Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Menpora Dukung Penuh Pengembangan Esports Indonesia

Tim Esports SMA Negeri 7 Bandung menjadi tim terbaik babak kualifikasi JD.ID HSL 2018. 20 Tim Pastikan Posisi di Liga Seri A Musim Kompetisi I Tahun Depan, 16 Tim Akan Bertarung di Liga Seri B

Imam Nahrawi, Menteri Pemuda dan Olahraga RI mengatakan bahwa esports merupakan cabang olahraga yang memberikan peluang besar bagi generasi digital Indonesia untuk meraih prestasi setinggi-tingginya bagi kejayaan Indonesia di antara bangsa-bangsa lainnya. Hal itu diungkapkan dalam sambutannya di gelaran final babak kualifikasi liga esports Indonesia untuk pelajar SMA/SMK bertajuk JD.ID High School League 2018.

Ia optimistis liga esports antar pelajar SMA/SMK se Indonesia ini akan melahirkan potensi masa depan yang penuh karakter dan memiliki prestasi yang membanggakan. Menurutnya, kegiatan ini adalah kegiatan positif asal dilakukan dengan penuh sportivitas, disiplin, dan menjunjung tinggi nilai-nilai olimpisme.

“Saatnya talenta-talenta muda ini dengan penuh keyakinan meminta dukungan kepada guru dan orang-tuanya untuk menekuni esports,” kata Imam Nahrawi memberi semangat di hadapan ribuan anak-anak muda yang memadati arena pertandingan.

Optimisme senada juga diungkapkan oleh Vice President JD.ID HSL 2018, Sonny Hadi Sukotjo. Ia mengaku sangat berbangga melihat antusiasme dunia pendidikan Indonesia dalam turut menyukseskan penyelenggaraan JD.ID HSL 2018.

Sony menjelaskan, liga kompetisi esports Indonesia ini didedikasikan sebagai ajang aktualisasi serta peningkatan kualitas siswa SMA dan SMK, serta ajang pencarian talenta baru untuk didorong menjadi andalan Indonesia di kompetisi eSports antar bangsa.

“Melihat fakta bahwa eSports pun telah tumbuh menjadi sebuah industri yang ‘menyediakan karir yang beragam, kegiatan ini kami harapkan dapat menjadi sumbangsih dunia eSports Indonesia dalam menyiapkan generasi produktif,” ujarnya.
Baca juga: Saatnya Mobile Gaming Naik ke Level Lebih Tinggi

Final Kualifikasi JD.ID High School League (JD.ID HSL 2018)

‘All Bandung Final’ yang berlangsung seru di final kualifikasi JD.ID High School League (JD.ID HSL 2018) berakhir dengan kemenangan fantastis Tim Esports SMA Negeri 7 Bandung.

Tim yang beranggotakan Rizki, Haikal, Agung, Rico, dan Dekis ini berhasil menjadi terbaik di kategori Dota 2 setelah menaklukkan lawan terberatnya dari kota yang sama, Tim Esports SMA Negeri 23 Bandung yang beranggotakan Fajar, Maleakhi, Andi, Iqbal, dan Dika. Untuk posisi Tim Esports terbaik ketiga di babak kualifikasi ini adalah Tim Esports SMA Marsudirini Bekasi.

Related Posts
1 daripada 9

Sementara itu di kategori Mobile Legend yang menjadi pertandingan eksibisi menempatkan Tim Esports SMK Telkom Makassar di posisi pertama, diikuti oleh Tim Esports SMA Kristen Petra 1 Surabaya di peringkat kedua, dan Tim Esports SMA Negeri Purwodadi di peringkat ketiga.

Menuju Liga Seri A JD.ID HSL Musim Kompetisi 2019

Babak kualifikasi liga eSports antar pelajar sekolah menengah atas (SMA/SMK) meloloskan 20 tim terbaik yang berhak berkompetisi di Seri A JD.ID High School League (JD.ID HSL) 2018 musim kompetisi pertama 2019 yang rencananya akan berlangsung pada Februari hingga April tahun depan.

Keduapuluh tim eSports Indonesia yang bertanding di kompetisi Dota 2 tersebut lolos setelah berhasil melewati serangkaian laga yang sangat kompetitif yang diikuti oleh 173 tim eSports SMA/SMK di Indonesia. Keduapuluh tim eSports tersebut adalah tim SMA Marsudirini Bekasi, SMA Bhakti Anindya Tangerang, SMAN 7 Bandung, SMAN 23 Bandung, SMAN 2 Bandung, SMAN 8 Malang, SMKN 1 Cipanas, SMKN 4 Bandung, SMAN 1 Surakarta, SMA/SMK Yadika 2 Jakarta, SMK 1 BPK Penabur Bandung, SMAN 1 Bandar Lampung, SMAN 1 Makassar, SMAN 10 Bandung, SMAN 15 Surabaya, SMAN 23 Bandung, SMAN 6 Cimahi, SMAN 9 Surabaya, SMAN 1 Sidoharjo, SMK Letris Indonesia 2 Jakarta, dan SMKN 8 Malang.

Selain meloloskan 20 tim eSports yang akan berkompetisi di Liga Seri A musim kompetisi semester pertama 2019, babak kualifikasi JD.ID HSL 2018 juga meloloskan 16 tim lainnya yang berhak berkompetisi di Liga Seri B untuk memperebutkan tiket bertanding di Liga Seri A di musim kompetisi selanjutnya.

Keenambelas tim tersebut berasal dari SMA Kristen Petra 1 Surabaya, SMAN 11 Bandung, SMAN 2 Kediri, SMAN 3 Jakarta, SMAN 4 Probolinggo, SMAN 6 Malang, SMAN 8 Tangerang Selatan, SMK Bina Rahayu Depok, SMK Muhammadiyah 1 Taman, SMKN 5 Bandung, SMKN 1 Bawang, SMKN Pacet, SMKN 2 Kediri, Talenta School Bandung, Telkom School Malang, SMA W.R. Supratman Medan. Empat peringkat terbawah dari Liga Seri B ini akan digantikan oleh empat tim terbaik yang lolos dari babak kualifikasi musim kompetisi tahun depan.

Hadiah total yang disediakan sepanjang 3 musim ini mencapai Rp1,2 miliar. Hadiah yang disediakan berupa beasiswa untuk juara 1, 2, dan 3 sebesar Rp10 hingga 30 juta, eSports PC, dan subsidi gaji guru ekstrakurikuler bidang eSports sebesar Rp15 juta.

JD.ID yang menjadi sponsor utama ajang kompetisi eSports antar pelajar SMA/SMK pertama dan sekaligus terbesar di tanah air juga menyampaikan kegembiraan serta apresiasi yang tinggi kepada dunia pendidikan Indonesia dan para orang tua siswa yang telah memberikan dukungan positif.

“Melalui kompetisi ini, kami ingin mengidentifikasi bakat-bakat muda eSports dan memelihara mereka agar tumbuh, berkembang, dan berhasil mencapai potensi maksimal mereka. Harapannya, JD.ID High School League dapat menjadi ‘rumah’ bagi pertumbuhan industri gaming di tanah air dan menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kemajuan industri gaming Indonesia di masa sekarang dan yang akan datang. ” tutur Henry Yacob, Head of Gaming and Computer Accessories JD.ID.

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More