Jakarta, Gizmologi โย Garmin baru saja merilis produk tracker terbaru, Alpha LTE yang diperuntukkan bagi hewan peliharaan terutama anjing. Sayangnya perilisan produk ini hanya terbatas di beberapa negara Uni Eropa saja, yakni Perancis, Italia, Spanyol, Jerman, Swedia, Finlandia, Norwegia, dan Denmark. Sepertinya budaya memelihara anjing yang juga dipakai untuk menemani berburu maupun menjaga ternak menjadi salah satu sebab negara tersebut menjadi pilihan untuk merilis produk ini.
Garmin Alpha LTE bekerja menggunakan teknologi seluler LTE serta frekuensi VHF (Very High Frequency) agar dapat digunakan melacak keberadaan anjing yang dipasangi perangkat ini. Pengguna dapat menghubungkan perangkat ini dengan smartphone atau smartwatch milik Garmin. Selain itu, proses tracking juga dapat dilakukan untuk lebih dari satu perangkat pada banyak anjing peliharaan.
Sebagai perangkat elektronik, Alpha LTE memiliki daya tahan baterai lithium-ion mencapai 18 jam penggunaan dynamic tracking. Dan dapat dipasangkan secara aktif dalam rentang waktu 75 jam dengan catatan fitur LTE dinon-aktfikan. Baterai dalam perangkat tentu saja dapat diisi ulang jika diperlukan menggunakan port USB type C.
Ada 7 pilihan warna seperti kuning, magenta, cyan, putih, hijau, merah, dan biru. Warna-warna tersebut membuat perangkat (dan juga sang anjing) jadi lebih mudah dilihat dari kejauhan. Jika belum cukup, Garmin masih menyematkan fitur lampu LED untuk membantu melihat di area lebih gelap. Perangkat ini memiliki dimensi ukuran 70 x 35.8 x 30.7 milimeter (~2.8 x 1.4 x 1.2-in) dan bobot 50.8 gram.
Baca juga: Mendukung Pelestarian Lingkungan, Garmin Descent G1 Solar Ocean Edition Terbuat dari Limbah Lautan
Harga Garmin Alpha LTE

Garmin Alpha LTE dibuat untuk memudahkan pengguna dalam pencarian hewan peliharaan mereka. Spesifikasi warna dan fitur di dalamnya jelas disiapkan untuk kondisi lingkungan Eropa yang masih dapat dijumpai hutan-hutan. Begitu juga dengan aktivitas berburu atau menjaga ternak yang masih sering dijumpai di negara tempat perrilisan produk.
Dukungan perangkat ini termasuk lewat aplikasi Garmin Alpha melalui sistem iOS atau Android. Aplikasi ini memberikan visual pergerakan anjing yang dipasangi Alpha LTE. Termasuk kecepatan dan jarak pergerakan dari anjing yang dimaksud. Untuk berlangganan aplikasi ini dapat membayar 59.99 euro. Garmin memberi kesempatan untuk aplikasi lain yang juga dapat melakukan tracking untuk terintegrasi dengan perangkat Alpha LTE.
Pengguna pun dapat memanfaatkan smartwatch seperti Instinct 2 untuk tracking anjing. Jumlah tracking akan bergantung kepada banyaknya perangkat yang digunakan untuk setiap anjing berbeda.
Garmin Alpha LTE dijual dengan harga 299.99 euro atau sekitar Rp5 jutaan. Belum ada informasi apakah perangkat ini akan masuk untuk pasar di negara lain, termasuk Indonesia. Selain itu, tracking untuk hewan peliharaan seperti anjing seperti Alpha LTE sebenarnya bukan hal baru dan bisa diperoleh dari produsen lain. Hanya saja klebihan Garmin, seperti juga ditemukan pada produk smartwatch, terletak pada tingkat akurasi dan presisi pada sensor GPS miliknya.
Temukan konten gadget dan teknologi terbaru dari Gizmologi diย Google News
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



