Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Flagship Motorola Edge Series Gunakan Waterfall Display & Kamera 108MP

0 7.405

Ketika brand ponsel lain telah merilis flagship dengan keunggulan masing-masing, Motorola seakan terlambat menghadirkan smartphone flagship versi mereka. Smartphone lipat yang telah dirilis, Motorola RAZR, tidak bisa dibilang flagship mengingat spesifikasinya yang terkesan nanggung.

Namun kali ini, Motorola langsung memasuki pasar smartphone flagship 5G dengan meluncurkan Motorola Edge series, nama yang digunakan atas dasar “endless edge” alias permukaan layar depan yang seolah tanpa tepian. Keduanya dilengkapi teknologi layar identik dengan tiga kamera utama di sisi belakang.

Motorola bekerja sama dengan operator Verizon di Amerika Serikat, mendukung jaringan mmWave 5G dengan kecepatan ungguh hingga 4Gbps. Sementara varian global nantinya akan dukung jaringan sub-5GHz. Tentunya ini dimungkinkan dengan penggunaan chipset Qualcomm Snapdragon 865, ditambah RAM 12GB LPDDR5 serta memori 256GB UFS 3.0.
Baca juga: Spesifikasi dan Foto Motorola Edge Bocor, Flagship dengan Waterfall Display

Spesifikasi Motorola Edge Series

Sama seperti flagship pada umumnya, Motorola Edge Plus menjadi varian tertinggi, memiliki layar lebar 6,7 inci dengan panel AMOLED yang mendukung standar HDR10+. Layar ini mengadopsi desain waterfall serupa Huawei Mate30 Pro, alias melengkung pada tepian kiri dan kanannya. Walaupun dimensinya besar dan sudah mendukung refresh rate 90Hz, resolusinya tergolong standar di full HD+.

Diklaim sanggup digunakan hingga dua hari pemakaian, kapasitas baterainya 5.000 mAh, yang mendukung pengecasan standar 18W lewat port USB-C, atau 15W secara nirkabel. Smartphone ini juga mendukung reverse wireless charging dengan kecepatan 5W. Yang cukup spesial, Motorola masih menghadirkan jack audio 3,5mm.

Motorola juga tak tanggung-tanggung untuk membenamkan kamera 108MP f/1.8 OIS setara Samsung Galaxy S20 Ultra serta flagship Xiaomi. Kamera utama tersebut ditemani sensor telefoto 3x optical zoom (dengan OIS), serta kamera ultra wide-angle 16MP yang juga berfungsi sebagai kamera makro dan ToF sensor. Perekaman videonya dibatasi hingga 6K, tak seperti Galaxy S20 Ultra yang mendukung sampai resolusi 8K.

Motorola Edge
Motorola Edge

Menjadi varian yang lebih murah, Motorola Edge punya hadir dengan visual serupa, dengan sedikit perbedaan pada spesifikasi. Layarnya masih sama, hanya tanpa dukungan HDR10+. Sementara sensor kamera utamanya turun ke 64MP, dengan dua sensor lainnya sama, termasuk kamera depan 25MP.

Tetap mendukung 5G, chipset yang digunakan sedikit turun ke Snapdragon 765G, dengan RAM 6GB serta memori penyimpanan 128GB. Uniknya, disediakan slot kartu microSD, tak seperti varian Edge Plus. Kapasitas baterai sedikit lebih kecil di 4.500 mAh dan tanpa dukungan wireless charging.

Harga Motorola Edge Series

Dua smartphone Motorola Edge ini bakal menjalankan sistem operasi Android 10, dan dijanjikan mendapat pembaruan ke Android 11 ketika nanti sudah resmi. Sama-sama memiliki speaker stereo yang lantang, Motorola Edge Plus dijual seharga USD 1.000 atau Rp15 jutaan, sementara sang adik di 599 Euro atau Rp10 jutaan.

Motorola Edge Plus akan dipasarkan lebih dulu di Amerika Serikat, eksklusif Verizon mulai tanggal 14 Mei mendatang. Sementara Motorola Edge bakal dirilis lebih dulu untuk regional Eropa, Amerika Latin serta Asia Pasifik, menyusul Amerika Serikat belakangan.