan riset akademis yang telah dilakukan bertahun-tahun lamanya, dan para ilmuwan telah mengujicobanya ke tikus. Dan hasil dari percobaan tersebut ternyata berhasil, teknologi ini disematkan ke otak tikus, dan dikoneksikan ke komputer lewat port USB-C.

Baca juga artikel ini : Robot Bebek Besutan Nissan Ini Bantu Petani di Sawah

Sayangnya kita tidak tau pasti kapan teknologi ini akan diterapkan, bisa jadi anak cucu kita nantinya akan merasakan bagaimana rasanya berkomunikasi dengan komputer.