Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Kredivo Raih Pendanaan Lini Kredit USD 100 Juta dari VPC

Sudah cukup banyak pilihan platform kredit digital yang dapat dipilih oleh masyarakat saat ini. Masing-masing tawarkan benefit menarik, serta yang tidak kalah penting, proses pembiayaannya yang mudah. Salah satu yang sedang berkembang yaitu Kredivo, sediakan platform untuk konsumen ritel terkemuka di Indonesia.

Hari ini (24/11), Kredivo umumkan sebuah kerjasama dengan sebuah perusahaan investasi yang berpusat di Chicago, Amerika Serikat yaitu Victory Park Capital Advisors, LLC (“VPC”). Perusahaan tersebut bakal memberikan pendanaan lini kredit hingga USD 100 juta, yang nantinya bakal disalurkan untuk seluruh pengguna Kredivo di Indonesia. Kerjasama ini tandai babak penting untuk kedua perusahaan.

Baca juga: Kredivo Luncurkan “Generasi Djempolan”, Literasi Keuangan untuk Milenial

Kredivo Terima Investasi Pertama VPC di Asia Tenggara

Bagi Kredivo, pendanaan lini kredit tersebut adalah yang terbesar dalam sejarah perusahaannya berdiri, serta menjadi yang terbesar dalam industry fintech se-Asia Tenggara. Sementara untuk VPC, pendanaan tersebut mendandai investasi pertama mereka di pasar Asia Tenggara. Pendanaan sudah dirampungkan per kuartal ketiga tahun 2020 ini.

Kerjasama antar dua perusahaaan bakal semakin mendorong momentum pertumbuhan bisnis serta perkuat matriks risiko Kredivo, meski di tengah kondisi ekonomi yang menantang. Ke depannya, Kredivo bakal memanfaatkan lini kredit yang diperoleh untuk kembangkan dan diversifikasi loan book, yang semua berasal dari dana pihak ketiga.

VPC sendiri telah berdiri sejak tahun 2007, berinvestasi pada perusahaan besar dan juga segmen emerging business di berbagai industri secara global, yang seringkali tak mendapat akses ke sumber permodalan tradisional. Diferensiasi yang ditawarkan adalah jaringan bisnisnya yang luas, kerjasama konsisten, kapabilitas pembiayaan kreatif, struktur kredit yang luas dan keahlian dalam sejumlah bidang khusus lainnya.

Dalam sebuah rilis, Gordon Watson selaku partner di VPC mengatakan bila Kredivo mampu perlihatkan kombinasi yang unik antara pertumbuhan, jangkauan pasar, manajemen risiko dan inklusi keuangan di Indonesia. “Tentunya menjadi hal yang sangat menggembirakan untuk dapat memulai babak penting ini dengan partner sekaliber Kredivo, dengan semangat luar biasa dalam perluas akses kredit yang terjangkau bagi masyarakat luas.”

Merupakan Pencapaian Bagi Kredivo Di Masa Pandemi

Diskusi media pendanaan lini kredit Kredivo - VPC

Pada kesempatan yang sama, Umang Rustagi selaku co-founder Kredivo menegaskan bila pendanaan lini kredit besar dari VPC bakal dapat akselerasi skalabilitas bisnis, dan realisasikan target Kredivo untuk layani hingga 10 juta pengguna baru beberapa tahun kedepan.

“Besarnya jumlah lini kredit yang diperoleh Kredivo, apalagi di tengah kondisi pandemi saat ini, merupakan sebuah terobosan penting bagi industri dan ekosistem fintech di Indonesia,” jelas Umang. Ya, tak hanya bagi Kredivo, transaksi ini juga menjadi momentum penting bagi ekosistem kredit digital Indonesia, bahkan Asia Tenggara.

Hingga kini, penetrasi kartu kredit masih berada pada angka 3 persen. Ditambah dengan keterbatasan lembaga keuangan konvensional dalam menyalurkan kredit tanpa jaminan, keberadaan kredit digital seperti Kredivo mampu jembatani gap kredit di Tanah Air.

Kerjasama antara Kredivo yang sudah beroperasi sebagai perusahaan multifinance dengan VPC menandai deviasi dari standar umum, serta menjadi sinyal positif atas menguatnya kredibilitas pelaku fintech yang tengah berkembang. Sepanjang 2020, Kredivo juga telah merilis riset tentang aktivitas konsumen di e-commerce pada bulan Agustus, serta rilis gerakan literasi finansial digital “Generasi Djempolan”.


Versi bahasa Inggris artikel ini bisa dibaca di Gizmologi.com

Tunjukkan Komen (1)