Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

ZTE Ambil Momentum IFA 2018 untuk Rilis Axon 9

Hanya tinggal dalam hitungan hari Internationale Funkausstellung Berlin atau IFA atau salah satu pameran industri tertua di Jerman bakal digelar. ZTE akan memanfaatkan momentum akbar ini untuk rilis Axon 9, smartphone canggih penerus Axon 7.

Rilis Axon 9 dalam ajang tersebut diketahui dari promo yang beredar di media massa, termasuk situs teknologi Jerman Androidpit. Sang kakak, Axon 7, telah diperkenalkan pada 2006. Selain melakukan rilis Axon 9, ZTE juga akan memperkenalkan inovasi 5G yang mereka sebut sebagai yang terdepan dari yang lain dalam display gerai mereka dalam pameran ini nantinya. Tak hanya itu, ZTE dikabarkan akan menyisipkan rilis smartphone seri Blade terbaru di sini.

Rilis Axon 9 dikabarkan bakal menawarkan ke pengunjung rasio display 18:9 dengan tenaga prosesor Snapdragon 845 SoC.

Akan tersedia kamera belakang ganda, yang mirip dengan tren kamera smartphone flagship zaman now.

Diambil dari gsmarena.com, rilis Axon 9 mencakup pula layar ukuran 6 inci AMOLED dengan QHD+resolusi. Resolusi tinggi AMOLED merupakan salah satu fitur yang akan jadi jualan utama dari Axon 7.

Related Posts
1 daripada 175
Tak hanya smartphone, pameran ini akan menampilkan inovasi terbaru di bidang lainnya oleh produsen ternama di dunia. Foto oleh androidpit.com

Dalam rilis Axon 9, pengunjung bisa mengetahui kekuatan kamera smartphone ini. Akan ada 20MP sensor utama pada kamera belakangnya (upgrade atas kamera ganda 12MP pada Axon 7) sedangkan kamera ganda untuk selfie berkekuatan sensor utama 13MP.

Baca juga: ZTE Tawarkan Teknologi Pre 5G ke Operator Seluler di Indonesia

Chipset Snapdragon 845 dikabarkan akan berpasangan dengan 6GB RAM dan ruang penyimpanan 128GB/256GB untuk model topnya. Dalam rilis Axon 9 kemungkinan pula diperkenalkan versi yang lebih terjangkau, yakni 4GB RAM dengan ruang penyimpanan 64GB.

Sumber lainnya dari androidhits.com mengungkapkan Axon 9 akan dibanderol antara US$550 atau sekitar Rp8 jutaan dan US$630 atau sekira Rp9,1 jutaan. Rilis Axon 9 ini merupakan kabar segar setelah pada April 2018 pemerintah AS melarang ZTE menggunakan teknologi buatan negara Paman Sam tersebut selama tujuh tahun. Tetapi bulan lalu, Sekretariat Departemen Perdagangan AS menarik kembali larangan tersebut pada firma AS menjual produk ke ZTE setelah ZTE membayar penalti akhir senilai US$400 juta dari US$1,4 miliar denda yang harus dibayarkan.

 

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More