Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Salip Apple, Huawei Kini Menjadi Produsen Smartphone Terbesar ke-2 di Dunia

Posisi Apple Inc sebagai pemegang market share smartphone tertinggi ke-2 di dunia setelah Samsung Electronics, akhirnya tumbang. Adalah Huawei, vendor asal Tiongkok, yang menggeser posisinya, demikian menurut data awal dari International Data Corporation/IDC melalui Laporan Mobile Phone Per Kuartal Global per kuartal kedua 2018.

Munculnya Huawei sebagai perebut market share smartphone ke-2 secara global menandai kuartal pertama sejak 2010 dimana Apple tidak juga menjadi nomor satu atau nomor dua dalam hal market share smartphone. Sepanjang kuartal kedua 2018, Huawei mengapalkan 54,2 juta unit, menjadikannya meraih market share smartphone 15,8%.

“Terus bertumbuhnya Huawei ini mengesankan, sebab mereka sanggup naik ke pasar dimana hingga saat ini merk ini belum dikenal secara luas,” kata Ryan Reith, wakil presiden program Worldwide Mobile Device Trackers.

Meski sudah di posisi ke-2, Huawei harus tetap waspada mengingat Apple bisa merebut posisinya kembali dengan taktik memperbaharui lini produknya.

“Patut dicatat bahwa Apple masuk ke posisi atas pada setiap dua kuartal liburan terakhir berkat penyegaran produk yang dilakukannya, jadi kemungkinan kita akan melihat pergerakan di antara perusahaan top tersebut pada 2018 dan seterusnya,” sambung Ryan di situs IDC.

Data dari IDC di atas menyebut semua produsen smartphone mengapalkan total 342,0 juta unit ponsel pintar selama kuartal kedua 2018, turun 1,8% dibandingkan jumlah 348,2 juta unit yang dikapalkan selama kuartal kedua 2017. Penurunan ini menandai penurunan kuartal tiga kali berturut-turut year-on-year bagi pasar ponsel pintar dunia, sekaligus merupakan penurunan keempat kalinya dalam sejarah.

market share smartphone

Related Posts
1 daripada 78

IDC mengatakan hal ini disebabkan oleh gejolak pada beberapa pasar dengan penetrasi tinggi meski banyak pasar yang mencatat pertumbuhan tinggi dan seharunys akan kembali tumbuh secara keseluruhan lagi.

Samsung masih merajai market share smartphone dengan mengapalkan total 71,5 juta unit sepanjang kuartal kedua 2018 atau mempunyai pasar 20,9%. Meski sebenarnya jumlah yang dikirimkan turun 10,4% dibandingkan 79,8 juta unit selama kuartal kedua 2017, Samsung tetap nyaman di posisi teratas.

Menurut Samsung, penjualan flagship mereka, Galaxy S9/S9+ yang dirilis kuartal pertama 2018 mencatat penjualan yang lebih lambat dibandingkan penjualan normalnya. Samsung mengatakan hal ini disebabkan ketatnya persaingan di sektor smartphone high-end dan menurunnya penjualan di keseluruhan pasar ponsel pintar.

Lalu Apple berada di posisi ketiga dengan market share smartphone 12,1% meski sebenarnya mencatat pertumbuhan selama kuartal kedua 2018. Apple mengapalkan 41,3 juta iPhone selama periode tersebut, tumbuh 0,7% dibandingkan 41,0 juta unit ponsel pintar yang dikapalkan selama kuartal ke-2 2017.

Xiaomi dan OPPO masing-masing di posisi ke-4 dan ke-5 dengan market share smartphone berturut-turut 9,3% dan 8,6%. Xiaomi mengapalkan smartphone 31,9 juta unit sementara OPPO mengirimkan 29,4 juta unit sepanjang kuartal ke-2 2018.

Baca juga: IDC: Pengiriman Smartphone di Kuartal 1 2018 Melemah, Ini Alasannya

“Bagi mayoritas pasar, kompetisi ultra high-end (US$700+) sebagian besar merupakan kombinasi persaingan Apple, Samsung dan Huawei, tergantung pada geografi, dan hal ini kecil kemungkinan akan berubah dalam wakt dekat. Pada saat bersamaan, Xiaomi, OPPO dan vivo sama-sama lamban mendorong basis konsumen upstream mereka membeli produk dengan harga sedikit lebih rendah dari tiga di atas. Ini adalah wilayah yang harus mereka cermati,” kata Ryan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More