Steam Deck Resmi Diperkenalkan Valve Sebagai Konsol Handheld

Jakarta, Gizmologi – Valve resmi memperkenalkan Steam Deck sebagai konsol terbaru mereka pada 15 Juli 2021. Konsol terbaru ini mengambil konsep handheld sehingga dapat dibawa bepergian. Apabila dilihat sekilas, segera akan terlihat kemiripan dengan konsol Switch besutan Nintendo yang sudah lebih dulu eksis. Bedanya bagian kontrol milik Steam Deck tidak dapat dicopot pasang.

Valve, perusahaan yang selama ini lebih dikenal dengan platform gaming shop, mempersiapkan Steam Deck dengan spesifikasi menjanjikan layaknya sebuah PC berjalan. Didukung potensi besar lewat keberadaan katalog game Steam yang sudah bejibun jumlahnya. Kombinasi yang bisa menggebrak industri gaming konsol maupun mobile di waktu yang sama.

Kehadiran konsol Steam Deck sendiri juga menjadi proyek jangka panjang Valve. Itulah sebabnya mereka tidak terlalu berfokus pada harga (dijual mulai harga US$399). Hal itu terungkap dari Gabe Newell (biasa dipanggil Gaben) selaku Presiden Valve dalam wawancara dengan IGN. Gaben bahkan menyebut harga yang dipatok untuk konsolnya “menyakitkan”.

“Aku ingin membawanya dan berujar, oh, ini berfungsi dengan baik. Semua begitu cepat. Dan kemudian patokan harga jadi persoalan sekunder dan menyakitkan,” ujar Gaben. “Namun hal pertama ialah performa dan pengalaman, itu hal yang paling besar dan fundamental untuk mendorong (konsol) ini.”

Baca juga: Review Sausage Man: Battle Royale Yang Ramah Anak

Spesifikasi Menggiurkan Milik Steam Deck

Steam Deck
Trackpad saat bermain FPS memang sangat penting digunakan.

Bagi Valve, Steam Deck hadir untuk menjawab keinginan gamer yang mencari konsol dengan deretan game AAA namun dapat dibawa bepergian. Dua aspek yang memang belum dapat diberikan Playstation, Xbox, PC, sampai Nintendo sekaligus. Peluang yang juga membuat Valve begitu optimis dengan konsolnya ini. Apalagi hardware yang dijejalkan pun tidak main-main.

Valve bekerja sama dengan AMD untuk mengkreasikan APU kostum di dalam konsol handheld ini. Yakni prosesor arsitektur Zen 2 ditambah grafis RDNA 2, yang mampu menangani game berkualitas AAA terbaru. Hardware tersebut mirip seperti milik Playstation 5, konsol next-gen yang belum genap berusia satu tahun.

Valve Steam Deck

Sebagai konsol handheld yang dapat digunakan mobile, Steam Deck dibekali layar sentuh berukuran 7 inci (resolusi 720p). Menggunakan Steam UI berbasis perangkat lunak dari Linux. Ukuran layar ini bahkan lebih besar dari Nintendo Switch (6,2 inci) dan Switch Lite (5,5 inci).

Valve juga memberikan komponen menarik di kedua sisi layar, tempat tombol fungsi berada. Kita dapat melihat keberadaan dua buah joypad yang lazim dipakai sebagai tombol navigasi. Ada pula trackpad yang dipersiapkan Valve untuk bermain game FPS. Serta fitur gyro untuk mendukung fungsi gerak dalam permainan.

Untuk fungsi lebih luas, Valve menyertakan dok agar gamer dapat memainkannya dengan joystick tambahan. Juga kemungkinan dihubungkan ke televisi selayaknya perangkat konsol. Membuat Steam Deck jadi penantang serius konsol yang sudah eksis saat ini.

Steam Deck Mulai Dijual Desember 2021

Steam Deck
Katalog game di Steam membuat Steam Deck jadi makin menggiurkan.

Meski sudah resmi diumumkan, namun Valve baru akan menjual konsol barunya ini di bulan Desember 2021 mendatang. Negara yang kebagian di awal waktu ialah Amerika Serikat, Kanada, Inggris Raya, dan Uni Eropa. Dengan proyeksi negara di belahan dunia lain akan kebagian mulai awal tahun 2022 mendatang.

Untuk urusan harga, selain angka pembuka US$399 untuk spesifikasi basis yang disertai perangkat memori eMMC 64GB. Valve juga telah menyiapkan dua varian lain yang dapat dipilih. Yaitu model medium memanfaatkan memori NVMe 256GB, dijual seharga US$529. Dan model terbaik dengan memori NVMe terbesar 512GB yang akan dijual seharga US$649.

Belum diketahui apakah gamer di Indonesia dapat memperoleh Steam Deck segera setelah masa rilisnya. Akan tetapi bila berminat dan hendak melakukan reservasi, kita dapat mengakses website Steam. Berminat?

Tinggalkan komen