Jakarta, Gizmologi โ Setiap tahunnya, Samsung secara rutin hadirkan opsi flagship dalam form factor berbedaโGalaxy S Series di awal tahun, serta foldable di semester kedua. Untuk tahun 2024, kabarnya Samsung siap hadirkan Galaxy Z Fold 6 dalam dua varian berbeda, dengan versi ekonomis untuk jangkau lebih banyak konsumen.
Setelah hadirkan seri Fold perdananya di 2019, Samsung secara rutin merilis duo Galaxy Z Fold dan Z Flip setiap tahun sejak 2020 hingga 2023 lalu. Seri Galaxy Z Flip selalu hadir dengan banderol harga lebih murah, sementara seri Fold menyasar jenis konsumen lebih terbatas selain karena banderol harga premiumnya.
Dikutip dari situs The Elec, Samsung pada tanggal 23 Januari kemarin tengah berencana untuk menghadirkan seri Galaxy Z Fold 6 dalam varian lebih murah. Hal tersebut ditujukan agar tingkat penetrasi smartphone foldable langsung bisa terus naik, sekaligus berekspansi lebih jauh di pasar global. Disebutkan juga bila ini adalah pertama kalinya Samsung ingin rilis foldable ekonomis.
Baca juga:ย Ini Performa Exynos 2400, Hadir di Samsung Galaxy S24 dan Galaxy S24+
Z Fold 6 Versi Ekonomis Dinilai Bisa Tingkatkan Penjualan

Lebih lanjut, bila rencana ini benar-benar dilakukan, maka untuk pertama kalinya Samsung bakal hadirkan tiga opsi smartphone foldable di 2024, terdiri dari Galaxy Z Fold 6, Z Fold 6 versi ekonomis, serta Galaxy Z Flip 6. Alasan lainnya adalah untuk tingkatkan daya saing Samsung terutama di China.
Seperti yang kita tahu, tidak banyak brand smartphone yang bisa hadirkan opsi foldable untuk pasar globalโdi Indonesia sendiri baru sebatas Samsung, OPPO, dan TECNO saja. Sementara di China, Samsung harus bersaing dengan banyak brand lainnya seperti Xiaomi, Huawei, hingga Honor.
Firma riset Omdia sendiri menyebutkan bila jumlah pengiriman smartphone foldable di China pada kuartal ketiga tahun lalu, hanya berhasil menempatkannya pada peringkat ketiga dengan nilai 19%. Posisi pertama dicapai oleh Honor dengan 28%, lalu diikuti Huawei dengan 26%. Untuk itu, diharapkan Galaxy Z Fold 6 versi terjangkau bisa bantu Samsung dalam mencapai posisi lebih tinggi.
Namun begitu, analis masih mempertanyakan dampak efektivitas Samsung dalam hadirkan Galaxy Z Fold 6 versi terjangkau. Disebutkan bila tren smartphone tahun ini masih penuh ketidakpastian, di mana permintaan akan produk premium bisa menjadi lebih tinggi. Sehingga hadirkan smartphone lipat kelas entri juga bisa berdampak buruk bagi profitabilitas Samsung.
Samsung Siap Bikin Foldable Lebih Tipis

Hadirnya perangkat foldable dengan harga lebih terjangkau, memang tidak menjadi jaminan bila akan lebih laris di pasaran. Pada akhir tahun kemarin, TECNO berhasil hadirkan Phantom V Flip 5G sebagai smartphone flip termurah di Indonesia, dengan banderol harga penjualan awal mulai Rp7,999 juta saja. Namun begitu, pihak resmi TECNO mengatakan bila penjualannya sampai sekarang belum berhasil memenuhi target.
Padahal, harga perangkatnya hampir 50% dari harga smartphone flip terbaru dari OPPO hingga Samsung. Samsung sendiri juga sudah menurunkan harga jual seri flip terdahulunya, seperti Galaxy Z Flip 3 yang kini bisa didapat mulai Rp8,999 juta saja. OPPO juga mengikuti langkah serupa, membuat harga OPPO Find N2 Flip menjadi Rp9,999 juta dalam periode penjualan tertentu.
Selain berencana hadirkan Z Fold 6 versi murah, Samsung juga disebut siap menyempurnakan desain foldable paling premiumnya. Hal ini agar membuat konsumen lebih tertarik dengan penawaran Samsung, mengingat salah satu kompetitor terbesarnya yakni Honor bisa hadirkan perangkat smartphone lipat super tipis yang ternyata memikat hati konsumen.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



