Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Hands On Nokia 1: Mencoba Smartphone Murah Berbasis Android Oreo (Go Edition)

Perlahan tapi pasti, Nokia yang dulu merajai pasar ponsel, kemudian terjun bebas, kini mulai menanjak. Menurut data Strategy Analytics, HMD Global sebagai pemegang hak merek Nokia telah masuk 10 besar dengan porsi 1,2% di Q1 2018. Untuk memperkuat posisinya di Indonesia, hari ini HMD Global meluncurkan Nokia 1.

Menurut Miranda Vania Warokka, Marketing Head Nokia Indonesia, Nokia 1 merupakan smartphone terjangkau yang selalu memberikan pembaruan tepat waktu dengan ketersediaan versi Android Oreo (Go Edition). Pihaknya lebih memilih meluncurkan smartphone terjangkau yang menjangkau lebih banyak konsumen untuk meningkatkan pangsa pasar di Indonesia yang masih belum masuk lima besar.

“Kami menawarkan lebih banyak hal baru di di dalam smartphone Android Nokia. Mulai dari fitur baru, kinerja yang lebih hebat hingga daya tahan baterai yang lebih lama. Pembaruan ini kami harap dapat memberikan pengalaman Android terbaik dan yang paling penting, tidak ribet dan bisa digunakan oleh semua orang,” ujar Miranda, saat jumpa pers di Jakarta (15/8/2018).

Smartphone ini dibanderol dengan harga Rp999.000. Sebagai ponsel low-end di bawah Rp1 jutaan, spesifikasi yang ditawarkan pun rendah. Sehingga kinerjanya mungkin agak diragukan. Tetapi Nokia berusaha untuk menepisnya karena Android Oreo Go yang mampu bekerja dengan optimal di ponsel dengan spesifikasi rendah.

Nokia 1 merupakan smartphone global pertama di Indonesia yang dilengkapi dengan Android Oreo (Go Edition). Ponsel ini diklaim memberikan pengalaman smartphone 4G premium yang bisa dijangkau dan mudah digunakan semua orang. Terutama karena aplikasinya dirancang untuk berjalan lebih cepat dan mengkonsumsi data lebih ringan dibanding Android biasa.

Saat peluncuran berlangsung di Ruci’s Joint, Jakarta Selatan, saya sempat mencoba secara singkat ponsel terbaru Nokia ini, seperti apa kesannya? Simak ulasannya berikut ini.

Hands On Nokia 1

Nokia 1

Desain

Berbicara mengenai desain, Nokia 1 ini tampil dengan warna cerah yang mudah dikenali. Smartphone yang ramping dan pas di tangan ini menurut Nokia dirancang untuk pengguna anak muda yang tangguh dan andal. Karena mampu bertahan dari penggunaan sehari-hari yang sibuk. Rangka luar dibuat dari polikarbonat dua warna yang tangguh dan memiliki detail warna serta desain yang teliti.

Bagaimana jika saat membawa ponsel ini di perjalanan, terus tiba-tiba hujan deras? Untungnya, Nokia 1 telah memiliki sertifikasi IP52 yang melindungi perangkat dari percikan air. Tapi jangan sampai dengan sengaja dicelupkan ke dalam air ya.

Seri ini tersedia dalam dua varian warna warm red dan dark blue. Enaknya, kita bisa mengganti cover belakang, yang mereka sebut sebagai Xpress-on, dengan cepat dan mudah serta hadir dalam aneka pilihan warna terang. Karena ini bukan ponsel unibody, tetapi bagian belakang bisa dibuka untuk mencopot baterai dan mengakses slot kartu.

Saat melihatnya pertama kali, ponsel khas desain Nokia yang klasik begitu mudah dikenali. Terlihat atraktif, walau tak bisa dimungkiri, kelihatan sekali desain dan materialnya sebagai ponsel low-end.

Saat digenggam, cukup nyaman karena ukurannya yang kompak. Dalam hal desain ini, dengan posisi yang sama-sama menyasar kelas entry level, saya lebih menyukai sang kakak Nokia 2 yang terlihat lebih solid.
Baca: Review Nokia 2: Debut Smartphone Nokia Berbasis Android Kelas Entry Level

Layar

Terus terang, melihat Nokia 1 seperti terlempar ke masa beberapa tahun silam, saat Android masih tergolong baru di mana layar sentuh juga menjadi hal baru bagi sebagian konsumen. Layarnya yang berukuran 4,5″ terasa mungil jika dibandingkan dengan ponsel kekinian yang rata-rata di atas 5,5″ terlebih jika mengadopsi konsel Full View.

Layar IPS dengan resolusi FWGA yang berarti hanya 480 x 854 pixel dengan tingkat kepadatan pixel 218 ppi membuat kesan “jadul” semakin terasa. Antarmukanya pun sangat sederhana tanpa disertai efek-efek yang memikat.

Di sisi lain, layar resolusi rendah dengan antarmuka yang rendah ini membuat konsumsi baterai menjadi rendah dan menjalankan aplikasi lebih gampang. Jelas saja, Nokia 1 menjadi ponsel yang lebih mengutamakan fungsional ketimbang fitur maupun efek wow.

Kamera

Jika kamu membutuhkan smartphone dengan kualitas yang mumpuni, tentu saja Nokia 1 bukan perangkat yang tepat. Kalaupun masih cinta dengan Nokia, maka Nokia 8 adalah pilihan paling ideal. Karena ponsel ini telah memakai lensa Carl Zeiss dengan berbagai fitur yang mumpuni.

Sampai saat ini, Nokia 8 adalah flagship satu-satunya Nokia yang dipasarkan di Indonesia, dengan harga paling terjangkau dibanding kompetitor. Di luar sana, sebenarnya sudah ada Nokia 8 Sirocco yang menawarkan kemampuan lebih pintar, namun sampai sekarang masih belum beredar di Tanah Air. Begitupun dengan Nokia 7 Plus yang kualitasnya paling mendekati Nokia 8, belum juga diluncurkan di sini.

Related Posts
1 daripada 204

Nah, Nokia 1 ini sebagai smartphone entry-level, seperti yang sudah saya singgung di atas, lebih banyak menawarkan fungsi ketimbang fitur (maupun kualitas). Nokia hanya membekali ponsel ini dengan kamera belakang 5MP disertai lampu kilat LED dan kamera depan untuk selfie dengan sensor 2MP. See? Nokia 1 kembali mengingatkan pada era beberapa tahun silam.

Tidak banyak yang diharapkan dari kamera ini, namun setidaknya kamu bisa memanfaatkannya untuk merekam momen penting. Bisa melakukan panggilan video kepada pacar, keluarga atau teman untuk melepas kangen. Jika targetnya adalah para pengguna yang baru saja pindah dari feature phone menuju smartphone, maka fitur kamera seperti yang di Nokia 1 tentu bukan masalah besar. Sudah memenuhi kebutuhan.

Konektivitas

Ada rekan yang bertanya, apakah Nokia 1 sudah mendukung 4G LTE? Jangan khawatir, kendati ini adalah ponsel low-end, tetapi Nokia telah membekalinya dengan koneksi 4G LTE untuk akses internet cepat. Teknologi seluler generasi keempat ini sudah menjadi fitur standar semua ponsel Nokia yang berbasis Android. Jadi untuk akses internet, streaming, bermain game online, tidak menjadi kendala di sini.

Ponsel ini juga dibekali dengan dua slot kartu SIM bagi yang tidak puas hanya memiliki satu kartu dari operator. Karena kultur konsumen di Indonesia, masih banyak yang menggunakan kartu satu hanya untuk menelepon dan kartu lainnya untuk paket data dengan pertimbangan harga lebih terjangkau.

Slot Dual SIM ini asyiknya tidak bersifat hybrid. Jadi pada slot kedua di atas kartu SIM, kita bisa menaruh kartu penyimpanan microSD dengan kapasitas hingga 128 GB. Menariknya, kartu microSD ini bisa difungsikan seolah-oleh sebagai media penyimpanan internal yang bisa untuk menyimpan aplikasi dan game, selain konten foto, video dan lainnya.

Fitur

Berbasis Android Oreo (Go Edition), Nokia menjamin ponsel barunya ini memiliki kinerja dan kualitas tinggi yang memberikan penggunanya pengalaman android murni, aman, dan up to date. Pihak Nokia memastikan bahwa mereka akan rutin melakukan update sistem operasi, terutama yang menyangkut keamanan, hingga dua versi Android ke depan.

Sistem operasi ini dioptimalkan agar konsumen dapat menggunakan aplikasi lebih cepat, tanpa jeda yang mengganggu. Nokia 1 hadir tanpa bloatware, memberi pengalaman yang mulus setiap kali digunakan. Sebagai tambahan, aplikasi bawaan dirancang untuk menggunakan ruang penyimpanan dan data lebih sedikit, sehingga bisa melakukan lebih banyak hal dan menampung foto serta aplikasi lebih banyak di ponsel.

Walaupun ada embel-embel Go Edition, yang mencirikan sebagai platform untuk ponsel spesifikasi rendah, kita tetap bisa menginstall hampur semua aplikasi yang ada di Play Store. Terutama untuk aplikasi populer seperti WhatsApp, Facebook, YouTube, Google Maps dan lainnya.

Nokia 1 juga dilengkapi aplikasi YouTube Go yang dirancang untuk berjalan lebih cepat dan menggunakan data lebih sedikit saat kamu menonton video streaming. Kamu dapat memilih kualitas pemutaran, bahkan mengunduh video untuk ditonton nanti secara offline. Cocok bagi yang ingin menghemat paket data internet.

Kinerja

Saya tidak sampai menguji kinerja ponselnya secara detail, apalagi dengan menginstall sejumlah aplikasi benchmark di Nokia 1. Tapi setidaknya, dari modal dapur pacu yang disediakan oleh Nokia serta sistem operasi yang digunakan, kita bisa menduga seperti kinerja ponsel ini.

Nokia 1 dipersenjatai dengan chipset MT6737M besutan MediaTek dengan prosesor Quad-Core 1,1 Ghz. Ini adalah chipset Mediatek untuk ponsel low-end yang dikombinasikan dengan RAM 1GB. Jika melihat spesifikasi ponsel Android yang beredar di pasar, tentu Nokia 1 ini sangat ketinggalan. Ditambah lagi dengan layar 4,5″ yang resolusinya cuma FWGA. Nah di sinilah Android Oreo (Go Edition) memiliki peran sangat penting.

Dari percobaan singkat dengan menjalankan aplikasi, melihat berbagai menu di dalamnya, Nokia 1 ini bekerja dengan cukup smooth dan gegas. Baterai yang hanya 2150 mAh pun diklaim cukup awet bisa bertahan seharian karena layar IPS yang hemat daya dan sistem yang memang dirancang untuk konsumsi daya rendah.

Menurut fact sheet, baterai Nokia sanggup bertahan dalam kondisi stand-by hingga 15 hari. Pengujian dilakukan dalam kondisi lab tanpa ada aplikasi latar yang berjalan. Sedangkan untuk menelepon secara terus menerus, bisa kuat hingga 9 jam. Kemudian memutar musik selama 53 jam dan dipakai untuk pemutaran video hingga 4,8 jam. Cukup baik daya tahan baterainya.

Kesimpulan

Sudah jelas, dengan spesifikasi dan kemampuan yang ditawarkan, Nokia 1 ini menyasar kelas entry level. Terutama yang sebelumnya adalah pengguna ponsel feature dan ingin beralih ke smartphone. Tampilannya yang simpel tidak akan menyulitkan mereka, lebih banyak untuk mengakses fitur yang fungsional saja. Tetapi tetap bisa mencoba hal baru dengan mengunduh aplikasi di Play Store. Kinerjanya cukup bagus dengan daya tahan baterai yang juga baik.

Spesifikasi Nokia 1

Untuk mengetahui spesifikasi lebih lengkap, klik pada gambar di atas.

General

  • Device Type
    Smartphone
  • Model / Series
    Nokia 1
  • Released
    15 Agustus, 2018
  • Status
    Available
  • Price
    999.000

Platform

  • Mediatek MT6737M
  • CPU
    Quad Core 1.1 GHz
  • GPU
    Mali-T720MP1
  • RAM (Memory)
    1 GB
  • Storage
    8 GB, microSD Card support (up to 128 GB)
  • Operating System
    Android 8.1 Oreo (Go edition)

Design

  • Dimensions
    133.6 x 67.78 x 9.5mm
  • Weight
    131 g
  • Design Features
    Build: Plastic back
    Colors: Warm Red, Dark Blue
  • Battery
    Non-removable Li-Ion 2600 mAh battery
    Mixed usage up to 24 hours
    TurboPower for up to 7 hours of power in 15 minutes of charging

Network

  • Network Frequency
    LTE Cat. 4, (EMEA and APAC regions - GSM850/900/1800/1900, WCDMA 1,5,8. LTE cat4, B1,3,5,7,8,20,38,40)
  • SIM
    SIM Dual Nano SIM
  • Data Speed
    HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE Cat4 150/50 Mbps

Display

  • Screen Type
    FWVGA IPS display
  • Size and Resolution
    4.5” (11.43 cm); 480 x 854 pixels, 16:9 ratio (~218 ppi density)
  • Touch Screen
    Yes, 5 fingers touch-screen

Camera

  • Multi Camera
    No
  • Rear
    5 MP
  • Front
    2 MP
  • Flash
    LED Flash

Connectivity

  • Wi-fi Wi-Fi is a popular wireless networking technology using radio waves to provide high-speed network connections that allows devices to communicate without cords or cables, Wi-Fi is increasingly becoming the preferred mode of internet connectivity all over the world.
    802.11 b/g/n
  • Bluetooth Bluetooth is a wireless communications technology for exchanging data between mobile phones, headsets, computers and other network devices over short distances without wires, Bluetooth technology was primarily designed to support simple wireless networking of personal consumer devices.
    Yes, vBluetooth 4.2
  • USB
    Type-C 1.0 reversible connector, USB On-The-Go; magnetic connector
  • GPS GPS The Global Positioning System is a satellite-based radio navigation system, GPS permits users to determine their position, velocity and the time 24 hours a day, in all weather, anywhere in the world, In order to locate your position, your device or GPS receiver must have a clear view of the sky.
    Yes, with A-GPS support
  • HDMI HDMI (High-Definition Multimedia Interface) is a compact audio/video interface for transferring uncompressed video data and compressed or uncompressed digital audio data from a HDMI-compliant source device to a compatible computer monitor, video projector, digital television, or digital audio device.
    No
  • NFC NFC (Near field communication) is a set of standards for smartphones and similar devices to establish peer-to-peer radio communications with each other by touching them together or bringing them into proximity, usually no more than a few inches.
  • Infrared Infrared connectivity is an old wireless technology used to connect two electronic devices. It uses a beam of infrared light to transmit information and so requires direct line of sight and operates only at close range.
    No

Smartphone Features

  • Multimedia Features
    Audio: 3G2, 3GP, AAC, AMR, M4A, MKV, MP3, MP4
    Video: MP4/H.264
  • FM Radio
    Stereo FM radio
  • Web Browser Web Browser => a web browser is a software application used to locate, retrieve and display content on the World Wide Web, including Web pages, images, video and other files, The primary function of a web browser is to render HTML, the code used to design or markup webpages.
    HTML 5 with Android Browser, Google Chrome
  • Messaging
    SMS(threaded view), MMS, Email, IM
  • Sensors Sensors are electronic components that detects and responds to some type of input from the physical environment. The specific input could be light, heat, motion, moisture, pressure and location, The output is generally a signal that is converted to use in computing systems, a location sensor, such as a GPS receiver is able to detect current location of your electronic device.
    Proximity sensor, Ambient light sensor, G-sensor