Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Spesifikasi dan Foto Motorola Edge Bocor, Flagship dengan Waterfall Display

0 570

Produsen ponsel yang dulu dikenal dengan ponsel lipatnya yang ikonik, Motorola, sudah lama tidak merilis sebuah flagship untuk bersaing dengan lainnya. Motorola Razr yang tak lama dirilis dengan layar lipat pun menggunakan kombinasi spesifikasi yang setara dengan ponsel Android kelas menengah.

Nah, kini beredar rumor jika Motorola sedang mempersiapkan sebuah flagship yang dinamakan Motorola Edge (atau Edge+). Serupa dengan Huawei Mate 30 Pro, ponsel ini akan mengadaptasi layar lengkung “waterfall display”.  Penasaran dengan spesifikasi dan bentuknya?

Motorola Edge dengan Waterfall Display

Tampilan layar Motorola Edge.

XDA Developers berhasil mendapatkan beberapa foto yang menunjukkan desain Motorola Edge dari berbagai sudut. Meski layar depannya melengkung sampai ke tepian, tombol fisik untuk power beserta volume masih ada di bagian sisi ponsel, berbeda dari Huawei yang menggantinya dengan tombol virtual di dalam layar. Berdasarkan sumber yang didapat oleh XDA, Motorola Edge juga tetap dilengkapi jack audio 3,5mm beserta slot kartu microSD, dua fitur yang mulai jarang ditemui pada ponsel kelas atas.

Slot kartunya berjenis hybrid, dan terletak di bagian atas. Pengguna dapat mengatur refresh rate pada layar 6,67 inci 1080p ponsel ini, baik 60Hz, 90Hz, atau auto menggunakan AI yang disesuaikan oleh aplikasi yang sedang dijalankan. Kamera depannya beresolusi 25MP berjenis hole-punch seperti Galaxy S20 maupun OPPO Find X2 series.

Baca juga: Resmi Diluncurkan, Ini Spesifikasi dan Harga OPPO Find X2 di Indonesia

Layar, kamera dan bodi belakang Motorola Edge

Sementara di sisi belakang, Motorola Edge punya tiga sensor kamera yang dijajarkan secara vertikal dari sudut kiri atas. Sensor tersebut masing-masing beresolusi 64MP dengan pixel binning, 16MP ultra wide-angle, dan sensor telefoto 8MP. Ketiganya ditemani dual LED flash dan laser autofocus.

Spesifikasi Motorola Edge & Edge+

Untuk spesifikasi lainnya, Motorola Edge akan menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon 765, dengan RAM 6GB dan penyimpanan internal 128GB. Baterainya berkapasitas 4500 mAh dan masih belum mendukung pengecasan nirkabel (wireless charging). Sedangkan untuk Motorola Edge+, spesifikasi sedikit meningkat seperti penggunaan Snapdragon 865, 12GB RAM, baterai 5000 mAh dan sensor kamera utama 108MP. Sensor sidik tidak jadi satu dengan logo Motorola di bodi belakang pada umumnya, melainkan sudah menggunakan in-display fingerprint sensor pada layar.

Render foto depan dan belakang Motorola Edge Plus
Render foto Motorola Edge+ dari OnLeaks.

Kabarnya, Motorola Edge dan Edge+ seharusnya diperkenalkan saat gelaran Mobile World Congress 2020, yang dibatalkan perihal penyebaran virus COVID-19 yang ada saat ini. Belum diketahui kapan pastinya Motorola akan merilis kedua ponsel flagship tersebut. Setelah diakuisisi Google kemudian Lenovo, Motorola sempat sukses lewat lini ponsel Android terjangkaunya, Moto G series saat belum banyak produsen ponsel yang bisa menawarkan spesifikasi menarik dengan harga kompetitif. Namun banyaknya persaingan membuat namanya semakin tidak terdengar, terutama di Indonesia.