Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Membedah Fitur EOS R, Kamera Full Frame Mirrorless Pertama dari Canon

Terobosan terbaru Canon EOS R memberikan kemudahan dan keleluasaan bagi pengguna dalam berkreativitas, yang semakin menyempurnakan fotografi dan videografi ke tingkat yang lebih tinggi.

Kendati menjadi market leader di di industri kamera, namun Canon termasuk yang terakhir masuk ke segmen mirrorless. Begitupun di saat yang lain sudah naik tingkat ke mirrorless full-frame, Canon yang belakangan. Di bulan ini, mereka baru saja meluncurkan produk terbarunya Canon EOS R.

Kamera Canon EOS R ini diluncurkan hanya berselang dua pekan, setelah sebelumnya sang rival Nikon meluncurkan kamera mirrorless full-frame  Z Series. EOS R adalah seri baru yang dikhususkan untuk mirrorless full-frame. Sedangkan untuk mirrorless biasa, Canon punya seri EOS M.

Menurut Merry Harun, Canon Division Director, pt. Datascrip, mengatakan sistem Canon EOS R menghadirkan kesempurnaan optik untuk menghasilkan gambar dengan kualitas istimewa. Terobosan terbaru dalam sistem EOS R memberikan kemudahan dan keleluasaan bagi pengguna dalam berkreativitas, yang semakin menyempurnakan fotografi dan videografi ke tingkat yang lebih tinggi.

Fitur dan Spesifikasi Canon EOS R

Canon EOS R memiliki desain yang ramping. Selain itu, kamera ini juga memiliki desain ergonomis yang membuat pengguna nyaman dan kokoh ketika kamera digenggam. Paduan magnesium alloy di dalamnya dapat melindugi kamera dari radiasi elektromagnetik dan panas. Serta tahan terhadap debu dan air. Juga handal dalam kondisi cuaca yang berubah-ubah.

Kamera mirrorless full-frame 35 mm pertama dari Canon ini dibekali dengan sensor CMOS 30,3 megapiksel dan prosesor gambar DIGIC 8, dengan kecepatan fokus 0,05 detik. Canon memperluas sistem EOS melalui mount 54 mm dengan mengadirkan empat seri lensa RF (RF 50mm f/1.2L USM, RF 24-105mm f/4L IS USM, RF 28-70mm f/2L USM, RF 35mm f/1.8 IS STM), yang didukung dengan tiga jenis adaptor untuk memberikan fleksibilitas dalam menggunakan lensa EF.

Berikut ini beberapa fitur di Canon EOS R yang bisa di-highlight:

Sensor

Canon EOS R memasang sensor CMOS Full-Frame 35mm 30,3 megapiksel dan prosesor gambar DIGIC 8 yang menghasilkan gambar beresolusi tinggi, berkualitas tajam dan detail untuk kebutuhan foto berukuran besar.

Kelebihannya ialah meskipun gambar telah melewati proses crapping, tetapi kualitas dan ketajaman gambar masih bertahan

ISO

Rentang ISO pada kamera ini cukup lebar. Yaitu dari ISO 100-400.000. ISO dengan rentang lebar seperti ini tersebut dapat memudahkan pengguna mengambil gambar dalam berbagai kondisi cahaya (termasuk kondisi minim cahaya) dan terhindar dari gangguan noise.

Auto Focus (AF)

Dengan dukungan Dual Pixel CMOS AF, Canon EOS R menjadi kamera dengan kinerja pencarian fokus tercepat di dunia, yaitu hanya memakan waktu 0,05 detik (untuk mencari titik fokus).

Arae bidik yang dimilikinya mencakup 100% (vertikal) dan 88% (horizontal), dengan 5.655 titik AF.

Ranefinder (RF) dan Image Stabilizier (IS)

Diameter pada mount lensa RF sebesar 54 mm. Dan jarak antara sensor dengan mount lensa sebesar 20 mm, menjadikan kamera menjadi lebih ramping. RF menggunakan dua buah alat yang dapat menyatukan gambar yang kita lihat. Lebih detailnya, gambar yang kita lihat tidak berasal langsung dari lensa kamera, melainkan dari sebuah viewfinder optik yang ada di sisi lain kamera.

Teknologi mutakhir lensa RF yang terhubung ke kamera EOS R melalui 12 pin pada mount menghasilkan kecepatan komunikasi data yang luar biasa antara kamera dan lensa. Dan secara otomatis mengoptimalkan Image Stabilization baik saat memotret atau merekam video.

Pada kamera Canon EOS R ini terdapat dual sensing IS yang dapat mendeteksi guncangan dengan akurasi yang tinggi. Guncangan yang terjadi akan terdeteksi secara akurat melalui informasi dari sensor gyro dan sensor gambar yang dapat merelisasikan efek stabilisasi gambar yang setara dengan 5 stop kecepatan rana. Hal ini akan sangat efektif apabilan memotret dengan kecepatan rana rendah pada kondisis cahaya minim. Karena hasil gambarnya akan tetap tajam.

Jendela Bidik/ viewfinder elektronik (EFV) OLED 

EFV OLED yang dimiliki oleh Canon EOS R ini beresolusi tinggi hingga 3,69 juta titik. Dengan cakupan 100 % , EOS R mampu menghasilkan gambar yang mendekati warna aslinya dengan kejernihan tinggi.

Kemudian, terdapat tombol pengaturan mutifungsi sentuh-geser pada bagian belakang atas kamera yang dapat diatur dengan kebutuhan penggunanya. Tidak hanya itu, tombol ini juga berfungsi ketika pengguna membuat video, karena tidak mengeluarkan suara.

Related Posts
1 daripada 24

Pengguna juga dapat melalukan pengaturan lewat ring lensa RF, tanpa harus melihat EVF lagi.

Dan yang lebih spesialnya lagi, kamera Canon ini yang menjadi kamera pertama yang memiliki fitur FV. Dimana fitur ini dapat mengatur rana, apertur, dan ISO menajdi lebih fleksibel, baik secara otomatis atau manual.

Digital Less Optimizer

Digital less optimizer ini berguna untuk menyempurnakan hasil bidikan dengan koreksi diffraction, abbration dan peripheral illumination. Dengan kombinasi itu, fotografer dapat menghasilkan foto berformat JPEG berkualitas tinggi, tanpa bantuan komputer.

Dual Pixel RAW (DPRAW)

DPRAW ini berguna untuk membuat pengolahan foto dengan format RAW menjadi lebih detail dan presisi saat menggunakan program pendukung, seperti Digital Photo Proffesional.

Degan teknologi secanggih ini, para pemotret dapat menyesuaikan tingkat ketajaman dan resolusi subjek, mengatur posisi bokeh yang diinginkan, hingga mengurangi efek ghosting dan flare pada hasil foto yang telah diambil.

Kemudian terdapat fortmat baru yang disebut C-RAW. C-RAW ini merupakan format RAW opsioal dengan ukuran data yang lebih kecil, sehingga pemotretan saat metode continuous shooting dapat lebih cepat dan banyak.

Touch and Drag AF

Dengan kamera EOS R, pengguna dapat memanfaatkan fungsi Touch and Drag AF dengan tujuan untuk memindahkan area fokus melalui sentuhan dan gerakan jari di layar LCD.

Pengguna juga dapat semakin kreatif dan variatif dalam mengambl gambar dengan dukungan vari angle LCD touch screen. Sebagi infromasi, angle ini dapt diputar hingga 360 derajat. Sehingga para pengguna dapat dengan mudah mengambil foto diri sendiri juga orang lain.

Eye Detection AF

Eye Detection AF dapat mendeteksi mata subjek dan memastikan selalu fokus serta ketajaman gambar pun terjaga

Terobosan presisi AF hingga EV-6 membuat deteksi akurasi fokus dapat dilakukan meskipun dengan kondisi minim cahaya ekstrim sekalipun , yang bahkan mata manusia pun kesulitasn untuk membedakan detil-detilnya.

Ultra High Definition 4K

Tidak kalah canggih, Canon EOS R ini dapat merekam video dalam Ultra High 4K pada 30p/25p (3840 x 2460) yang dapat digunakan juga di broadcasting maupun cinema.

Selain itu, perekaman 4K dapat mencapai 10 bit melalui terminal HDMI untuk menghasilkan gradiasi dan rentang warna yang akurat.

  • Canon Log

Fitur ini juga disematkan pada EOS R yang sangat membantu pengguna untuk mengatur kontras , detil dan warna selama proses pascaproduksi.

  • Focus Guide

Fitur ini memberikan kenyamanan pengguna untuk mendapatkan fokus yang akurat ketika menggunakan mode Manual Focus. Kamera akan memberikan tandadi area yang menjadi titik fokus.

Harga Canon EOS R di Indonesia

Tak perlu menunggu lama, Datascrip sebagai distributor tunggal produk pencitraan digital Canon di Indonesia, langsung memasarkan produk ini kepada konsumen.

Canon EOS R Body Only (BO) dibanderol dengan harga Rp 39.999.000. Sedangkan untuk kamera Canon EOS R yang disertai dengan lensa RF24-105mm f/4L IS USM dijual seharga Rp 59.999.000. Dengan harga jual seperti itu, tentu Canon EOS R telah masuk ke dalam kelas premium. Tak heran, karena ini adalah kamera full-frame dengan teknologi yang serba canggih.