Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

AT&T dan Verizon Siapkan Drone Penyedia Sinyal Darurat untuk Daerah Terkena Bencana Alam

0 85

Sudah bukan cerita baru bencana alam menghancurkan banyak infrastruktur, tak terkecuali telekomunikasi. Walhasil, komunikasi sering susah dilakukan, yang menambah derita bagi yang terkena musibah. AT&T dan Verizon pun tengah menggarap drone penyedia sinyal darurat yang siap melesat ke daerah bencana tahun ini.

Sebagaimana ditulis oleh CNBC.com, AT&T dan Verizon, perusahaan telekomunikasi terbesar kedua di AS, masih sedang mengujicobakan drone penyedia sinyal darurat bernama Cell on Wings (COW) yang memiliki berat 200 pon dan berbahan bakar gas di Cape May Country, New Jersey, AS. Drone penyedia sinyal darurat ini akan berfungsi sebagai pos sinyal terbang dan menyediakan sinyal 4G LTE untuk daerah terkena musibah dengan cakupan luas 1 mil.

“Kemampuan menyediakan sinyal ke wilayah yang tidak bisa terhubung secara cepat akan menjawab kebutuhan warga yang berada dalam kondisi darurat,” kata Wakil Presiden Verizon Micheal Haberman.

“Bisa dibayangkan jika kamu bisa membawa drone ini ke sebuah area yang bisa seluas 1 mil, yang sebenarnya cukup luas, lalu tiba-tiba, penduduk, yang mayoritas mempunyai smartphone, bisa benar-benar memakai smartphone mereka lalu meminta tolong sehingga kami pun bisa mengidentifikasikan siapa mereka,” tambah Micheal.

Menurut laporan dari Federal Communications Commission/FCC AS , 90% dari infastruktur sinyal di Puerto Rico rusak paska terjangan badai Maria tahun lalu. Tak lama setelah itu, FCC pun memberikan izin AT&T dan Verizon menggunakan drone penyedia sinyal darurat ini untuk mengembalikan layanan seluler di daerah tersebut.

badai katrina
Akibat badai Maria. Foto oleh 570news.com

Saat itu, AT&T menyediakan akses telepon ke semua orang, tak hanya pelanggan mereka, sehingga siapa pun bisa tetap terhubung. Menurut AT&T dan Verizon, model operasional drone penyedia sinyal darurat ini memang ditujukan sebagai penyedia layanan untuk umum.

“Kami akan menyediakan COW terbang ke responden pertama, katakanlah, departemen pemadam kebakaran dan kami akan menuju ke mereka,” kata Direktur Program Drone AT&T, Art Pregler. “Jadi yang dibutuhkan adalah tempat untuk menelepon, mengirim email, menghubungi kami dan kami akan memberikan layanan itu,” tambahnya.

Baca juga: Ilmuwan MIT Kembangkan Chip Nano yang Bisa Bikin Drone Lebih Kecil, Terbang Lebih Lama

Apakah drone penyedia sinyal darurat ini bisa disewakan atau diterbangkan nanti ke Indonesia mengingat negara kita ini rawan bencana? Ditunggu kabar baiknya ya, Gizmo lovers..