Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Inilah 3 Taktik YouTube Biar ‘Nggak’ Tersaingi oleh IGTV

Sepertinya kehadiran aplikasi IGTV pekan ini tidak terlalu mengejutkan bagi YouTube.  (Baca: Instagram yang Ingin Mendobrak Televisi Konvensional dengan IGTV). Terbukti tiga taktik YouTube telah diumumkan agar platform ini tetap menjadi media sosial berbagi video gratis terfavorit.

Neal Mohan, Chief Product Officer, kemarin berbagi taktik YouTube dalam sebuah video konferensi VidCon 2018 di California. Dalam unggahan di laman resminya, taktik YouTube ini berkutat pada seputar raam pilihan baru bagi kreator untuk memonetisasi konten mereka agar meraup pundi lebih berlimpah lagi.

Neal mengatakan jumlah kreator yang memperoleh pendapatan hingga lima digit per tahun naik 35% dan jumlah kreator mendapatkan uang enam digit bertambah 40%.

“Kreator harus mempunyai sebanyak mungkin cara dan peluang untuk sebisa mungkin memperoleh uang,” katanya.

Untuk mewujudkan taktik YouTube terkait monetisasi ini, anak usaha Google ini telah menggarap alat baru, seperti Super Chat, yang memungkinkan fans membeli pesan yang menonjol selama live chat.

Berikut tiga taktik YouTube lagi agar kreator makin betah berkreasi di platform ini:

1. Keanggotaan Kanal

Taktik YouTube yang pertama terkait dengan channel memberships atau keanggotaan kanal. Dengan cara ini, viewers dapat membayar iuran bulanan US$4,49 untuk bisa memperoleh badge unik, emoji terbaru, postingan khusus anggota pada tab Community dan akses ke berbagai konten keren kreator yang diikuti, seperti livestream, video ekstra atau shootout.

Kreator harus terlebih dahulu memperoleh minimal 100 ribu subscribers untuk bisa mengaktifkan metode ini. Beberapa yang sudah menggunakan cara ini dan sukses adalah Mike Falzone, seorang kreator komedi, dan duet pencinta travel, Simon dan Martina.

Cerita sukses dari Simon dan Martha
Related Posts
1 daripada 213
2. Merchandise

Dalam taktik YouTube yang kedua ini, kreator nantinya bisa memperoleh kemudahan dalam menjual barang-barang khas produksi mereka sendiri. Barang bisa dijual langsung dari kanal mereka, mulai dari logo, kaos, phone case dengan wajah kreator. Akan ada lebih dari 20 jenis produk yang bisa ditawarkan ke viewers mereka. Mulai hari ini, metode penjualan ini sudah bisa dimanfaatkan oleh kreator dengan minimal 10 ribu subscribers dengan membuka kanal yang berbasis di AS.

Contoh yang sudah berhasil memanfaatkan cara ini adalah Joshua Slice, kreator Lucas the Spider, yang baru-baru ini mengubah karakter pahlawannya menjadi plushie yang dijual ke lebih dari 60 ribu orang sehingga mendatangkan laba lebih dari US$1 juta hanya dalam 18 hari, demikian menurut Teespring.

3. Premiere

Premiere menjadi cara baru bagi kreator dalam meluncurkan debut video yang sebelumnya telah direkam menjadi momen langsung. Taktik YouTube ketiga ini memungkinkan kreator menikmati landing page dimana fans mereka bisa melihat debut video tersebut, bahkan bisa berbincang langsung dengan para fans.

Fitur Premiere ini membuka keran penghasilan. Untuk kali pertama, kreator bisa menggunakan Super Chat pada upload YouTube tradisional dan mengambil keuntungan dari Channel Memberships yang sebelumnya hanya tersedia pada video Live.

Premiere sudah diluncurkan per kemarin dan akan tersedia secara luas dalam waktu dekat. Jika sedang mencari referensi untuk cara ini, bisa mengecek premiere yang akan segera diluncurkan oleh Leroy Sanchez dan Ari Fitz.

YouTube mencatat lebih dari 1,9 miliar pengguna yang melakukan log-in ke platform ini tiap bulan pada 90 negara dengan 80 bahasa berbeda.

Baca juga: Versi Terbaru Aplikasi YouTube Kids Lebih Ketat Awasi Konten Video

Layak ditunggu apakah taktik YouTube ini akan bisa membuatnya tetap menjadi yang paling sering ditonton meski Instagram baru saja meluncurkan IGTV, ruang bagi kreator menaruh video dengan durasi hingga satu jam.

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More