Funcom, developer sekaligus publisher game Dune: Awakening resmi merilis game open-world survival tersebut untuk PlayStation 5 (PS5) dan Xbox.
Lewat pengumuman ini, game yang diadaptasi dari novel karya Frank Herbert sekaligus waralaba film garapan Legendary Entertainment dan Denis Villeneuve ini berarti tersedia di seluruh platform, termasuk Xbox Game Pass.
Bersamaan dengan peluncuran versi konsol, pengembang asal China juga merilis update Dune: Awakening besar-besaran yang menambah mode single-player, pengaturan gameplay lebih fleksibel, dan DLC baru terinspirasi dari film Dune.
Baca Juga: Indonesia Kembali Jadi Tuan Rumah WEC26, Pertandingkan 5 Game Esports
Peluncuran ini dilakukan menjelang penayangan film Dune: Part Three yang dijadwalkan tayang pada 18 Desember 2026. Funcom menyebut momen tersebut menjadi kesempatan bagi pemain untuk kembali menjelajahi Arrakis dan mempelajari kehidupan kaum Fremen melalui pengalaman yang lebih lengkap.
Dune: Awakening Kebagian Mode Single-Player
Perubahan terbesar pada pembaruan terbaru adalah hadirnya mode single-player penuh yang mencakup seluruh konten dan fitur dalam permainan. Sebelumnya, Dune: Awakening lebih dikenal sebagai gim survival online yang mengandalkan interaksi antarpemain.
Kini pemain dapat menikmati seluruh perjalanan di Arrakis secara mandiri. Funcom juga menambahkan opsi kustomisasi gameplay yang memungkinkan pemain mengatur berbagai elemen permainan, mulai dari perolehan sumber daya, penalti saat karakter kalah, hingga tingkat perolehan XP.
Pembaruan tersebut turut menghadirkan tambahan konten cerita yang menjadi penutup Book One dalam alur cerita Dune: Awakening. Selain itu, berbagai peningkatan performa dan gameplay juga ikut dibawa ke seluruh platform.
PvP Kini Sepenuhnya Opsional

Funcom juga mengubah salah satu elemen utama permainan dengan menjadikan PvP sebagai fitur opsional. Artinya, pemain dapat menyelesaikan keseluruhan permainan melalui pengalaman PvE tanpa harus terlibat pertarungan melawan pemain lain.
Area endgame Deep Desert kini tersedia dalam versi PvE maupun PvP. Mode PvP tetap menawarkan risiko yang lebih besar, tetapi disertai hadiah yang lebih besar pula bagi pemain yang memilih tantangan tersebut.
Funcom juga mengurangi sejumlah penalti yang sebelumnya menjadi keluhan pemain. Markas kini dapat disimpan, kendaraan bisa dipulihkan, pajak dalam permainan dihapus, dan penalti saat karakter kalah dibuat lebih ringan.
Tak hanya itu, pengmbang asal China tersebut juga memperkenalkan sistem progression baru berupa Augmentations dan Specializations, peningkatan sistem pertarungan terutama untuk melee combat, hingga berbagai map, dungeon, senjata, dan dynamic encounter baru.
DLC Filmic Archive Hadirkan Kostum dan Perlengkapan dari Film

Funcom juga merilis DLC Filmic Archive untuk seluruh platform. Paket konten tambahan ini memungkinkan pemain menggunakan berbagai item yang terinspirasi langsung dari film Dune garapan Denis Villeneuve.
Beberapa item yang tersedia antara lain Caladan Stormcoat yang dikenakan Duke Leto dan Paul Atreides dalam Dune: Part One, hingga armor Aegis of an Unwalked Path yang terinspirasi dari visi Paul dalam Dune: Part Two. DLC ini juga menambahkan 73 building piece Sardaukar, item dekoratif, senjata, serta emote baru.
DLC Filmic Archive dijual dengan harga USD 9,99 atau sekitar Rp178 ribu. Sehubungan dengan peluncuran update ini, perusahaan juga memberikan diskon 50 persen untuk Dune: Awakening di Steam hingga 8 Oktober 2026.
Dune Awakening jadi Game Laris Walau Review Cukup Negatif

Dune Awakening menjadi salah satu game yang pastinya mencuri perhatian para gamer. Hal ini bisa terjadi karena film Dune yang dibintangi Timothée Chalamet ini berhasil menjebol Box Office dengan angka tinggi. Kemudian, film itu sendiri juga memiliki kualitas yang bagus, sehingga banyak orang yang menikmati film tersebut.
Maka dari itu, Dune Awakening pada akhirnya dibuat, dan mengajak para pemain untuk bertahan hidup di padang gurun yang menyeramkan. Sama seperti di film, kamu juga akan bertemu dengan monster padang gurun yang dinamakan Shai-Hulud.
Nama Dune memang sudah tergolong besar, dan ketika diadaptasi menjadi sebuah game, maka game tersebut pastinya sangat digemari gamer. Nah, bagi gamer dan juga sekaligus penggemar Dune Universe, maka game ini akan sangat cocok dan seru untuk dimainkan.
Namun, pada hari peluncuran banyak dari gamer yang meletakkan review negatif untuk game Dune Awakening. Banyak dari mereka yang mengatakan bahwa Dune Awakening merupakan game yang biasa saja, dan beberapa masalah kerap dialami oleh pemain-pemain yang bermain pada tahap awal peluncuran.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

