Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Huawei Watch GT, Smartwatch Bagi Petualang dengan Desain Mewah

0 200

Bersamaan dengan peluncuran Huawei P30 Series, Huawei juga meluncurkan jam tangan pintar Huawei Watch GT yang dijejali dengan berbagai keunggulan. Wearable tersebut sudah dibekali dengan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dan teknologi yang mendukung kegiatan luar ruangan (outdoor). Huawei Watch GT siap mendampingi dalam berbagai aktivitas, seperti lari, lintas alam, bersepeda, panjat tebing, bahkan berenang. Dari segi daya baterai, smartwatch ini mampu bertahan lama dan konsumsi dayanya rendah.

Label GT pada perangkat ini terinspirasi dari mobil dengan kinerja tinggi, namun berpenampilan mewah. Jadi Huawei Watch GT bagaikan mobil GT versi wearable karena berkinerja tinggi, andal dan daya tahan baterainya  kuat. Perangkat ini sangat cocok mendampingi penjelajah urban atau petualang dalam melakukan kegiatan outdoor berkat fitur-fitur yang praktis.

Desain smartwatch ini tampak klasik dengan memadukan bahan keramik berkualitas. Bezel keramik Huawei Watch GT 42 mm (Elegant edition) terbuat dari biocompatible dengan daya tahan enam kali baja anti karat. Keramik tersebut melalui proses pemotongan layaknya berlian yang menghasilkan 48 potongan segitiga kecil. Polesan akhir yang tepat menghasilkan warna-warna refleksi cahaya luar biasa yang berbeda dari sudut berbeda.

Desain dan Fitur Huawei Watch GT

Kerennya, bahan pembuat tali adalah fluorelastomer, yang sering dipakai pada industri penerbangan dan otomotif. Bahan tali tersebut tak mudah menyimpan kotoran, tahan lama dan tetap ringan, klasik dan mewah. Hal lain yang membuat smartwatch  ini mewah adalah warna gradasi pearl white dan Tahituan black pearl. Warna tersebut dirancang penuh pertimbangan demi memberikan tampilan yang mewah, penuh gaya dan tetap fungsional.

Huawei Watch GT
Huawei Watch GT

Layar sentuh 1,2 inci tampak jernih dan jelas berkat teknologi AMOLED dan resolusi 390 x 390 piksel. Saat melakukan kegiatan outdoor atau berolahraga, data-data pun tetap terlihat jelas dengan jenis huruf yang lebih mudah terbaca.

Kinerja smartwatch didukung oleh daya yang bisa bertahan sampai satu minggu untuk penggunaan seharian penuh. Arsitektur chipset gandanya mempu mengurangi konsumsi baterai sampai 80%, sekaligus meningkatkan kinerja.

Fitur navigasi menggunakan teknologi terbaru yang mendukung 3 Satellite Positioning Systems yang mampu memberikan positioning yang cepat dan akurat. Keakuratan pun disajikan oleh fitur TruSeen 3.0 yang berfungsi memantau detak jantung dengan mengoptimalkan multi-sensor, jaringan neural dan AI. Teknolog hasil kolaborasi Huawei dengan pakar dari Rusia rusia tersebut memberikan pemantauan data yang akurat berkat akuisisi data, verifikasi dan analisis.