Gizmologi.idGizmologi.id
  • NEWS
    NEWSShow More
    Atlet Esports
    Atlet Esports Bergaji Besar, Dompet Tak Selalu Ikut Aman
    30 Oktober 2026 08:38
    Samsung Galaxy S26 Ultra Galaxy Upgrade Festival
    Samsung Galaxy S26 Ultra Bisa Ditebus Rp11,7 Juta Lewat Galaxy Upgrade Festival
    29 Oktober 2026 18:00
    Visa x Moonton
    Visa Gandeng Moonton hingga M10, Siapkan Kartu Khusus M8 Series
    29 Oktober 2026 17:30
    Binus
    BINUS University Beri Mahasiswa Akses Gratis Kiro AI dari AWS Selama Setahun
    29 Oktober 2026 15:00
    Micro Drama
    YouTube Catat 6,5 Miliar Views Micro Drama pada Q1 2026
    28 Oktober 2026 15:34
  • REVIEW
    REVIEWShow More
    Lenovo IdeaTab Plus
    Review Lenovo IdeaTab Plus: Tablet Rasa Laptop yang Nyaman dan Ringan
    Review Dune: Awakening
    Review Dune: Awakening, Arrakis Memikat tapi Bikin Penat
    The Blood of Dawnwalker
    Review Game The Blood of Dawnwalker: RPG Vampire dengan Konsep Waktu Unik
    ASUS ROG Azoth X
    Review ASUS ROG Azoth X: Keyboard Gaming Premium dengan Layar LCD, Nyaman Untuk Harian
    realme16ProHarryPotterEdition
    Review realme 16 Pro Harry Potter Edition: Ketika Dunia Hogwarts Masuk ke Smartphone
  • GADGET
    GADGETShow More
    Xreal Aura
    Xreal Aura Meluncur dengan Harga US$1.099, Usung Android XR dan Gemini
    29 Oktober 2026 19:00
    Samsung Galaxy S26 Ultra Galaxy Upgrade Festival
    Samsung Galaxy S26 Ultra Bisa Ditebus Rp11,7 Juta Lewat Galaxy Upgrade Festival
    29 Oktober 2026 18:00
    01 - HUAWEI FreeBuds Neo
    HUAWEI FreeBuds Neo Jadi Earphone TWS Ringan dan Nyaman dengan Kemampuan ANC Andalan
    28 Oktober 2026 22:14
    Desain Galaxy Z Fold8
    Kelebihan Layar Besar Galaxy Z Fold8, Pengalaman Visual Lebih Maksimal 
    28 Oktober 2026 18:13
    Xiaomi Smart Band 11
    Xiaomi Smart Band 11 Resmi Hadir di Eropa, Harga Mulai Rp1 Jutaan
    28 Oktober 2026 16:00
  • PC
    PCShow More
    MacBook Pro PROLED
    Apple Rilis MacBook Pro PROLED, Membawa Layar Sentuh dan Profil Lebih Ringan
    29 Oktober 2026 11:15
    Logitech MX Master 4
    Logitech MX Master 4 Developer Edition Hadir dengan Desain Khusus Programmer
    28 Oktober 2026 14:09
    Acer Nitro V15
    Acer Nitro V15 Bisa Jadi Pilihan Laptop untuk Kerja dan Kuliah
    28 Oktober 2026 11:40
    MacBook Pro M6
    MacBook Pro M6 Meluncur, Apple Tambah Tenaga untuk AI Lokal
    28 Oktober 2026 09:10
    BIWIN Acer
    BIWIN Perpanjang Lisensi dengan Acer, SSD dan RAM Predator Ikut Dikembangkan
    27 Oktober 2026 16:43
  • GAMES
  • AUTO
  • MORE
    • Speed Test
    • Gizmopedia
    • Rekomendasi
    • Tips
    • Interview
    • Apps
    • Opini
    • Versus
    • Awards
    • PRNEWSWIRE
Mesin pencari
Quick Link
  • Home
    • Speed Test
    • Rekomendasi
    • Tips
    • Insight
    • Gizmopedia
  • Awards
  • Networks
    • Gadgetdiva
    • Otodiva.id
    • Traveldiva.id
Reading: Valve Tanggapi Masalah Game Kloning AI di Steam, Minta Developer Lebih Kreatif
Share
Font ResizerAa
Gizmologi.idGizmologi.id
Font ResizerAa
  • News
  • Review
  • Gadget
  • Gizmoplay
  • Automotive
  • Gizmotalk Podcast
Mesin pencari
  • Home
    • Speed Test
    • Rekomendasi
    • Tips
    • Insight
    • Gizmopedia
  • Awards
  • Networks
    • Gadgetdiva
    • Otodiva.id
    • Traveldiva.id
Follow US
  • Home
  • Tentang Gizmologi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • PRNewswire

Home » Valve Tanggapi Masalah Game Kloning AI di Steam, Minta Developer Lebih Kreatif

Gizmoplay

Valve Tanggapi Masalah Game Kloning AI di Steam, Minta Developer Lebih Kreatif

Christopher Louis
By
Christopher Louis - Tech Journalist
30 Oktober 2026 08:52
Share
3 Min Read
Valve Steam
SHARE

Valve menanggapi kekhawatiran pengembang indie mengenai maraknya game tiruan yang dibuat menggunakan AI dan dijual di Steam. Namun, alih-alih menjanjikan tindakan khusus untuk menekan praktik tersebut, Valve justru menyarankan developer membangun game yang lebih sulit ditiru.

Isu ini dilaporkan muncul dalam konferensi Steam Indie Connect di Korea Selatan. Menurut laporan InvenGlobal, anggota tim bisnis Valve, Tom Giardino dan Marc Wilkinson, mendapat pertanyaan mengenai perlindungan bagi developer yang karyanya disalin menggunakan AI. Salah satu kekhawatiran yang disampaikan adalah ancaman dari pihak yang mengaku bisa mengkloning game jika pengembang tidak memenuhi permintaannya.

Perlu dicatat, pernyataan tersebut diberitakan melalui laporan pihak kedua yang menggunakan terjemahan mesin dan telah diperiksa oleh penutur asli bahasa Korea. Valve juga disebut masih dimintai klarifikasi. Dengan demikian, respons tersebut belum bisa dianggap sebagai kebijakan resmi baru untuk menangani game tiruan di Steam.

Baca Juga: PlayStation 5 Bisa Mainkan Game Steam via Playden, Tapi Ada Syaratnya

Valve Sarankan Developer Bangun Game yang Sulit Ditiru

Steam

Dalam laporan tersebut, Giardino mengatakan Valve tidak ingin menjadi pihak yang menentukan alat apa yang boleh atau tidak boleh digunakan pengembang. Untuk menghadapi peniru, ia menyarankan developer membangun komunitas aktif, menjaga kepercayaan pemain, dan memastikan versi asli menawarkan pengalaman terbaik.

More Read

anbernic
Anbernic Rilis RG35XX H, Konsol Handheld Horizontal Dual System!
Valorant Challengers 2023 Split 2 Siap Digelar di Jakarta
Deretan Judul Game Baru di Ajang Nintendo Direct 2022

Valve juga menyarankan pengembang terus mengembangkan game dengan menambahkan fitur, karakter, dan kreativitas yang berasal dari perspektif mereka sendiri. Game dengan mekanisme lebih kompleks dinilai lebih sulit untuk ditiru dibandingkan judul yang hanya mengandalkan satu ide sederhana.

Pendekatan ini memberi ruang bagi kreativitas developer, tetapi juga memunculkan persoalan. Membangun komunitas membutuhkan waktu dan kesempatan untuk menjangkau pemain, sementara game tiruan bisa muncul sejak awal peluncuran. Bagi studio indie dengan sumber daya terbatas, saran tersebut belum tentu cukup untuk melindungi karya mereka.

Game Indie Jadi Korban, Moderasi Steam Kembali Disorot

Salah satu contoh yang disorot adalah Needle in a Haystack Simulator. Game indie yang belum dirilis itu dilaporkan telah memiliki banyak tiruan di Steam, hingga pemain berpotensi kesulitan membedakan versi aslinya. Pengembangnya bahkan menyindir situasi tersebut dengan bercanda ingin membuat mode untuk mencari game orisinal di antara tumpukan tiruan.

Masalah ini menambah tantangan moderasi bagi Steam, yang menampung semakin banyak game setiap tahunnya. Proses hukum dapat memakan biaya dan waktu, sementara tindakan setelah peniruan terjadi belum tentu mampu memulihkan perhatian pemain yang sudah terpecah. Tanpa mekanisme pelaporan dan penanganan yang efektif, beban perlindungan berisiko lebih banyak jatuh kepada developer. Karena itu, tantangannya bukan sekadar membatasi penggunaan AI, melainkan membedakan pemanfaatan AI yang sah dari praktik peniruan yang merugikan kreator.

Author
26428d5b86a79ec5512119abca9ceaf30136ecc1804a7688272ed01a1fe3e36e?s=80&d=mm&r=g

Christopher Louis

Tech journalist at Gizmologi. In love with gaming, tech, and Arthur Morgan


Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

EA Sports FC 25 Dapat Dimainkan pada TV Samsung, Tanpa Konsol Ataupun PC!
Mohon Tetap Bersabar, Beyond Good & Evil 2 Masih Terus Dikembangkan!
Diprotes Gamer, Battlefield 6 Akan Dapatkan Dua Peta Baru di Masa Beta?
Bill Gates Minta Pemerintah Ikut Awasi AI, Ini Alasannya
Game Indonesia KuloNiku: Bowl Up! Raih Rating Overwhelmingly Positive di Steam
TAGGED:AIGame AISteamValve
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Threads Bluesky Email Copy Link Print
Share
What do you think?
Love0
Cry0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Surprise0
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Latest Stories

Atlet Esports
Atlet Esports Bergaji Besar, Dompet Tak Selalu Ikut Aman
Gizmoplay News
Xreal Aura
Xreal Aura Meluncur dengan Harga US$1.099, Usung Android XR dan Gemini
Gadget
Samsung Galaxy S26 Ultra Galaxy Upgrade Festival
Samsung Galaxy S26 Ultra Bisa Ditebus Rp11,7 Juta Lewat Galaxy Upgrade Festival
News Smartphone
Visa x Moonton
Visa Gandeng Moonton hingga M10, Siapkan Kartu Khusus M8 Series
Gizmoplay News

Latest Review

Lenovo IdeaTab Plus
Review Lenovo IdeaTab Plus: Tablet Rasa Laptop yang Nyaman dan Ringan
Review Dune: Awakening
Review Dune: Awakening, Arrakis Memikat tapi Bikin Penat
The Blood of Dawnwalker
Review Game The Blood of Dawnwalker: RPG Vampire dengan Konsep Waktu Unik
ASUS ROG Azoth X
Review ASUS ROG Azoth X: Keyboard Gaming Premium dengan Layar LCD, Nyaman Untuk Harian
realme16ProHarryPotterEdition
Review realme 16 Pro Harry Potter Edition: Ketika Dunia Hogwarts Masuk ke Smartphone
Gizmologi.idGizmologi.id
Follow US
© 2025 Gizmologi by PT Konten Cipta Kreatif. All Rights Reserved.

Our Family: Gadgetdiva - Otodiva - Traveldiva

  • Home
  • Tentang Gizmologi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • PRNewswire
Memuat Komentar...
icon gizmologi icon gizmologi
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?