Pennsylvania, Gizmologi โ Berbeda dengan smartband pada umumnya yang hanya bisa mendeteksi kualitas tidur, perangkat besutan Apollo Neuroscience ini diklaim mampu meningkatkannya secara signifikan. Bagaimana cara kerjanya?
Selama ini gangguan tidur memang jadi masalah bagi sebagian orang. Bahkan di zaman now, tidur 7-8 jam dianggap sebuah kemewahan.
Lalu bagaimana cara mengatasinya? Selain metode latihan pernapasan tersendiri, ada beberapa obat maupun herbal tertentu yang diyakini bisa meningkatkan kualitas tidur. Namun jika ada cara yang lebih moderen seperti penggunaan perangkat tertentu, kenapa tidak?
Adalah Apollo Neuroscience yang berhasil menghadirkan sebuah perangkat smartband yang diyakini bisa meningkatkan kualitas tidur. Cara kerjanya sangat berbeda dari smartband yang beredar di pasaran, di mana fungsinya sebagai pendeteksi kualitas tidur.
Bukan sekedar klaim, pihak Apollo bahkan sudah melakukan berbagai riset dengan mengujicobakan perangkat tersebut kepada publik. Hasilnya dengan penggunaan secara konsisten selama 3 jam lebih per hari sekitar 5 hari lebih seminggu dalam kurun 3 bulan lebih, didapati para responden mengalami kemajuan luar biasa pada kualitas tidur dan pemulihan kardiovaskular.
Cara Kerja Apollo Neuro Smartband

Seperti dikutip Gizmologi dari website resminya, Senin (13/11/2023), Apollo Neuroscience telah melakukan ujicoba perangkat tersebut kepada 582 responden yang berusia 18 tahun ke atas, di mana sebanyak 19% responden mengaku tidurnya lebih pulas dan 14% mengalami peningkatan REM (Rapid Eye Movement) ketika tidur.
Bukan cuma itu saja, sebanyak 6% responden juga mengaku mengalami peningkatan dalam jumlah durasi tidur dan 4% mengalami penurunan detak jantung. Di sisi kardiovaskular, sebanyak 11% lebih pengguna mengalami peningkatan HRV (Heart Rate Variability).
Berbeda dengan smartband pada umumnya yang menggunakan cara kerja sensor, perangkat bernama Apollo Neuro ini bekerja dengan melakukan pijatan kecil yang senyap ke bagian tubuh seperti pergelangan tangan dan pergelangan kaki. Untuk mode getaran pijatan juga bisa disesuaikan untuk tujuan pengguna, misalnya Unwind, Focus, dan Fall Asleep.
Jadi bisa dibilang selain bisa meningkatkan kualitas tidur dan sistem kardiovaskular penggunanya, smartband Apollo bisa membantu fokus dan memberikan ketenangan bagi penggunanya. Bahkan, perangkat ini diklaim bisa menjaga mood bagi penderita autism dan ADHD (Attention Defisit Hyperactivity Disorder).
Baca juga: Huawei Band 8 Punya Bobot Lebih Ringan
Dengan segala fungsi yang dimilikinya, tentu tak mengherankan jika Apollo smartband dibanderol dengan harga yang mahal, yakni US$349 atau sekitar Rp5 jutaan. Tampaknya harga ini memang merefleksikan pameo bahwa tidur yang pulas merupakan kemewahan tersendiri.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



