Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Operator Australia Upgrade Drone Khusus untuk Keperluan Militer dan Keamanan

Sebuah operator asal Australia menemukan ruang untuk memperbaharui drone keperluan militer. Kali ini, Sentient Vision Systems mengembangkan solusi yang membuat drone bisa mempunyai visual yang lebih baik dari atas.

Baru-baru ini, Sentient Vision Systems telah memperkenalkan sistem sensor drone miniatur yang dikenal sebagai Kestrel. Sistem ini mengoptimalkan deteksi obyek otonom, yang membuat drone keperluan militer dan sekuritas bisa berfungsi lebih baik lagi.

Menurut rilis pers perusahaan tersebut, sistem Kestrel dapat membuat drone keperluan militer bekerja lebih detil sebab sanggup mengintegrasikan secara mulus kendaraan udara tanpa awak saat ini dan masa datang, dari platform kecil hingga yang mengusung banyak misi dan dikendalikan dari jauh oleh pilotnya.

Juru bicara firma tersebut mengatakan perangkat lunak dalam sistem Kestrel ini bisa secara otomatis mendeteksi obyek secara real-time melalui analisa video pengamatan udara terhadap darat dan air yang kemudian membuat operator menyaring banyaknya data sehingga memunculkan data eksekusi yang cerdas.

Adanya sistem Kestrel pada drone keperluan militer bisa secara otomatis mendeteksi pergerakan yang terlalu kecil atau terlalu lamban ditangkap oleh mata manusia melalui optikal elektro dan video infrared.

Related Posts
1 daripada 13

“Kemampuan sistem ini dalam melihat obyek yang kecil hanya berukuran beberapa piksel saja dalam gambar masih membuka ruang untuk melakukan zoom out sehingga dapat mencakup wilayah yang lebih luas lagi dalam periode waktu tertentu,” ujar perusahaan tersebut sebagaimana ditulis oleh dronelife.com.

Baca juga: Begini Solusi Drone untuk Industri Migas di Amerika

Contoh drone militer. Foto oleh dronecommunity.biz

Kestrel sendiri telah diterapkan pada lebih dari 1.700 sistem di seluruh enam benua dan membantu kerja Departemen Pertahanan Australia, tentara AS dan Kanada. “Sebelum adanya Kestrel, prajurit di daratan mengandalkan operator manusia untuk melihat video full-motion  dan mendeteksi ancaman operasional,” kata Simon Olsen, Direktur Pengembangan Bisnis, Strategi dan Kemitraan pada Sentient.

Ia menambahkan dengan adanya Kestrel maka drone keperluan militer dapat lebih jelas mendeteksi jika ada ancaman atau gangguan keamanan, termasuk pemberontak bersenjata.

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More