Jakarta, Gizmologi – Lenovo meluncurkan dua aksesori baru sekaligus di China dalam waktu bersamaan, yakni earbuds open-back TA410 seharga 99 yuan (sekitar Rp220 ribu) dan charger GaN tiga port 150W seharga 339 yuan (sekitar Rp760 ribu). Kedua produk ini sudah tersedia resmi di Lenovo China, meski belum ada konfirmasi jadwal rilis global.
TA410 hadir dengan desain clip-on yang menggantung di telinga tanpa menyumbat saluran pendengaran, sehingga suara sekitar tetap masuk saat dipakai. Bobotnya hanya 4,5 gram per sisi, tersedia dalam tiga warna yakni ungu, abu-abu, dan putih, serta dilengkapi indikator lampu breathing pada casing pengisinya. Lenovo membekali TA410 dengan Bluetooth 7.0, empat mikrofon ENC untuk peredam kebisingan saat telepon, dan rating tahan air IPX5 agar aman dipakai saat hujan ringan atau olahraga.
Dari sisi daya tahan baterai, setiap earbud mampu bertahan hingga delapan jam per pengisian, sementara charging case memperpanjang total daya tahan hingga 48 jam. Pengisian ulang menggunakan USB Type-C dan butuh waktu sekitar 1,5 jam untuk penuh. Kapasitas baterai earbud tercatat 25mAh per sisi, dengan charging case berkapasitas 250mAh.
Desain open-back pada TA410 memang bukan untuk semua orang, tapi ada segmen yang memang membutuhkannya. Pelari, pesepeda, dan pekerja kantoran yang perlu tetap awas terhadap lingkungan sekitar adalah pengguna yang paling cocok untuk tipe earbuds seperti ini. Lenovo juga menyematkan teknologi transmisi suara terarah untuk meminimalkan sound leakage ke arah luar, jadi tetap ada upaya menjaga privasi audio meski desainnya terbuka.
Baca juga: Lenovo FIFA World Cup 2026 Edition
Lenovo Charger GaN 150W Bidik Pasar Pengguna Aktif

Untuk charger-nya, Lenovo meluncurkan 150W Multi-port GaN Power Adapter dengan tiga port USB-C. Port C1 dan C2 masing-masing mampu mengeluarkan daya hingga 140W saat digunakan sendiri, sementara port ketiga maximal di 65W. Saat ketiga port aktif bersamaan, C1 dan C2 berbagi di 65W masing-masing, dan port ketiga turun ke 20W, dengan total output tetap di 150W. Charger ini mendukung protokol pengisian PPS, PD 3.2, dan QC 3.0, yang artinya kompatibel dengan laptop, ponsel, hingga aksesori berdaya rendah sekaligus.
Charger ini tidak memiliki layar bawaan maupun indikator daya, berbeda dari pesaing seperti Anker 140W yang sudah menyertakan display, meski dijual lebih mahal di kisaran USD79,99. Lenovo menawarkan gantinya lewat perlindungan berlapis berupa over-current dan over-temperature protection, serta harga yang signifikan lebih murah untuk kapasitas 150W. Satu kekurangan lain yang mungkin jadi pertimbangan pengguna global ialah prong pengisian tidak bisa dilipat, meski Lenovo belum mengkonfirmasi apakah ini akan berubah di versi internasional.
Dua produk ini menunjukkan arah yang cukup konsisten dari Lenovo belakangan ini, meluncurkan aksesori dengan spesifikasi kompetitif di harga yang jauh lebih terjangkau dibanding merek aksesori premium. Lenovo juga baru meluncurkan Yoga Earbuds dengan ANC 40dB dan baterai 36 jam pada 11 Juni lalu, artinya dalam satu minggu mereka sudah punya dua lini earbuds baru untuk segmen yang berbeda.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



