Jakarta, Gizmologi – Kalau beberapa waktu lalu teknologi kameranya sudah dipamerkan secara penuh, kini giliran realme untuk mengungkap desain realme 13 Pro Series 5G secara penuh. Siap dirilis perdana bulan ini di India, bentuk bodinya terlihat kurang lebih sama. Namun warna dan finishing pada permukaan sisi belakang dibuat sangat berbeda.
Sukses menghadirkan flagship killer dengan performa sekaligus kualitas kamera tinggi, realme siap untuk menyegarkan seri realme Number yang tidak kalah populer—dalam beberapa tahun terakhir menjadi opsi paling premium di Indonesia ketika seri GT telah absen sejak 2022 lalu. Tidak hanya kualitas kamera, aspek desain juga ikut diutamakan.
realme 13 Pro Series 5G hadir membawa sertifikasi pertama dari TUV Rheinland, dirancang khusus untuk kamera. Sertifikasi tersebut menjamin kamera smartphone bisa hasilkan gambar yang tajam dalam semua kondisi pencahayaan, termasuk saat low-light. Juga menjadi yang pertama di segmennya dengan dua sensor Sony LYTIA sekaligus, termasuk kamera periskopnya.
Baca juga: AI Ultra Clarity, Terobosan Baru Teknologi AI yang Siap Debut di realme 13 Pro Series 5G
Dua Warna Eksklusif Desain realme 13 Pro Series 5G
Desain realme 13 Pro Series 5G sendiri diungkap langsung melalui akun resmi realme India di X, maupun situs resminya. Terinspirasi dari pelukis legendaris asal Perancis yakni Oscar-Claude Monet, desain eksklusif tersebut bakal hadir di realme 13 Pro dan realme 13 Pro+ 5G. Keduanya bakal hadir dalam opsi warna Emerald Green, Monet Gold, dan Monet Purple.
Hanya opsi warna hijau saja yang menggunakan permukaan kulit vegan, dan tidak menjadi hero color seperti generasi sebelumnya. Menggandeng Museum of Fine Arts (MFA) asal Boston, desain realme 13 Pro Series 5G membawa dua kata kunci berbeda dari lukisan Monet, yakni Haystacks dan Water Lilies.
Varian warna Monet Gold terinspirasi dari lukisan Monet dengan tumpukan jerami yang terpancar sinar matahari, sementara versi Monet Purple merefleksikan bunga lili yang bermekaran, lebih menunjukkan nilai elegan. Finishing Miracle Shining Glass membuat desain realme 13 Pro Series 5G lebih berkilau. Ditambah dengan Sunrise Halo pada sisi modul kameranya, diteruskan dari generasi sebelumnya yang terinspirasi dari jam tangan mewah.
Meski diklaim berkilau, permukaan desain realme 13 Pro Series 5G pada sisi belakangnya, juga dilapisi oleh permukaan anti-glare untuk mengurangi bekas sidik jari. Dan seperti pada unit purwarupa yang sudah tim Gizmologi jajal kemarin, tercatat nama baru “HYPERIMAGE+” pada modul kameranya. Sebuah algoritma kamera baru berbasis AI yang bisa meningkatkan hasil foto secara otomatis.
Unggulkan Dua Sensor Sony LYTIA Sekaligus
Belum diketahui pasti spesifikasi realme 13 Pro Series lainnya. Sebelumnya, rumor sempat menyebutkan penggunaan dari chipset Snapdragon 7s Gen 3, versi cip yang lebih disegarkan dari yang sudah disematkan ke realme 12 Pro+ 5G sebelumnya. Peningkatan signifikan ada pada sektor kamera, baik secara hardware maupun software.
Seperti yang disebutkan sebelumnya, kamera realme 13 Pro+ 5G mengusung dua sensor Sony LYTIA sekaligus. Yang menarik adalah penggunaan Sony LYT-600 pada sensor telefoto periskopnya, beresolusi 50MP dan punya dimensi fisik sedikit lebih besar dari generasi sebelumnya. Setara dengan IMX882 yang ada pada sensor utama kamera POCO F6.
Sementara sensor utamanya mengusung Sony LYT-701, yang sampai saat ini masih belum diketahui detail spesifikasinya, karena belum diperkenalkan secara penuh bahkan dari pihak Sony Semiconductor. Algoritma HYPERIMAGE+ memanfaatkan AI baik saat pengambilan gambar, sampai post-processing.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

