Shenzhen (China), Gizmologi – Ambisi perusahaan teknologi China untuk memperluas jejak bisnis ke pasar internasional terus menunjukkan tren yang semakin kuat. Tak hanya mengandalkan inovasi produk, kini banyak brand mulai fokus membangun kredibilitas global, memperkuat komunikasi merek, hingga menjalin koneksi langsung dengan media dan mitra bisnis di berbagai negara.
Hal tersebut menjadi sorotan utama dalam ajang Global Connect Show Shenzhen 2026 (GCS SZ 2026) yang digelar pada 1 Juni 2026 di Shenzhen, China. Mengusung tema “Where Global Innovation Meets Market Opportunity”, acara ini mempertemukan lebih dari 80 editor media teknologi, kreator konten, Key Opinion Leader (KOL), distributor, hingga asosiasi bisnis dari Amerika Utara, Inggris, Eropa, dan Asia Tenggara dengan lebih dari 100 perusahaan China yang tengah berekspansi ke pasar global.
Bagi industri teknologi China, ajang ini menjadi lebih dari sekadar pameran produk. GCS hadir sebagai wadah untuk mempertemukan inovasi dengan peluang bisnis nyata di pasar internasional.
Fokus pada Ekspansi Global Brand Teknologi China
Pendiri sekaligus CEO Global Connect Show, Chris Pereira, mengatakan bahwa fase baru globalisasi brand China kini tidak lagi hanya berfokus pada visibilitas. “Dalam tahap baru globalisasi brand China, didengar dan dipercaya menjadi jauh lebih penting dibanding sekadar terlihat. Nilai utama Global Connect Show bukan hanya menjadi ajang showcase, tetapi membangun hubungan yang autentik dan berkelanjutan antara inovasi China dan pasar global,” ujarnya.
Pernyataan tersebut mencerminkan perubahan strategi yang kini banyak diadopsi perusahaan teknologi China. Jika sebelumnya ekspansi global identik dengan penetrasi pasar dan distribusi produk, kini faktor seperti kepercayaan konsumen, reputasi brand, komunikasi internasional, serta jaringan lokal menjadi aspek yang semakin menentukan keberhasilan.
Hal ini sejalan dengan pesatnya perkembangan perusahaan China di sektor elektronik konsumen, perangkat pintar, kecerdasan buatan (AI), robotika, hingga teknologi kendaraan listrik. Banyak di antaranya telah memiliki daya saing global dan mulai mencari peluang pertumbuhan di luar pasar domestik.
Peluang Besar Masuk ke Jaringan Ritel Global
Salah satu sesi utama dalam GCS SZ 2026 menghadirkan Andrew Miles, Executive Chairman Metro China dan mantan Presiden Sam’s Club China. Dalam sesi keynote, Miles menyoroti bagaimana transformasi pasar konsumen China memberikan dampak signifikan terhadap lanskap ritel global. Ia menilai pengalaman Sam’s Club China dalam melakukan lokalisasi layanan dapat menjadi referensi penting bagi perusahaan China yang ingin berkembang di luar negeri.
Menurutnya, saat ini terdapat peluang besar bagi brand inovasi China untuk masuk ke jaringan distribusi dan ritel global. Namun keberhasilan tersebut tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk.
Brand juga perlu membangun narasi yang kuat serta kemampuan operasional yang mampu beradaptasi dengan kebutuhan pasar lokal di setiap negara tujuan.
Salah satu nilai unik yang ditawarkan Global Connect Show adalah format acara yang lebih terkurasi dibanding pameran teknologi berskala besar pada umumnya. Agenda tahun ini mencakup forum diskusi bertema “China Innovation × Global Retail Distribution”, sesi business matchmaking eksklusif, hingga pertemuan tertutup antara perusahaan teknologi dan media internasional.
Pada sesi media exchange yang berlangsung pada sore hari, lebih dari 80 jurnalis teknologi, editor, reporter, serta kreator konten dari berbagai negara berkesempatan mengikuti presentasi perusahaan sekaligus mencoba langsung berbagai inovasi yang dipamerkan.
Format tersebut memungkinkan terjadinya diskusi yang lebih mendalam dibandingkan interaksi singkat yang biasanya terjadi di area pameran. Bagi perusahaan peserta, kesempatan ini menjadi sarana untuk memperkenalkan teknologi mereka secara langsung kepada media internasional sekaligus memperoleh masukan terkait potensi pasar global.
Menariknya, pengalaman peserta tidak berhenti setelah acara utama selesai. Penyelenggara juga menghadirkan program China Innovation Tour, yang mengajak media internasional dan mitra bisnis mengunjungi langsung berbagai perusahaan teknologi China. Melalui program ini, peserta diajak melihat aktivitas di kantor pusat, fasilitas produksi, hingga lingkungan pengembangan produk dari sejumlah perusahaan seperti Rokid, RoboSense, NAVEE, GCL ET, INMO, Longcheer, dan KEENON.
Perusahaan-perusahaan tersebut mewakili berbagai sektor teknologi yang sedang berkembang pesat, mulai dari energi baru, LiDAR, smart glasses, AIDC, hingga embodied intelligence. Pendekatan ini dinilai memberikan perspektif yang lebih mendalam dibanding sekadar melihat presentasi produk di atas panggung. Media dan mitra bisnis dapat memahami langsung proses inovasi yang terjadi di balik produk yang mereka lihat.
Global Connect Show Siapkan Ekspansi ke Berbagai Kota Teknologi Dunia
Tahun 2026 menjadi penyelenggaraan ketiga Global Connect Show secara berkelanjutan. Menurut Du Yang, Global Event Director GCS, acara ini sengaja dirancang berbeda dari pameran konvensional yang berfokus pada jumlah pengunjung.
Alih-alih mengejar skala besar, GCS lebih mengutamakan kualitas koneksi dan hasil yang dapat ditindaklanjuti oleh peserta.
“Melalui undangan yang terkurasi, pengalaman langsung menggunakan produk, presentasi perusahaan, dan pertemuan satu lawan satu, GCS membantu menciptakan hubungan yang lebih bermakna antara perusahaan dengan media internasional, distributor, maupun pemangku kepentingan industri lainnya,” jelasnya.




Strategi tersebut tampaknya mulai menunjukkan hasil. Dalam beberapa tahun terakhir, GCS telah hadir di berbagai ajang teknologi dunia, termasuk IFA Berlin dan CES Las Vegas.
Pada CES 2026 misalnya, GCS bekerja sama dengan media Amerika Serikat USA Today dan berhasil menarik puluhan media internasional untuk berinteraksi langsung dengan perusahaan teknologi peserta. Ke depan, Global Connect Show berencana memperluas jangkauan acaranya ke sejumlah pusat teknologi dan bisnis dunia seperti London, New York, Berlin, Los Angeles, Hong Kong, hingga Dubai.
Seri berikutnya juga dijadwalkan kembali hadir di CES Las Vegas pada Januari 2027. Melalui pendekatan yang menggabungkan networking, media engagement, dan business matchmaking, GCS ingin membangun jalur yang lebih efektif bagi perusahaan teknologi China untuk memperkenalkan inovasi mereka ke pasar global.
Di tengah persaingan industri teknologi yang semakin ketat, kemampuan membangun kepercayaan dan koneksi lintas negara tampaknya akan menjadi faktor penting yang menentukan siapa yang mampu berkembang menjadi pemain global berikutnya.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







