Jakarta, Gizmologi – Teenage Mutant Ninja Turtles: The Last Ronin resmi diumumkan di Summer Game Fest 2026, dikembangkan oleh PlatinumGames dan diterbitkan oleh Paramount Games Studio. Game ini adalah proyek AAA pertama dari studio yang baru saja dibentuk tersebut, sekaligus konfirmasi bahwa adaptasi komik TMNT paling gelap itu akhirnya benar-benar jalan.
Trailer pengumuman tayang di akun resmi developer itu tampak singkat, menampilkan New York yang hancur, senjata Raphael, hingga masker hokey Casey Jones, sebelum ditutup dengan siluet sang Ronin di bawah bulan merah darah diiringi aransemen rock dari lagu tema kartun TMNT era 80-an.
Game ini sepertinya mengadaptasi komik The Last Ronin, sebuah kisah gelap dan brutal yang berlatar New York pasca-apokalips di masa depan. Michelangelo yang sudah tua dan lelah bertarung adalah satu-satunya kura-kura yang tersisa, berusaha bertahan hidup di dunia distopia yang dikuasai keturunan Shredder. Senjata ketiga saudaranya yang gugur ia bawa semua, dan misi yang ia emban adalah mencari keadilan atas kematian keluarganya.
Bagi yang sedikit bingung, game ini berbeda dari versi The Last Ronin yang pernah diumumkan pada 2023 lalu. Versi sebelumnya dikembangkan oleh THQ Nordic bersama Black Forest Games, studio di balik remake Destroy All Humans!, dengan pendekatan yang disebut terinspirasi dari God of War (2018). THQ Nordic tampaknya berhenti mengerjakan proyek itu di tahun lalu, dan kini Paramount mengambil alih dengan tim yang sepenuhnya baru.
Shawn Kittelsen, SVP dan kepala kreatif Paramount Games yang sebelumnya pernah mengerjakan Mortal Kombat 11, Injustice 2, dan Invincible, menyatakan dalam siaran pers, “Alur cerita yang kuat adalah kunci keberlangsungan sebuah franchise, dan game adalah salah satu cara paling ampuh bagi penggemar untuk menyelami cerita tersebut.” Ia menambahkan bahwa Paramount Games bertujuan membangun dunia yang saling terhubung di mana narasi menjadi jaringan penghubung antar divisi bisnis mereka. TMNT: The Last Ronin disebut sebagai wujud nyata dari visi tersebut.
Baca juga: State of Play: Marvel’s Wolverine
PlatinumGames Tangani The Last Ronin, Paramount Perluas Lini Game

PlatinumGames, studio di balik Bayonetta dan Metal Gear Rising: Revengeance, kini memegang kendali pengembangan game ini. Pilihan studio ini membuat banyak penggemar lega sekaligus antusias, mengingat rekam jejak PlatinumGames dalam genre action yang presisi dan memuaskan. Belum ada detail gameplay yang ditampilkan di trailer perdana, tapi ekspektasi sudah terbentuk tinggi sejak nama studio itu disebut.
Bersamaan dengan pengumuman game, Paramount Games juga meluncurkan koleksi merchandise edisi terbatas dari seniman BossLogic, berisi pakaian dan poster seni bertema The Last Ronin, tersedia di thelastronin.com. Penggemar juga bisa mengakses pratinjau eksklusif 10 halaman dari komik The Last Ronin: Training Day karya Kevin Eastman dan Tom Waltz, yang akan masuk toko pada 9 Juli 2026 sebagai prekuel satu edisi antara issue #3 dan #4, berfokus pada Michelangelo yang melatih Casey Marie Jones, putri dari April O’Neil dan Casey Jones.
Kabar baiknya, banyak penggemar yang sudah pasrah karena adaptasi film live-action The Last Ronin dikabarkan ditunda pada akhir 2025, dan sebagian khawatir game-nya ikut dibatalkan. Summer Game Fest 2026 menjawab kekhawatiran itu secara langsung. Meski tanggal rilis belum diumumkan, konfirmasi bahwa game ini masih hidup sudah cukup untuk membuat komunitas TMNT bergairah kembali.
TMNT: The Last Ronin dikonfirmasi akan hadir di konsol dan PC. Dengan PlatinumGames di balik kemudi dan komik sumber material yang sudah dikenal luas sebagai salah satu kisah TMNT terbaik dan paling emosional, game ini punya fondasi yang kuat untuk jadi salah satu judul aksi paling dinantikan beberapa tahun ke depan. Sabar saja, belum ada tanggal rilisnya.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



