Google Buat CPU Axion berbasis Arm, Bakal Jadi Saingan Kuat Nvidia?

4 Min Read

Jakarta, Gizmologi – Google dikabarkan membuat CPU Axion berbasis Arm kustom sendiri untuk mendukung pengembangan AI mereka. Pengumuman Google tentang CPU berbasis Arm mereka muncul beberapa bulan setelah Microsoft mengungkapkan chip silikon kustomnya sendiri yang dirancang untuk infrastruktur cloud-nya.

Selain mengumumkan CPU Axion, Google juga memperkenalkan versi yang lebih kuat dari chip AI Tensor Processing Units (TPU). Google diketahui sedang mengembangkan AI miliknya yaitu Gemini. Namun chip CPU Axion tak hanya digunakan untuk pengembangan AI tersebut.

Google juga telah menggunakan CPU Axion dalam mendukung iklan YouTube, Google Earth Engine dan layanan Google lainnya. CPU Arm ini akan digunakan untuk mendukung beban kerja AI Google sebelum diluncurkan ke pelanggan bisnis Google Cloud akhir tahun ini.

Baca Juga: OpenAI dan Google Transkripsi Video YouTube untuk Latih Model AI

CPU Axion bisa Diakses dengan Mudah oleh Konsumen

“Kami memudahkan pelanggan untuk membawa beban kerja mereka yang sudah ada ke Arm,” kata Mark Lohmeyer, wakil presiden dan manajer umum infrastruktur komputasi dan pembelajaran mesin Google Cloud, dalam sebuah pernyataan kepada Reuters.

“Axion dibangun di atas fondasi terbuka, tetapi pelanggan yang menggunakan Arm di mana saja dapat dengan mudah mengadopsi Axion tanpa perlu merancang ulang atau menulis ulang aplikasi mereka.”

Melansir The Verge, dengan pernyataan tersebut, itu artinya pelanggan akan dapat menggunakan CPU Axion di layanan cloud seperti Google Compute Engine, Google Kubernetes Engine, Dataproc, Dataflow, Cloud Batch, dan banyak lagi. Laporan juga menyebutkan CPU berbasis Axion Arm juga akan menawarkan kinerja 30 persen lebih baik daripada chip Arm serba guna dan 50 persen lebih baik daripada prosesor Intel yang sudah ada.

Chip AI TPU yang Baru Bisa Saingi Nvidia

Selain itu, Google dengan chip TPU AI-nya bernama TPU V5P. Chip ini bisa digunakan sebagai alternatif dari GPU Nvidia untuk tugas-tugas akselerasi AI.

“TPU v5p adalah akselerator generasi berikutnya yang dibuat khusus untuk melatih beberapa model AI generatif terbesar dan paling menuntut,” kata Lohmeyer.

Satu pod TPU v5p berisi 8.960 chip, yang lebih dari dua kali lipat jumlah chip yang ditemukan pada pod TPU v4.

Di awal diketahui Microsoft telah membuat chip AI khusus untuk melatih model bahasa yang besar dan CPU berbasis Arm khusus untuk beban kerja cloud dan AI. Amazon juga telah menawarkan server berbasis Arm selama bertahun-tahun melalui CPU kustomnya sendiri, dengan beban kerja terbaru yang dapat menggunakan server Graviton3 di AWS.

Google tidak akan menjual chip CPU Axion ini kepada pelanggan, melainkan menyediakannya untuk layanan cloud yang dapat disewa dan digunakan oleh bisnis.

“Menjadi perusahaan perangkat keras yang hebat sangat berbeda dengan menjadi perusahaan cloud yang hebat atau pengelola informasi dunia yang hebat,” kata Amin Vahdat, eksekutif yang bertanggung jawab atas operasi chip internal Google.

Google, seperti Microsoft dan Amazon sebelumnya, sekarang dapat mengurangi ketergantungannya pada mitra seperti Intel dan Nvidia. Perusahaan juga bisa sekaligus bersaing dengan mereka dalam hal chip khusus untuk mendukung AI dan beban kerja cloud.


Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Share This Article

Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Exit mobile version