Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Mengenal Wear OS, Sistem Operasi Jam Pintar Google yang Dipakai OPPO Watch

0 1.993

Meski tidak sebesar smartphone, tren perangkat wearable terus menunjukkan peningkatan. Terutama jam pintar yang makin disukai untuk memonitor kesehatan aktivitas olahraga. Pada 2014 silam, Google merilis sistem operasi Android Wear yang dirancang khusus perangakat wearable. Selanjutnya, pada 2018 berganti nama menjadi lebih simpel yakni Wear OS.

Dennis Troper, Director of Product Management, Wear OS by Google mengungkapkan alasan perihal perubahan nama tersebut. Menurutnya, Android Wear didasarkan pada keyakinan bahwa teknologi yang dapat dikenakan harus sesuai untuk semua orang, apa pun gaya yang dikenakan di pergelangan tangan atau ponsel yang ada di saku.

Seiring perkembangan teknologi dan kemitraan, begitu pula pengguna. Pada 2017, satu dari tiga pemilik jam tangan Android Wear baru juga menggunakan iPhone. “Kami mengumumkan nama baru yang lebih mencerminkan teknologi, visi, dan yang paling penting dari semuanya — orang-orang yang memakai jam tangan kami. Kami sekarang menjadi Wear OS by Google, sistem operasi yang dapat dikenakan untuk semua orang,” ujar Dennis.

Platform perangkat lunak itu sendiri telah berkembang pesat sejak pertama kali hadir, menawarkan pengalaman pengguna yang jauh lebih bersih dan lebih intuitif untuk pengguna Android dan iOS. Saat ini, Google telah bermitra dengan merek jam tangan dan elektronik ternama untuk membuat lebih dari 50 jam tangan. Mereka ingin membantu mengelola kebugaran, terhubung dengan orang yang paling penting, dan menunjukkan informasi yang dipedulikan.

Baca juga: Resmi Hadir di Indonesia, Ini 7 Fakta OPPO Watch

Fitur Wear OS

Wear OS OPPO WatchGoogle terkenal dengan sistem operasi Android yang hingga 2019 saja dipakai oleh 1,6 miliar pengguna di seluruh dunia. Dengan Wear OS, Google telah mengadaptasi Android untuk jam tangan pintar. Ini adalah platform perangkat lunak yang dirancang untuk menghadirkan semua experience ponsel Android ke jam tangan pintar.

Kelebihannya, perangkat Wear OS dapat dipasangkan tidak hanya dengan ponsel Android tetapi juga perangkat iOS. Ini sesuatu yang tidak ditawarkan oleh watchOS Apple. Meski demikian, Wear OS menawarkan pengalaman yang lebih baik dan berfungsi penuh saat digunakan dengan smartphone Android.

Wear OS telah berkembang selama bertahun-tahun. Pembaruan terbesarnya – Wear 2.0 – tiba pada Februari 2017, meskipun ada beberapa pembaruan yang lebih kecil sejak itu. Build Wear 2.0 menghadirkan Asisten Google, aplikasi mandiri, Google Pay (sebelumnya Android Pay), tampilan jam yang diperluas, metode masukan baru, pelacakan kebugaran yang lebih baik, fungsi baru untuk pengguna iPhone, dan desain baru.

Singkatnya, berikut beberapa hal yang dapat dilakukan platform Wear OS:

Google Assistant

Google Assistant Wear OSDengan Asisten Google, kamu dapat memeriksa cuaca, mulai berlari, menyetel pengingat, mengontrol perangkat rumah pintar yang kompatibel, dan banyak lagi menggunakan perintah suara. Asisten Google di Wear OS juga mendukung Saran Cerdas, jadi saat mengajukan pertanyaan kepada Asisten Google, secara otomatis akan menayangkan pertanyaan lanjutan yang terkait dengan percakapan.

Jawaban dari Asisten Google dikembalikan melalui speaker jam tangan (jika ada) atau headphone Bluetooth. Jika jam tangan pintar Wear OS Anda tidak memiliki speaker, jawaban akan ditampilkan di tampilan jam.

Aplikasi Google

Sebagai platform milik Google, sudah pasti kita bisa menikmati serangkaian aplikasi di jam pintar ini. Saat pertama kali menyiapkan jam tangan Wear OS, kamu akan dipandu untuk masuk ke Akun Google. Setelah Anda melakukannya, kamu akan mendapatkan notifikasi, berbagi kontak, dan menyinkronkan aplikasi dari Akun Google tersebut. Kamu juga dapat menggunakan aplikasi Google di jam tangan Wear OS termasuk Google Kalender, Google Keep, Google Pay, Google Terjemahan, Google Maps, Google Fit, dan Google Play Musik.

Tetap terhubung

Kamu dapat mengirim SMS, email (Gmail) dan melihat siapa yang menelepon di jam tangan, tanpa perlu mengeluarkan ponsel. Aplikasi default Google untuk layanan ini disertakan dengan Wear OS.

Untuk membuka aplikasi di jam tangan, ketuk layar(untuk membangunkan jam tangan)> Tekan tombol utama di sebelah kanan untuk membuka daftar aplikasi> Ketuk aplikasi yang ingin dibuka. Atau, selalu dapat meminta Asisten Google untuk membuka aplikasi Google.

Unduh aplikasi lain

Berbasis Android, kamu juga akan menemukan Google Play Store di jam tangan Wear OS. Sehingga memungkinkan untuk mengunduh aplikasi pihak ketiga.

Untuk mengunduh aplikasi: Tekan tombol daya di jam tangan > Gulir ke ikon Play Store (akan masuk dengan Akun Google utama di jam tangan). Untuk mencari aplikasi baru, ketuk ‘Search’. Jika ingin mengunduh aplikasi, ketuk ‘Instal’.

Simpan dan putar musik

Sebagian besar jam tangan pintar Wear OS hadir dengan RAM 512MB dan penyimpanan 4GB, meskipun beberapa model yang lebih baru menawarkan RAM 1GB dan penyimpanan 8GB. Artinya, jam tangan Wear OS dapat menyimpan musik. Sehingga kamu masih dapat mengakses lagu favorit saat joging di sekitar taman, meskipun tetap memerlukan headphone Bluetooth yang tersambung ke jam tangan.

Kamu dapat mengunduh atau streaming musik dari Spotify, Google Play Musik, Pandora, dan iHeartRadio langsung dari pergelangan tangan. Juga dapat mengontrol aplikasi musik lain di ponsel dari pergelangan tangan, tetapi tidak akan dapat mengunduh atau mengalirkan musik langsung dari pergelangan tangan untuk aplikasi lain.

OPPO Watch Berbasis Wear OS

OPPO WatchOPPO Watch hadir dengan memadukan teknologi modern dan desain yang fashionable. Berbekal layar flexible dual-curved pertama di dunia, OPPO Watch membawa kemampuan jam tangan pintar untuk berada pada tingkatan selanjutnya.

Berdasarkan pengamatan Gizmologi, OPPO Watch merupakan jam tangan pertama dari brand global di Indonesia yang diperkuat platform Wear OS by Google. Jam tangan ini juga dilengkapi dengan AI Outfit-Matching dan sistem VOOC Flash Charging yang memberikan daya 16 jam hanya dalam 15 menit waktu pengisian.

Dengan didukung Wear OS by Google yang telah disesuaikan oleh OPPO, tercipta OPPO Watch sebagai perangkat sempurna yang dapat cepat beradaptasi dengan perubahan. Kehadiran Wear OS by Google memberikan pilihan ribuan aplikasi popular yang tersedia dan dapat diunduh melalui Google Play Store, serta menyediakan dukungan layanan Google nan lengkap.

OPPO Watch 46mm hadir dalam warna hitam dan dijual Rp4.499 juta, sementara OPPO Watch 41mm hadir dalam pilihan warna hitam dan rose gold, dijual dengan harga Rp3.499 juta.


Disclosure: artikel ini merupakan kerja sama dengan OPPO Indonesia