Jakarta, Gizmologi – Ayaneo mengumumkan Pocket Micro 2, penerus handheld Android retro terkecil mereka, dengan peningkatan signifikan di beberapa area kunci dibanding generasi pertama. Kabar paling konkret yang sudah dikonfirmasi ialah kehadiran chipset MediaTek Helio G99 yang ada di Pocket Micro pertama akan digantikan oleh prosesor Snapdragon dari Qualcomm.
Perpindahan dari Helio G99 ke Snapdragon adalah perubahan terbesar yang diumumkan sejauh ini. Helio G99 yang ada di generasi pertama sudah cukup mumpuni untuk emulasi konsol ringan, tapi sering kewalahan saat mencoba memainkan game yang lebih berat atau mengemulasi sistem yang lebih modern seperti PS2 dan GameCube. Snapdragon yang lebih bertenaga diharapkan menambal kelemahan itu, meski Ayaneo belum menyebut varian Snapdragon mana yang akan digunakan.
Ayaneo juga mengakui dua keluhan utama pengguna generasi pertama, yaitu kontrol yang kurang nyaman dan baterai yang tidak tahan lama, dan keduanya masuk daftar perbaikan di Pocket Micro 2. Generasi pertama hanya dibekali baterai 2.600mAh, angka yang terbilang kecil untuk pemakaian gaming. Desain ergonomis juga disebut akan diperbaiki, yang bisa berarti Ayaneo meninggalkan desain bodi kotak dan punggung datar khas generasi pertama untuk sesuatu yang lebih nyaman digenggam.
Dari sisi desain dan material, Ayaneo memastikan Pocket Micro 2 tetap mempertahankan bahasa desain premium pendahulunya, dengan bodi metal dan panel depan kaca. Ini kabar baik untuk pengguna yang suka tampilan mewah, tapi juga sinyal bahwa harganya tidak akan murah. Generasi pertama mulai dari USD239,99 di Amazon, dan dengan biaya RAM dan storage yang naik, harga Pocket Micro 2 kemungkinan besar akan lebih tinggi dari itu.
Baca juga: Dragon’s Dogma 2: Dark Arisen Meluncur Oktober 2026, Debut di Nintendo Switch 2
Perbandingan Ayaneo Pocket Micro 2 dengan Generasi Pertama

Pocket Micro 2 belum mendapatkan detail untuk spesifikasi resmi. Yang sudah dikonfirmasi adalah chipset Snapdragon, perbaikan ergonomis, kontrol lebih nyaman, dan baterai lebih besar. Sebagai perbandingan, generasi pertama yang rilis Juli 2024 hadir dengan layar IPS 3,5 inci true-color, bodi selebar 63mm, dan empat tombol shoulder dengan teknologi touch-sensitive yang bisa dipicu dari hampir semua sudut. Semua fitur itu kemungkinan besar tetap ada, dengan penyempurnaan di sana-sini.
Yang menarik perhatian adalah perubahan desain yang disinggung Ayaneo. Generasi pertama punya punggung datar dan bodi persegi yang terinspirasi Game Boy Micro, desain ikonik tapi tidak selalu nyaman untuk sesi gaming panjang. Kalau Pocket Micro 2 benar-benar mengubah bentuk bodi, ini bisa jadi perubahan terbesar secara visual sejak seri Pocket Micro pertama kali diperkenalkan, meski Ayaneo belum memperlihatkan satu foto pun dari perangkat barunya.
Kebiasaan dari perusahaan ini mereka sering meluncurkan produk secara bertahap dan sering merilis varian edisi terbatas. Awal 2026 ini saja Ayaneo sempat mengumumkan penghentian beberapa handheld termasuk Pocket Fit berchipset Snapdragon 8 Elite karena biaya produksi yang terlalu tinggi. Ini sedikit menambah tanda tanya soal berapa harga akhir Pocket Micro 2 dan kapan tepatnya produk ini akan tersedia untuk dibeli.
Belum ada tanggal rilis maupun kisaran harga resmi untuk Ayaneo Pocket Micro 2. Ayaneo tampaknya sengaja merilis informasi sedikit demi sedikit, dan kemungkinan besar detail lengkap baru akan muncul dalam beberapa minggu ke depan.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



