Jakarta, Gizmologi – Seolah tidak akan tergerus oleh ketersediaan smartphone dengan kualitas kamera yang semakin oke, FUJIFILM masih terus merilis opsi kamera instan terbarunya. Setelah sebelumnya tawarkan opsi flagship dengan kemampuan multifungsi dan desain klasik, kali ini dihadirkan seri instax mini 13 yang menjadi opsi terjangkau paling segar. Sesuai namanya, menjadi penerus dari seri instax mini 12.
Kamera instax terbaru satu ini baru diperkenalkan secara global beberapa pekan lalu, dan tidak membutuhkan waktu lama bagi konsumen di Indonesia untuk bisa mendapatkannya secara resmi. Menariknya, harga instax mini 13 pun masih kurang lebih sama seperti generasi sebelumnya. Padahal tidak hanya tampil dalam desain baru, tetapi juga membawa fitur tambahan, menawarkan kemudahan dalam menangkap momen baik sendiri maupun bersama teman.
Masato Yamamoto, President Director FUJIFILM Indonesia mengatakan, instax mini 13 dihadirkan sebagai pilihan yang memberikan pengalaman fotografi instan lebih menyenangkan, ekspresif, serta dekat dengan gaya hidup generasi masa kini. “Kami berharap instax mini 13 dapat menjadi bagian dari keseharian pengguna dalam mengekspresikan diri dan berbagi momen, baik melalui platform digital maupun dalam bentuk cetakan fisik yang dapat dikenang,” tambahnya lewat sebuah rilis yang diterima Gizmologi (2/4).
Baca juga: Kamera 3-in-1 Fujifilm instax mini Evo Cinema & Printer mini Link+ Resmi Dijual di Indonesia
Tampil Sedikit Berbeda, Bawa Dua Opsi Timer Baru

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, harga instax mini 13 masih sama seperti generasi sebelumnya, yakni dibanderol sangat terjangkau, hany Rp1,299 juta. Gizmo friends sudah bisa mendapatkannya langsung dari toko resmi FUJIFILM, hingga sejumlah diler resmi yang tersedia baik secara online maupun offline. Kamera instan satu ini tersedia dalam lima opsi warna pastel: Dreamy Purple, Candy Pink, Frost Blue, Lagoon Green, dan Clay White.
Lantas apa saja yang membedakan instax mini 13 vs instax mini 12? Seperti yang bisa Gizmo friends lihat, tampilannya dibuat lebih segar, dengan sisi depan memiliki sejumlah garis tertentu (yang memberikan impresi timbul selayaknya balon), tampil dengan logo silver metalik di sisi depan, serta punya sejumlah elemen tertentu di sisi sampingnya. Dirancang agar lebih pas sebagai aksesori fesyen ketika dibawa atau digunakan sehari-hari.

Selain dari segi desain, fitur instax mini 13 yang membuatnya berbeda, adalah hadirnya self-timer dengan dua opsi berbeda, yakni 2 detik dan 10 detik. Opsi 2 detik dirasa lebih pas untuk kebutuhan saat ingin swafoto alias selfie, memberikan jarak waktu yang cukup. Sementara opsi 10 detik bisa dimanfaatkan ketika ingin ambil gambar dengan angle yang lebih eksploratif, termasuk ketika ingin foto bersama teman bersama-sama.
Dalam memberikan kemudahan pengambilan gambar, kamera instax mini 13 hadir dengan sebuah strap yang dinamakan “Camera Angle Adjustment Accessory”. Namun lebih dari sekadar strap, aksesori ini memungkinkan pengguna mengatur angle kamera lebih mudah, sesederhana meletakkannya di bawah kamera sebagai bantalan, agar sensor kamera sedikit mengarah ke atas—lebih pas ketika kamera diletakkan di atas permukaan seperti meja untuk keperluan seperti foto bersama.
Selain instax mini 13, Juga Hadir instax WIDE 400 Warna Baru

Selebihnya, dari yang sudah disebutkan di atas, instax mini 13 tergolong memiliki fungsi dan fitur yang masih sama seperti kamera FUJIFILM instax mini generasi 12 sebelumnya. Sebut saja kemudahan mengaktifkan kamera hanya dengan memutar lensa, dan menekan tombol shutter untuk langsung ambil gambar. Opsi close-up juga hadir untuk pengambilan gambar jarak dekat, dilengkapi dengan parallax correction agar komposisi tetap akurat. Plus, automatic exposure yang bisa menyesuaikan pencahayaan saat memotret dari beragam kondisi cahaya hingga jarak subyek utama.
Untuk menyalakan kamera, baterai instax mini 13 menggunakan dua jenis baterai AA, yang disebut cukup untuk 10 pack film (dengan isi masing-masing 10). Perangkat ini memiliki bobot 327 gram (tanpa baterai, film dan strap), alias masih cukup relatif untuk dibawa bepergian termasuk sebagai akesori kamera. FUJIFILM juga menawarkan film baru bernama Pastel Galaxy, berikan tampilan bingkai cetak warna glossy cerah.

Selain meluncurkan instax mini 13, FUJIFILM Indonesia juga hadirkan opsi warna baru untuk kamera instax WIDE 400, yakni JET BLACK yang tampil dengan finishing matte untuk kesan lebih elegan sekaligus tak lekang oleh waktu. Dibanderol Rp2,499 juta, kehadiran opsi warna baru ini juga dibarengi bersama casing kamera yang serasi. Melengkapi opsi warna sebelumnya yakni hijau sage yang lebih memberikan kesan gaya hidup aktif.
Meski kamera instax menghasilkan sebuah lembar foto fisik, FUJIFILM tetap ingin mempopulerkan bagaimana penggunanya dapat berbagi file secara digital, memanfaatkan aplikasi smartphone “instax UP!” yang memungkinkan pengguna untuk digitalisasi hasil cetak, memanfaatkan AI untuk tingkatkan akurasi warna dan lebih presisi tanpa terpengaruh warna latar.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



