Tokyo, Gizmologi โ Jika di Indonesia, kripto tidak bisa jadi alat pembayaran karena dijadikan sebagai aset komoditas, sebaliknya di Jepang. Negeri Sakura ini sejak 2017 melegalkan kripto sebagai pembayaran alternatif. Hal ini dimanfaatkan LINE Pay Corporation dengan meluncurkan aset kripto bernama LINK yang berjalan di LINE Blockchain.
Apa yang dilakukan LINE, tentuk bukan sekadar FOMO (Fear of Missing Out) biar kelihatan kekinian dengan bikin token yang tidak jelas fundamental dan proyeknya. Sebaliknya, mereka terlihat serius mengembangkan utilitasnya dari hulu ke hilir. Platform messaging yang berkantor pusat di Jepang tersebut telah mulai masuk ke ekoistem teknologi blockchain sejak 2018. Alih-alih menggunakan teknologi blockchain yang sudah ada seperti Ethereum, Binance, Solana, dan lainnya, LINE memilih mengembangkannya sendiri secara independen.
Tepatnya pada 4 September 2018, LINE mengumumkan diluncurkannya token digital LINK dan jaringan LINE blockchain. Dengan peluncuran ini, LINE menjadi salah satu perusahaan terbesar dan paling mapan untuk mengembangkan dan meluncurkan token digital.
Berdasarkan data di Coinmarketcap, token LINE ($LN) kini menduduki peringkat 215 dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp11.490.722.963.639. Dengan pencapaian itu, sebenarnya $LN sangat mungkin untuk diperjual belikan di platform exchange Indonesia. Namun sepertinya mereka masih belum berminat.
โUntuk saat ini kami belum ada rencana untuk menghadirkan aset kripto LINK ($LN) ini di exchange lokal seperti Tokocrypto, Indodax, dan lain sebagainya,โ kata Bambang Ramdhan, PR & Marketing LINE Indonesia ketika dihubungi Gizmologi.
Baca juga:ย Tokocrypto Luncurkan T-Hub Bali, Wadah Edukasi Aset Kripto dan Teknologi Blockchain
Mengenal Aset Kripto LINK Berbasis LINE Blockchain

Tidak seperti aset kripto lainnya, LINK tidak akan membuat Initial Coin Offering (ICO), tetapi menggunakan sistem reward yang memberikan LINK kepada para pengguna sebagai kompensasi dalam menggunakan layanan tertentu di LINE. Contohnya, pengguna yang telah bergabung dan berpartisipasi dalam salah satu layanan terdesentralisasi (dApp) dapat menerima LINK sebagai insentif. LINK itu kemudian dapat digunakan sebagai pembayaran atau reward dalam layanan dApp, dan untuk kategori layanan seperti konten, perdagangan, sosial, permainan, pertukaran, dan lainnya dalam ekosistem LINE Blockchain.
Perusahaan ini juga memiliki BITMAX, platform pertukaran aset kripto di Jepang yang dioperasikan oleh anak perusahaan LINE, LVC. Di sini, pengguna dapat membayar biaya komisi dengan LINK, LINE Pay, atau rekening bank saat memperdagangkan aset kripto. Sejak Agustus 2020, LVC juga telah mengoperasikan dompet digital LINE BITMAX Wallet untuk mengelola aset digital seperti NFT yang diterbitkan di LINE Blockchain. Kemudian Juni 2021, dengan tujuan untuk memperluas ekonomi token dan ekosistem blockchain, LINE memperkenalkan LINE Blockchain NFT Market beta, yang memungkinkan perdagangan NFT dalam LINE BITMAX Wallet.
Pada September, LINE mendistribusikan koleksi LINE FRIENDS NFT kepada pengguna yang berpartisipasi dalam acara kuis yang diadakan di platform LINE de Oubo. Lebih dari 170.000 LINE FRIENDS NFT didistribusikan ke pengguna di Jepang, dan lebih dari 80 persen dari pengguna tersebut belum pernah memiliki aset blockchain.
Uji coba pembayaran di Jepang
Aset kripto LINK ($LN) menjadi opsi pembayaran di sejumlah merchant online selama masa percobaan mulai dari 16 Maret โ 26 Desember 2022 di Jepang.โ โSelama uji coba, pengguna dapat menggunakan LINK di merchant online LINE Pay seperti LINE Points, tanpa biaya komisi.
Dengan menghubungkan LINK ke LINE Pay sebagai alternatif pembayaran, LINE Pay bertujuan untuk memperluas opsi pembayaran pengguna, meningkatkan kenyamanan, dan mengembangkan penggunaan LINK di kehidupan sehari-hari mereka.
LINK akan tersedia sebagai salah satu metode pembayaran pada layanan LINE Pay dari aplikasi LINE messenger yang digunakan oleh 90 juta pengguna di Jepang setiap bulannya. Proses pembayarannya pun sederhana. Pengguna tinggal memilih LINK sebagai metode pembayaran di LINE PAY yang kini memiliki lebih dari 6.000 merchant online. Selanjutnya LINK yang dimiliki pengguna di LINE BITMAX segera ditransfer ke akun LINE Pay dan pembayaran selesai.
Selain LINK, LINE Pay juga berencana mempertimbangkan penambahan aset kripto lainnya seperti Bitcoin dan Ethereum sebagai opsi pembayaran dan memperkuat kemitraan dengan bisnis blockchain.
Memperluas Ekosistem NFT Melalui LINE NEXT Corporationย

Tren NFT juga diantisipasi oleh LINE yang pada akhir tahun lalu mendirikan perusahaan khusus di sektor ini yaitu LINE NEXT Corporation. LINE bahkan membuat dua perusahaan untuk NFT ini. Pertama, LINE NEXT Corporation berbasis di Korea yang fokus pada strategi dan perencanaan platform NFT global. Kemudian LINE NEXT Inc. berbasis di AS yang bekerja untuk mengembangkan dan mengoperasikan bisnis platform non-fungible token (NFT).
โMereka berencana untuk memperkenalkan platform NFT global baru berdasarkan pengalaman dan pengetahuan LINE yang luas dalam mengembangkan layanan global dan produk teknologi blockchain. LINE NEXT berupaya mentransformasi pengalaman NFT untuk perusahaan, kreator, dan pengguna.
Menurut Youngsu Ko, CEO LINE NEXT, NFT adalah sejenis infrastruktur teknologi yang akan mengubah ruang digital dan berinovasi dalam pengalaman pengguna di semua bidang, seperti konten, game, sosial, dan perdagangan. โLINE memiliki lebih dari satu dekade pengalaman terbukti sebagai inovator, menjadi salah satu perusahaan teknologi paling populer di Asia. Sekarang kami bertujuan untuk melakukan hal yang sama untuk bidang baru NFT yang menarik bersama dengan mitra global kami, dengan kantor Korea yang berfokus pada strategi platform NFT global dan kantor kami di Amerika Serikat berfokus pada bisnis NFT,โ pungkasnya.
Sejak mendirikan LINE Blockchain Lab, LINE telah menerbitkan LINK aset kripto dan mengoperasikan pertukaran aset kripto LINE BITMAX di Jepang dan BITFRONT secara global. Selain itu, LINE mengoperasikan platform pengembangan layanan blockchain, LINE Blockchain Developers Platform, dan versi beta dari pasar NFT di LINE BITMAX Wallet di Jepang. Lebih dari 1,3 juta NFT berdasarkan LINE blockchain telah diterbitkan, melalui berbagai mitra blockchain di bidang seperti IP, konten, dan game.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



