Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Motorola One Fusion Plus Gunakan Mekanisme Kamera Pop-Up

1 3.086

Mungkin gaungnya tak banyak terdengar beberapa tahun belakangan ini, terutama di Indonesia. Namun Motorola masih merilis smartphone baru, terutama untuk pasar Amerika Serikat dan Eropa. Setelah rilis flagship dengan layar lengkung, Motorola Edge, kini mereka perbarui lini seri Motorola One, dengan menghadirkan Motorola One Fusion Plus. Smartphone ini unggulkan layarnya yang bebas gangguan.

Yup, kamera depannya diletakkan secara sembunyi pada bagian bodi atas smartphone, menggunakan mekanisme pop-up. Model seperti ini biasanya diadopsi untuk smartphone flagship, namun belakangan sudah sangat jarang. Hal tersebut dikarenakan penggunaan kamera pop-up membuat smartphone tidak bisa tahan air, atau dilengkapi sertifikasi tertentu. Bedanya, Motorola gunakan ini pada smartphone kelas menengah mereka.

Baca juga: Flagship Motorola Edge Series Gunakan Waterfall Display & Kamera 108MP

Spesifikasi Motorola One Fusion Plus

Motorola One Fusion Plus

Motorola One Fusion Plus punya layar berukuran 6,5 inci yang penuh tanpa notch atau punch-hole. Resolusinya cukup tinggi yaitu full HD+, dan meski belum gunakan panel berjenis AMOLED, layarnya sudah mendukung standar HDR10 untuk kualitas visual yang baik ketika menonton film dari Netflix atau sejenisnya. Jika kamu memperhatikan foto di atas, lapisan bodinya terlihat sedikit mengkilap. Ya, smartphone ini miliki bodi bermaterial plastik, bukan kaca dengan kombinasi metal.

Pada sektor dapur pacu, smartphone ini seharunya mampu melibas aplikasi dan gim dengan relatif mudah. Chipset yang digunakan adalah Snapdragon 730 dari Qualcomm, sangat cukup untuk smartphone kelas menengah. Memori RAM serta internal yang dimiliki Motorola One Fusion Plus juga cukup luas, masing-masing 6GB & 128GB. Masih kurang? Terdapat slot kartu microSD yang dapat menampung hingga 1TB.

Di sisi belakang, terdapat empat kamera yang diletakkan sejajar. Sensor utamanya beresolusi 64MP f/1.8, ditemani kamera ultra wide-angle 8MP f/2.2 dengan sudut lebar 115 derajat, kamera 5MP f/2.4 macro & 2MP sebagai depth sensor. Di bawahnya, terdapat logo Motorola yang juga berfungsi sebagai sensor sidik jari. Sementara kamera pop-upnya punya resolusi yang cukup tinggi di 16MP.

Meski belum dilengkapi NFC, Motorola One Fusion Plus masih tetap miliki jack audio 3,5mm, serta tombol pintasan untuk mengakses Google Assistant. Kapasitas baterainya cukup lapang, 5.000 mAh, dan mendukung 15W TurboPower fast charging melalui port USB-C. Kecepatan ini agaknya sedikit kurang jika dibandingkan smartphone masa kini yang setidaknya rata-rata mendukung hingga 18 watt.

Harga Motorola One Fusion Plus

Motorola One Fusion Plus

Smartphone ini akan jalankan sistem operasi terbaru, Android 10 dengan tampilan antarmuka baru dari Motorola, dinamakan My UX. Dijual perdana di Eropa pada akhir bulan Juni 2020, Motorola One Fusion Plus dibanderol seharga 299 Euro, atau sekitar Rp4,7 jutaan. Tersedia varian single maupun dual SIM dengan dua pilihan warna, Moonlight White dan Twilight Blue.

Harganya memang terdengar sedikit mahal, terutama jika dibandingkan dengan kompetitor lain yang juga merilis smartphone pada rentang Rp4 jutaan. Sebut saja Samsung Galaxy A51 atau realme 6 Pro yang tersedia resmi di Indonesia. Sementara Motorola sendiri sudah lama tidak berkiprah di tanah air. Produk terakhirnya, Z2 Play & G5s Plus, sudah diperkenalkan sejak 2017 lalu.