Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

AdaKerja, Platform untuk Para Pekerja Terampil di Indonesia

0 1.074

Pandemi Covid-19 memberi dampak serius bagi kondisi ekonomi di Indonesia. Beberapa startup dan perusahaan gulung tikar, ratusan ribu pekerja dirumahkan. Bagi yang ingin mencari pekerjaan, ada platform baru ingin mewadahi para “Blue Collar Worker” atau “Pekerja Terampil” yakni AdaKerja.

Platform ini didirikan sejak 2019 oleh Ashwin Tiwari yang memiliki misi sosial untuk menjadi solusi terpercaya dan membangkitkan harapan para pekerja terampil dalam memperoleh pekerjaan yang tepat dan diminati. Sebagai startup lokal, AdaKerja memperoleh investasi putaran seed dari BEENEXT yang juga menjadi salah satu investor dari Tokopedia, Ralali, Dekoruma, dan Amartha.

Menurut Ashwin, dengan rata-rata upah minimum regional (UMR) wilayah Jakarta adalah sebesar 3 juta rupiah, mengindikasikan bahwa mayoritas pekerja adalah sektor tenaga terampil atau sektor blue collar, namun belum ada medium yang menghubungkan perusahaan atau pengusaha dengan tenaga kerja terampil secara langsung.

“Kami berharap kehadiran AdaKerja mampu memberikan akses kemudahan untuk para UMKM maupun Perusahaan ternama dalam merekrut tenaga kerja Terampil,” ujar Ashwin pada siaran pers yang diterima Gizmologi di Jakarta (08/06).

Baca juga: Startup “Pintu Kemana Saja” Kembangkan Platform Cryptocurrency

Fitur AdaKerja

AdaKerjaAdaKerja adalah sebuah platform inovatif pertama yang resmi diluncurkan di Indonesia guna menghubungkan akses antara UMKM atau perusahaan dengan para pekerja terampil melalui teknologi digital. Untuk UMKM dan perusahaan, startup lokal ini ingin  membantu menyederhanakan proses rekrutmen pekerja terampil untuk menjadi lebih efisien dengan memanfaatkan teknologi.

Dengan menggunakan platform AdaKerja, UMKM dan Perusahaan dapat melakukan terobosan baru untuk memperoleh kandidat sesuai kriteria dan meminimalisir proses rekrutmen yang manual dan memakan waktu, serta memprioritaskan kandidat yang relevan dan dekat dengan lokasi bisnis perusahaan.

Platform AdaKerja memiliki fitur unggulan yakni Facebook Messenger chatbot. Fitur ini memudahkan pembuatan profil dan CV secara online untuk para Pekerja Terampil, yang seringnya kesulitan untuk “memasarkan” keterampilannya.

Ashwin mengklaim bahwa AdaKerja adalah platform pertama dan satu-satunya di Indonesia yang fokus membantu merekrut Pekerja Terampil atau tenaga kerja segmen Blue Collar. Fitur AdaKerja lebih mudah digunakan terutama untuk kalangan Pekerja Terampil, seperti; supir, satpam, kurir, SPG. Setelah posting lowongan kerja, dalam waktu 5 menit, perusahaan langsung dapat rekomendasi kandidat yang sesuai kriteria.

“Sebagai salah satu platform yang paling menjanjikan untuk pengembangan dalam sektor ketenagakerjaan di Indonesia, AdaKerja menawarkan kesempatan pengembangan yang besar untuk para Pekerja Terampil dengan terus meningkatkan profil mereka agar dilirik pemilik usaha,” ujar Ashwin.

Prediksi Setelah Pandemi Covid-19

AdaKerja memprediksi, setelah keadaan Pandemi Covid-19 membaik, maka akan ada pemulihan ekonomi dan pemulihan ketenaga kerjaan besar-besaran. Bisnis dan perusahaan akan kembali melakukan rekrut secara agresif, terutama untuk Pekerja Terampil. AdaKerja ingin mengambil manfaat dari tren tersebut di mana keberadaannya sebagai platform online satu-satunya yang bisa memberikan solusi merekrut Pekerja Terampil yang cepat dan efisien.

“Saat ini sudah ada lebih dari 300,000 pekerja terampil terdaftar di AdaKerja, serta ada 7,000 lowongan pekerjaan dari berbagai perusahaan yang menggunakan platform AdaKerja,” ungkap Ashwin.

Dijelaskan lebih lanjut, pihaknya melihat perubahan mulai terjadi. Sebagian besar perusahaan yang telah menggunakan AdaKerja untuk keperluan rekrutmen adalah UMKM yang merupakan merchant dari platform online seperti Tokopedia dan Gofood. “Para UMKM ini sudah merasakan manfaat AdaKerja yang memberikan akses langsung kepada para pekerja terampil,” pungkas Aswhin.