vivo Y53s 4G Rilis dengan Helio G80, Siap Masuk Indonesia?

Agar tetap memiliki daya saing tinggi dengan para kompetitor, vendor asal China, vivo terus melengkapi jajaran smartphone-nya dalam segmen pasar yang beragam. Untuk lini flagship, dijalin kerja sama dengan ZEISS demi kamera terbaik. Sementara lini terjangkaunya gunakan desain cantik, seperti vivo Y53s 4G.

Jangan sampai tertukar, karena yang dihadirkan pada awal bulan Juli ini berbeda dengan yang rilis awal Juni lalu. Ya, seperti yang terlihat pada namanya, vivo Y53s 4G merupakan opsi lebih terjangkau, dengan dukungan jaringan LTE. Rasanya semakin banyak vendor yang kini rilis perangkat dalam satu tipe, namun punya dua versi jaringan ya.

Baca juga: vivo Y53s 5G Meluncur dengan Snapdragon 480 & Memori 256GB

Meski secara keseluruhan masih mirip, ada beberapa bagian yang dibuat berbeda. Sensor kamera dibuat lebih samar dengan warna hitam pada modulnya, sementara lampu flash di bawahnya digeser ke kiri. Kombinasi warna gradasinya juga dirancang berbeda. Plus penghematan sana sini pada spesifikasinya.

vivo Y53s 4G Punya Setup Tiga Kamera Utama

vivo Y53s 4G

vivo Y53s 4G masih mengusung sensor sidik jari yang menyatu dengan tombol power. Artinya, layar dari smartphone Android terjangkau ini masih gunakan panel IPS. Cukup besar di 6,58 inci dan sudah beresolusi tinggi full HD+. Hanya saja, masih dengan refresh rate standar plus desain waterdrop notch yang mulai terkesan agak ketinggalan.

Sama seperti smartphone vivo pada umumnya, bodi vivo Y53s 4G dirancang cukup tipis dan ringan, masing-masing di 8,38mm dan 190 gram. Kamera depannya beresolusi 16MP, sementara jumlah kamera belakang justru lebih banyak dari versi 5G. selain sensor 64MP f/1.79, juga disematkan dua sensor 2MP untuk foto potret serta foto jarak dekat. Lengkap dengan mode profesional hingga mode malam.

vivo Y53s 4G

Hadir lebih murah dan tanpa dukungan 5G, tentu cip yang digunakan pun berbeda. MediaTek Helio G80 octa-core dipilih oleh vivo untuk mentenagai perangkat terbarunya ini, bersama dengan RAM 8GB (mendukung extended RAM sampai 11GB) serta penyimpanan internal 128GB. Bila dirasa kurang, slot kartu microSD tersedia secara dedicated, alias tak memakan jatah dua kartu nano SIM.

Kapasitas baterainya juga tergolong besar di 5,000 mAh, mendukung fast charging lewat port USB-C. Hadir lebih dulu di Vietnam, vivo Y53s 4G dibanderol seharga VND6,990,000, atau sekitar Rp4,4 jutaan. Dalam dua balutan warna yang sama-sama berikan efek gradasi.

Sudah Kantongi Sertifikasi TKDN, Siap Beredar Resmi

vivo Y53s 4G

Menariknya, smartphone ini telah berhasil mengantongi sertifikasi TKDN, sebagai prasyarat agar dapat dijual resmi di Tanah Air. Rilis sejak 14 April lalu, ditemukan sebuah sertifikat dengan nama perangkat “vivo V2058”. Nomor model yang sama juga bisa ditemukan lewat situs Postel Ditjen SDPPI.

Dengan nilai TKDN mencapai 32,41%, lantas apakah yang bakal hadir di Indonesia versi 4G atau 5G? Bila mengikuti rumor yang beredar pada Mei lalu, vivo Y53s telah muncul pada sebuah listing dari Google Play Console. Dalam seri perangkat yang sama, diketahui beberapa spesifikasi perangkat tersebut. Mulai dari prosesor, RAM hingga resolusi layar.

Ketika ditilik jenis prosesornya, tertera chipset MediaTek Helio G80. Artinya, kode nama produk ini digunakan untuk varian 4G, mengingat vivo Y53s 5G hadir dengan cip Snapdragon 480 5G. Benar atau tidaknya, kita nantikan saja kehadirannya secara resmi pada waktu mendatang ya.

Tinggalkan komen