Kini Giliran Crystal Dynamics Pecat Pegawai, Proyek Tomb Raider Terancam Tertunda!

By
3 Min Read

Jakarta, Gizmologi – Crystal Dynamics kembali menjadi sorotan karena melakukan pemecatan pegawai dalam putaran ketiga selama tahun 2025. Studio pengembang game seri Tomb Raider ini telah memberhentikan sekitar 30 karyawan sebagai bagian dari restrukturisasi dan pengaturan ulang tim di tengah tekanan industri game yang semakin kompetitif.

Pemecatan massal yang terjadi kali ini adalah gelombang ketiga dalam waktu kurang dari 8 bulan, menandakan adanya reorganisasi menyeluruh yang bertujuan untuk efisiensi dan fokus pengembangan. Dikutip dari LinkedIn, perusahaan memberikan pernyataan sebagai bentuk pertanggungjawaban.

“Hari ini kami telah membuat keputusan yang sulit namun penting untuk merestrukturisasi studio dan tim Crystal Dynamics. Sebagai hasilnya, kami telah berpisah dengan kurang lebih 30 anggota tim di berbagai departemen dan proyek seiring kami merestrukturisasi perusahaan dan bisnis untuk generasi mendatang. Crystal mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang terdampak atas bakat, kerja keras, dan dedikasi mereka yang luar biasa, yang telah membantu membentuk studio ini dalam berbagai cara. Kami berkomitmen untuk memberikan sumber daya dan dukungan terbaik kami kepada Anda selama masa transisi ini.”

Langkah tersebut dianggap bagian dari upaya mengatur ulang sumber daya untuk mendukung pengembangan game baru yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan, termasuk proyek game Tomb Raider berikutnya dengan teknologi Unreal Engine 5.

Baca juga: Atari 2600+ PAC-MAN Edition Resmi Dirilis, Rayakan Dua Ikon Legendaris Dunia Game

Crystal Dynamics Kembangkan Tomb Raider Next

Unreal Engine 5 digunakan dalam pengembangan game baru Tomb Raider.

Pemecatan massal yang dilakukan Crystal Dynamics pada tahun 2025 memberikan dampak signifikan pada proyek pengembangan seri Tomb Raider yang tengah mereka garap. Dalam pernyataan resmi, pihak studio menegaskan bahwa meskipun restrukturisasi mengakibatkan pemotongan sekitar 30 orang pegawai, pengembangan game Tomb Raider baru tetap berjalan sesuai rencana.

Meskipun jumlah pegawai yang dipangkas cukup signifikan, Crystal Dynamics menegaskan bahwa proses pengembangan game baru Tomb Raider tidak terdampak secara langsung dan tetap berjalan sesuai rencana. Namun, kondisi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan penggemar dan industri terkait dampak kualitas dan jadwal rilis game tersebut.

Perusahaan menggandeng Amazon Games, yang sedang mengalami permasalahan serupa, dalam mengembangkan game terbaru dari saga Lara Croft. Belum ada judul pasti dari game ini, namun beberapa analis menyebutkan bahwa proyek baru ini diberi nama Tomb Raider Next. Dengan perkiraan rilis di bulan April 2026.

Game ini dikabarkan akan menghadirkan petualangan single-player dengan desain kostum Lara Croft yang memadukan gaya klasik dan trilogi Survivor, termasuk ikon tank top biru muda dan celana pendek kargo coklat lengkap dengan dua pistol.

 


Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Share This Article

Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Exit mobile version