Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Review realme C11: Entry Level dengan Layar Lebar dan Baterai Besar

1 106.935

Sebuah lompatan yang jauh. Itu yang saya rasakan ketika sudah mencoba sebuah smartphone entry level terbaru dari realme Indonesia ini. Jauh, jika dibandingkan dengan realme C2 baik secara spesifikasi maupun digit angka penamaannya. Jauh juga kalau dibandingkan dengan X3 SuperZoom yang baru saya ulas beberapa waktu lalu.

Namanya juga smartphone terjangkau, jadi sangat wajar bila realme C series telah digunakan lebih dari 13 juta orang di seluruh dunia. Hal tersebut juga yang mendasari realme Indonesia untuk hadirkan realme C11, penerus dengan trendsetting technology dan trendsetting design.

Membawa desain yang seutuhnya baru, inilah ulasan lengkap saya tentang realme C11. Smartphone yang bakal menjadi pilihan populer untuk segmen entry level di tahun 2020.

Desain

Bodi belakang realme C11

Ini adalah bagian dimana saya paling semangat buat ngejelasinnya. Akhirnya, setelah dinanti-nanti, realme membawa desain yang benar-benar fresh dan berbeda dari seri-seri sebelumnya. Ya, realme C11 memiliki desain bodi belakang baru yang disebut “Geometric Design”. Permukaannya dibuat bertekstur seperti realme C2, tetapi desain kameranya sudah sangat berbeda.

Susunan kameranya memang masih sejajar, tapi desain frame-nya kini dibuat kotak, dengan tulisan “AI Camera” di sebelahnya. Desain kamera realme C11 terlihat seperti smartphone flagship yang punya harga jauh lebih mahal. Selain itu, di bawah kameranya, ada aksen warna yang sedikit berbeda, memanjang sampai bodi paling bawah.

Logo realme di bodi belakang realme C11

Di bawah, kamu bakal menemukan logo realme yang juga bertekstur. Ukuran font-nya memang cukup besar, tapi karena warnanya tidak dibuat putih, jadi tidak terlalu mencolok. Awalnya saya berharap untuk mengulas varian warna Mint Green. Tapi lama kelamaan, unit berwarna Pepper Grey ini cukup asik untuk dilihat.

Untuk kelengkapan tombol dan port, terdapat tombol power serta volume di sebelah kanan bodi smartphone. Di sebelah kiri kamu bisa menemukan slot kartu non-hybrid (triple slot). Sementara jack audio 3,5mm, mikrofon, port micro-USB serta speaker mono diletakkan sejajar pada bagian bawah.

Secara keseluruhan, desainnya berhasil membuat saya untuk ingin menenteng smartphone ini terus-terusan. Pun ketika ada orang yang melihat, mereka kaget kalau smartphone ini ada di kelas entry level, menggantikan realme C2. Finishing doff, nggak licin, nggak gampang kotor pula. Overall, desain baru realme C11 ini bisa menjadi nilai jual yang sangat tinggi.

Layar

Layar realme C11

Layar realme C11 memiliki dimensi 6,5 inci, meningkat dari 6,1 inci di realme C2. Panel yang digunakan masih sama, IPS LCD dengan rasio 20:9, dan memiliki rasio bodi ke layar sebesar 80,7%. Ukuran mini-drop notch-nya juga relatif kecil, dengan lebar bezel bawah yang masih sangat wajar.

Dengan dimensi bodi yang mirip serta besaran layar sama, kurang lebih menggenggam realme C11 terasa sama seperti realme C2. Meski hadir lebih murah, smartphone ini punya kualitas layar yang baik dengan resolusi HD+. Saturasi dan kontrasnya bisa dibilang bagus, bahkan lebih baik dari kompetitor sekelasnya. Keseimbangan putihnya juga cukup, dengan pengaturan tambahan yang bisa diakses lewat menu Settings.

Mini-drop notch realme C11

Nonton media seperti serial tv atau film di layar lebar realme C1 cukup nyaman. Hanya saja, smartphone ini belum dilengkapi sertifikasi Widevine L1, jadi kalau streaming Netflix belum bisa sampai kualitas HD. Selain itu, fitur auto-brightness bekerja dengan cukup baik.

Sedikit catatan, tidak ditemukan informasi mengenai perlindungan tambahan seperti penggunaan Gorilla Glass pada realme C11. Jadi ada baiknya untuk tetap gunakan proteksi layar yang sudah terpasang supaya tidak tergores ya.

Kamera

Kamera realme C11

Secara spesifikasi di atas kertas, tak ada yang beda dari kamera realme C11 jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Sama-sama memiliki lensa utama 13MP f/2.2 yang sudah mendukung PDAF, plus tambahan lensa 2MP f/2.4 sebagai depth sensor. Fitur lainnya juga turut hadir seperti HDR dan Chroma Boost untuk tingkatkan saturasi foto.

realme juga hadirkan mode expert untuk konfigurasi lanjutan bagi para profesional, dengan dukungan shutter speed mulai 1/8000 hingga 16 detik serta ISO 100 – 6400. Nah, nggak cuma itu, realme C11 bahkan membawa fitur dari sang flagship yang bahkan belum dimiliki seri C2. Fitur tersebut adalah mode Nightscape.

Sesuai namanya, fitur ini sangat berguna ketika berada dalam kondisi kurang cahaya. Ini adalah pertama kalinya fitur serupa hadir di C series, bahkan smartphone lain sekelasnya. Proses pengambilan foto membutuhkan waktu sekitar empat detik, jadi pastikan objek harus tetap berdiam ya. Hasilnya bisa dibilang cukup memuaskan, meski ada kondisi dimana foto malah jadi terlalu terang dan malah menambah noise.

Hasil foto tanpa menggunakan mode Nightscape.
Menggunakan mode Nightscape.

Karena kelas entri, awalnya saya tidak berharap banyak dari hasil foto realme C11. Namun setelah dicoba ambil foto seharian dari pagi hingga malam, kamera utamanya cukup capable untuk mengabadikan momen sehari-hari. Adanya depth sensor membuat separasi antar objek dengan background cukup halus dan akurat.

Di beberapa foto kondisi malam hari, saya justru memilih hasil foto tanpa Nightscape karena sudah cukup terang dan menunjukkan kondisi pencahayaan yang sesungguhnya. Saat ambil foto yang menghadap sinar matahari langsung, mode HDR otomatis menetralkan exposure foto, sehingga tidak ada bagian yang terlalu gelap atau terang, hampir semuanya seimbang. Untuk hasil foto lengkapnya dapat kamu akses pada album berikut ini.

Menggunakan mode HDR, langsung melawan cahaya matahari siang.
Outdoor, cahaya melimpah.
Indoor, cahaya cukup.
Menggunakan mode potret.
Sore hari, cahaya cukup.
Menggunakan kamera depan, cahaya cukup.

Sementara untuk perekaman video, tidak ada yang spesial. Dapat merekam hingga resolusi maksimum 1080p 30fps, realme C11 belum dilengkapi dengan EIS. Sehingga pastikan tangan cukup stabil ketika sedang merekam menggunakan smartphone ini.

Fitur

Menjalankan realme UI berbasis Android 10 dan ColorOS 7, tampilannya secara default terlihat cukup rapi dan sederhana. Namun ketika ditelusuri lebih lanjut, pengguna dapat mengganti tema sampai bentuk ikon sesuai keinginan. Dark mode juga tentunya hadir, dengan kemampuan untuk ubah aplikasi pihak ketiga seperti Gojek dan Grab agar tampilannya menjadi gelap.

Fitur yang cukup memudahkan lainnya adalah ketuk dua kali untuk menyalakan layar plus mengunci layar. Ingin ambil screenshot? Cukup dengan menggeser ke bawah gunakan tiga jari. Ingin menjalankan split screen (tampilkan dua aplikasi sekaligus)? Geser ke atas dengan tiga jari. Dan masih banyak fitur lain yang dapat dipersonalisasi.

Oh ya, smartphone ini belum dilengkapi dengan sensor sidik jari. Sehingga opsi buka kunci layar hanya ada dua; menggunakan password/PIN secara konvensional, atau lewat fitur face unlock. Fitur ini berjalan cukup optimal, membutuhkan waktu 1-3 detik, bergantung dari kondisi pencahayaan. Cukup praktis menjadi alternatif atas absennya sensor sidik jari.

Performa

Mungkin nama chipset-nya masih terdengar cukup asing saat ini. Memang, chipset yang digunakan pada realme C11 ini tergolong baru, dimana smartphone ini menjadi salah satu yang pertama menggunakannya. MediaTek Helio G35 memiliki arsitektur CPU octa-core 64 bit, gunakan struktur Cortex A53 dengan kecepatan 2,3Ghz. Proses produksinya sudah 12nm, sehingga efisien daya.

Prosesor ini cukup ideal untuk pengguna smartphone dan gamer pemula. Digunakan untuk bermain Mobile Legends masih nyaman, sementara untuk PUBG: Mobile, grafis default-nya adalah smooth – medium. Ketika digunakan untuk bermain, terasa lag sedikit di sana-sini, terutama ketika ada banyak elemen 3D atau sedang berkendara. Tapi masih sangat bisa dinikmati, kok.

PUBG Mobile realme C11

Unit yang kami dapat memilki memori RAM dan penyimpanan internal 2GB+32GB, namun realme C11 juga hadir dalam opsi RAM 3GB dengan penyimpanan yang sama. Notifikasi dari berbagai aplikasi masih berjalan lancar, hanya saja untuk berpindah aplikasi lebih sering membutuhkan proses reload. Kalau memang hobi multitasking, sangat disarankan untuk membeli varian memori 3GB+32GB.

Kalau memori 32GB dirasa kurang, kamu bisa menambahkan kartu microSD hingga kapasitas 256GB. Dengan konfigurasi triple slot, realme C11 dapat menampung dua kartu nano SIM plus microSD sekaligus.

Baterai

Sesuai dengan slogannya, “Baterai Cadas, Seru Tanpa Batas”, saya kesulitan untuk menghabiskan daya realme C11 ini. Seberapa lama kapasitas baterai 5.000 mAh yang dimilikinya bisa bertahan? Lepas charger dalam kondisi 100% pukul 8 pagi, pukul 11 pagi sudah tinggal 5%… dua hari kemudian. Iya, dengan pemakaian ala saya, realme C11 bisa menyala hingga 50 jam lebih.

Itu sudah dengan berbagai aplikasi yang membutuhkan notifikasi, serta selalu terhubung dengan realme Watch. Beberapa kali ambil foto plus dijadikan mobile hotspot. Jika digunakan dengan lebih ringan atau tidak se-intensif saya, baterainya bisa tahan lebih lama lagi tentunya. Mendukung OTG reverse charging, kamu dapat mengisi daya perangkat lain alias menggunakan realme C11 layaknya power bank.

Pengisian baterainya membutuhkan waktu sekitar 3 jam lebih, gunakan charger 10 watt dari paket pembelian. Sangat wajar, dan menurut saya tidak masalah karena baterainya pun sangat awet. Hanya saja, saya berharap kalau port yang digunakan sudah USB-C, agar tidak perlu membawa banyak jenis kabel ketika sedang bepergian.

Harga realme C11

Ya, Indonesia merupakan negara pertama yang menjadi tempat peluncuran realme C11. Berapa harganya? Smartphone kelas entry selalu sensitif mengenai harga. Bahkan selisih beberapa ratus ribu saja bisa mempengaruhi keputusan untuk membeli.

Smartphone ini dibanderol di kisaran harga Rp1,599 juta untuk varian 2GB+32GB. Sedangkan untuk varian 3GB+32GB dipasarkan dengan harga Rp1,699 juta. Menurut realme, ini merupakan harga terbaik di kelasnya. Dan jika ingin yang lebih terjangkau lagi, kamu bisa mengikuti program fash sale.

realme C11 akan mengadakan flash sale pertama pada 1 Juli 2020 di Lazada, Akulaku & realme.com mulai jam 10:00 WIB. realme C11 dengan opsi memori 2GB+32GB dapat dibeli dengan harga Rp 1.499.000 sedangkan untuk opsi memori 3GB+32GB dapat dibeli dengan harga Rp 1.599.000. realme juga akan memberikan cashback 100% untuk orang pertama yang membeli realme C11 di realme.com.

Kesimpulan

Kelengkapan realme C11

Sepertinya saya bisa memahami alasan realme untuk berikan lompatan yang jauh dalam penamaan smartphone terbarunya ini. realme C11 memang membawa banyak peningkatan, mulai dari performa, daya tahan baterai, layar yang lebih besar sampai desainnya yang benar-benar fresh. Diperbarui agar lebih sesuai dengan tren yang ada saat ini. Setelah menggunakannya selama dua minggu, saya cukup puas dengan realme C11, sang Entry Level King terbaru dari realme.

Selain desain kamera, fitur lainnya yang biasa hanya ditemukan di smartphone flagship adalah hadirnya mode Nightscape pada kameranya. Berikan kesempatan lebih banyak orang untuk hasilkan foto terbaik dalam segala kondisi. Di harga Rp1,5 jutaan, realme C11 tentu layak menjadi pilihan smartphone terbaik di kelasnya.

Beli smartphone realme di:

Shopee.co.id Lazada.co.id Bli bli.com ERASPACE JD.ID Tokopedia.com

Spesifikasi realme C11

realme C11 aps

General

Device Type Smartphone
Model / Series realme C11
Released 30 Juni, 2020
Status Available
Price Rp1.599.000 (2+32GB), Rp1.699.000 (3+32GB)

Platform

Chipset MediaTek Helio G35 (12 nm)
CPU Octa-core (4 x 2.3 GHz Cortex-A53 & 4 x 1.8GHz Cortex-A53)
GPU PowerVR GE8320
RAM (Memory) 2/3GB
Storage 32GB
Operating System Android 10
User Interface realme UI 1.0

Design

Dimensions 164.4mm * 75.9mm * 9.1mm
Weight 196 g
Design Features Warna: Mint Green, Pepper Grey
Geometric Design
Battery Non-removable Li-Po 5000 mAh battery, 5V 2A charger

Network

Network Frequency GSM/ HSPA / LTE
SIM Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
Data Speed HSPA 42.2/11.5 Mbps, LTE-A (2CA) Cat6 300/75 Mbps

Display

Screen Type IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors
Size and Resolution 6.5 inches, HD+ 720 * 1600
Touch Screen Capacitive Touchscreen
Features Rasio layar 80,7%

Camera

Multi Camera Yes (Rear)
Rear 12 MP, f/1.8, (wide), PDAF; 2 MP, f/2.4 (depth sensor)
Front 5 MP, f/2.4
Flash Yes
Video 720p / 1080p, 30fps Slo-Mo (120fps / 480p)
Camera Features LED flash, HDR, Panorama, Chroma Boost, AI Beauty, Expert Mode, Nightscape

Connectivity

Wi-fi Wi-Fi is a popular wireless networking technology using radio waves to provide high-speed network connections that allows devices to communicate without cords or cables, Wi-Fi is increasingly becoming the preferred mode of internet connectivity all over the world. Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot
Bluetooth Bluetooth is a wireless communications technology for exchanging data between mobile phones, headsets, computers and other network devices over short distances without wires, Bluetooth technology was primarily designed to support simple wireless networking of personal consumer devices. 5.0, A2DP, LE
USB microUSB 2.0, USB On-The-Go
GPS GPS The Global Positioning System is a satellite-based radio navigation system, GPS permits users to determine their position, velocity and the time 24 hours a day, in all weather, anywhere in the world, In order to locate your position, your device or GPS receiver must have a clear view of the sky. Yes, with A-GPS, GLONASS, GALILEO, BDS
HDMI HDMI (High-Definition Multimedia Interface) is a compact audio/video interface for transferring uncompressed video data and compressed or uncompressed digital audio data from a HDMI-compliant source device to a compatible computer monitor, video projector, digital television, or digital audio device. No
Wireless Charging Wireless Charging (Inductive Charging) uses an electromagnetic field to transfer energy between two objects. This is usually done with a charging station. Energy is sent through an inductive coupling to an electrical device, which can then use that energy to charge batteries or run the device. No
NFC NFC (Near field communication) is a set of standards for smartphones and similar devices to establish peer-to-peer radio communications with each other by touching them together or bringing them into proximity, usually no more than a few inches.
Infrared Infrared connectivity is an old wireless technology used to connect two electronic devices. It uses a beam of infrared light to transmit information and so requires direct line of sight and operates only at close range. No

Smartphone Features

Multimedia Features Loudspeaker, Port Jack 3.5 mm
FM Radio Yes
Web Browser Web Browser => a web browser is a software application used to locate, retrieve and display content on the World Wide Web, including Web pages, images, video and other files, The primary function of a web browser is to render HTML, the code used to design or markup webpages. HTML 5
Messaging SMS, MMS, Online
Sensors Sensors are electronic components that detects and responds to some type of input from the physical environment. The specific input could be light, heat, motion, moisture, pressure and location, The output is generally a signal that is converted to use in computing systems, a location sensor, such as a GPS receiver is able to detect current location of your electronic device. GPS / Beidou / Glonass
Sensor Induksi Magnetik
Sensor Cahaya
Sensor Jarak
Sensor Akselerometer
Other OTG Reverse Charging

Disclaimer: artikel ini merupakan kerja sama dengan realme Indonesia

86%
Murah nan Komplit

Review realme C11

Membawa desain yang benar-benar baru, layar besar, baterai 5.000 mAh serta mode foto Nightscape membuat realme C11 layak menjadi pilihan terbaik smartphone Rp1,5 jutaan.

Beli di Lazada
Promo realme C11
  • Design
  • Display
  • Camera
  • Performance
  • Features
  • Battery
1 Komen
  1. […] kapasitas baterainya. Realme C11 punya kapasitas baterai 5.000 mAh dan ini sangat awet. Menurut Gizmologi.id baterai HP-nya bahkan bisa bertahan hingga dua hari dengan pemakaian wajar, bukan main game secara […]

Tinggalkan Balasan