Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Ini Langkah Telkomsel Dukung Ekosistem Game Indonesia

0 1.734

Berbeda dengan industri kreatif lain yang terdampak pandemi COVID-19, menurut data yang dikeluarkan oleh Asosiasi Game Indonesia (AGI), pertumbuhan pengembang game di Indonesia naik 10-20 persen di tengah pandemi. Hal ini lantaran lonjakan penggunaan platform digital di kalangan masyarakat, khususnya para penggemar di dunia games.

Menurut Syaifullah, Direktur Industri Kreatif Film, Televisi dan Animasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), pada webinar “Potensi Besar Industri Gaming di Indonesia” (30/06), industri gaming di Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang dan bersaing dalam pasar internasional. Pada 2017, pengembang aplikasi dan game berkontribusi 1,93 persen terhadap produk domestik bruto sektor ekonomi kreatif Indonesia atau sebesar Rp 19.115,1 miliar.

Sektor ini juga dapat menyerap 44.733 tenaga kerja pada subsektor aplikasi dan game developer pada tahun yang sama. Namun, industri gaming tidak semata tanpa masalah. Pembajakan, keamanan siber, serta pemerataan akses telekomunikasi masih menjadi kendala yang dihadapi industri ini.

Dukungan Telkomsel Melalui Dunia Games

Berbagai dukungan dilakukan supaya industri gaming di Indonesia lebih berkembang. Saat ini, pemerintah sedang mengupayakan berbagai inisiatif strategis untuk menunjang esport agar semakin meroket dan menjadikan game lokal sebagai tuan rumah di industri game nasional. Termasuk dari operator seluler yang dimotori oleh Telkomsel.

Operator seluler terbesar di Indonesia tersebut menghadirkan sejumlah inisiatif sebagai bukti komitmen untuk mendorong ekosistem game di Indonesia. Pada sektor ini, Telkomsel punya payung yaitu Dunia Games seperti ditegaskan oleh Auliya Ilman Fadli, General Manager Games and Publishing Telkomsel.

“Telkomsel terus memaksimalkan perannya sebagai society enabler dengan memaksimalkan aset digital perusahaan untuk menghubungkan komunitas dalam ekosistem esport di Indonesia melalui Dunia Games,” ujar Auliya Ilman.

Ia menjelaskan, Dunia Games dalam menjalankan empat pilar utama layanannya yang meliputi portal media komunitas, penerbit game, penyelenggara kompetisi, dan layanan pembayaran. Kesemuanya menjadi rangkaian penegasan komitmen Telkomsel dalam menjalankan roadmap menjadi penyedia layanan digital terdepan di Indonesia.

Dijelaskan lebih lanjut, Dunia Games berkomitmen untuk terus bergerak maju mengembangkan industri mobile gaming yang positif. Di mana salah satunya diwujudkan dengan penguatan ekosistem esport di Indonesia, termasuk membuka kesempatan bagi penggiat mobile game dalam mengakselerasikan kemampuan dan mempererat hubungan komunitas hingga pelosok negeri.

Indonesia Games Championship

Telkomsel Dunia Games

Salah satu program utamanya adalah menggelar kompetisi Indonesia Games Championship (IGC) 2020. Program yang dihadirkan Telkomsel melalui Dunia Games telah diikuti 31.442 peserta/penggiat mobile game yang tersebar dari seluruh wilayah di Indonesia.

Beradaptasi dengan kenormalan baru, Dunia Games berkolaborasi dengan Garena dalam merancang agar kompetisi IGC 2020 tetap dapat diselenggarakan secara online. Hal ini dimaksudkan agar Dunia Games tetap dapat mengakselerasikan perkembangan ekosistem esport secara utuh. Ssekaligus mendorong para penggiat di dalamnya agar termotivasi untuk terus bergerak maju dalam berkarya dan berkontribusi positif terhadap kemajuan ekosistem esport di Indonesia dalam segala situasi dan kondisi.

Wijaya Nugroho, Business Development, Esports Manager at Garena Indonesia mengungkapkan, tahun ini jumlah penggiat mobile gaming dan esports di Tanah Air diperkirakan dapat melewati 100 juta orang. Maka dari itu, seluruh pemangku kepentingan perlu menciptakan upaya kolaboratif untuk menjaga pertumbuhan ekosistem esport di Indonesia.

Sejak bergulir pada Mei 2020 lalu, penyelenggaraan IGC 2020 menjadi istimewa. Karena walaupun terselenggara di tengah situasi darurat pandemi, kompetisi ini justru mampu menjaring lebih banyak peserta dibandingkan dengan penyelenggaraan pada dua edisi sebelumnya.

Jumlah peserta IGC 2020 tercatat meningkat sebesar 51% dibandingkan dengan IGC 2019, dan sekitar 190% jika dibandingkan dengan awal penyelenggaraannya pada tahun 2018. Hingga saat ini, secara keseluruhan sekitar 31.442 peserta yang terbagi menjadi 7.234 tim telah berpartisipasi dalama gelaran IGC 2020, dimana lebih dari 1.200 diantaranya adalah peserta perempuan yang terbagi dalam 300 tim.

Di samping itu, keikutsertaan peserta dalam IGC 2020 juga semakin meluas, dimana keseluruhan peserta berasal dari 457 kabupaten/kota di Indonesia. Sebaran peserta IGC 2020 cukup merata di wilayah Kalimantan, Papua & Maluku, serta Bali & Nusa Tenggara yang masing-masing diwakili oleh lebih dari 350 tim atau sekitar 1.500 peserta. Sedangkan wilayah Sulawesi dan Sumatera masing-masing diwakili oleh sekitar 450 tim atau 1.900 peserta, dan 1.000 tim atau 4.300 peserta.  Pulau Jawa tetap menjadi wilayah yang menyumbang jumlah peserta terbesar, yaitu sebanyak 2.191 tim atau 9.225 peserta.

“Tumbuhnya jumlah peserta, keikutsertaan peserta perempuan, serta meluasnya sebaran perwakilan peserta IGC 2020 dari berbagai wilayah di Indonesia ini semakin menambah optimisme Telkomsel dalam melanjutkan komitmen membangun ekosistem digital yang inklusif di Indonesia,” imbuh Auliya.

IGC 2020 sendiri mempertandingkan empat game, yaitu League of Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile, dan Arena of Valor. Kompetisi tersebut telah memasuki babak kualifikasi nasional dan akan menggelar Grand Final pada akhir Agustus mendatang. Rangkaian kegiatan IGC 2020 yang diselenggarakan secara online dapat disaksikan di berbagai channel digital Dunia Games serta aplikasi MAXstream.

Dunia Games Rilis 4 Permainan

Sejak berdiri pada 2013, Dunia Games konsisten mengembangkan ekosistem esport di Indonesia secara menyeluruh dan berkelanjutan. Platform game milik Telkomsel tersebut memiliki empat pilar utama, yaitu portal media komunitas, penerbit game, penyelenggara kompetisi, dan layanan pembayaran.

Dunia Games memiliki lebih dari 10 juta pengunjung bulanan dan menyediakan direct carrier billing untuk menghadirkan kemudahan pembelian aplikasi dan konten game digital menggunakan pulsa. Selain itu, Dunia Games juga sudah merilis empat judul game, yaitu ShellFire, Lord of Estera, Rise of Nowlin, serta Kolak Express 3. Berikut ini jajaran game besutan Dunia Games:

Kolak Express 3

Permainan simulasi kasual tersebut sudah tersedia di Google Play Store dan dapat diunduh secara gratis.  Kolak Express 3 sendiri menantang pemain untuk menjadi penjual kolak dan melayani berbagai permintaan dari pelanggan. Terdapat lebih dari 100 level dengan tingkat kesulitannya yang terus meningkat.

Kemudahan gameplay dan tampilan sederhana yang ditawarkan oleh Kolak Express 3 membuatnya dapat dimainkan oleh berbagai kalangan dan seluruh kelompok usia. Walaupun kolak identik dengan Bulan Puasa, namun di dalam game ini terdapat berbagai menu cemilan dan minuman lain yang bisa didapatkan setelah mencapai tingkatan tertentu. Sehingga bisa terus dimainkan kapan pun oleh pemain dengan mengunduhnya secara gratis di Google Play Store.

Rise of Nowlin

Untuk menghadirkan permainan seru ini, Dunia Games menggandeng 8Elements yang merupakan pengembanga Rise of Nowlin. Selain Indonesia, game ini telah sukses di Singapura, Malaysia, dan Filipina. Gaya permainan Rise of Nowlin yang menyenangkan namun tetap menegangkan dengan berbagai macam fitur di dalamnya diharapkan sesuai dengan minat para gamer di Indonesia.

Sebagai game bergenre Open World MMORPG, Rise of Nowlin menyajikan jalan cerita yang menakjubkan dan menantang bagi para pegiat mobile gaming. Para pemainnya dapat mengeksplorasi berbagai macam mode permainan, mulai dari Story, Quest, Boss Hunt, PvP Arena, hingga Guild Battle. Selain itu, terdapat aktivitas harian yang dapat membantu para gamer untuk meningkatkan kemampuan karakter yang dipilihnya agar menjadi lebih tangguh di setiap levelnya. Keseluruhan gameplay dari Rise of Nowlin pun dikemas dalam grafis yang memanjakan mata sehingga para pemain akan sangat nyaman ketika bermain.

Lord of Estera

Sebagai game dengan genre RPG dengan format Real-Time Battle Card Strategy, Lord of Estera menantang pemainnya untuk mempertahankan Lord selaku raja yang harus dijaga dari serangan musuh. Untuk melakukannya, pemain dapat mengumpulkan jenis-jenis Hero dengan berbagai tipe rarity, meliputi Elite, Rare, Epic, dan Legendary.

Terdapat 60 karakter Hero yang dibagi ke dalam lima ras dengan peran strategis berbeda, yakni Human, Undead, Orc, Pirate, dan God. Selain itu, Lord of Estera menyediakan tiga tipe PVP berbeda, yaitu 1 vs 1 Same Server Battle, 1 vs 1 Cross Server Battle, dan 1 vs 1 Rank Match di semua server.

ShellFire

Sebagai game pertama yang diluncurkan langsung oleh Dunia Games Telkomsel, ShellFire memiliki basis pengguna aktif bulanan hingga 500 ribu pemain. Sejak diluncurkan pada September 2018, aplikasi ShellFire sudah dapat diunduh secara gratis di Google Play Store maupun App Store, dengan jumlah unduhan mencapai lebih dari 5 juta secara keseluruhan.

ShellFire adalah sebuah aplikasi game platform smartphone ber-genre action dengan sub genre FPS (First Person Shooter) dan MOBA (Multiplayer Online Battle Arena). Game ini memiliki berbagai macam mode permainan, karakter hero, map dan in-app items.

Kesiapan Jaringan

Telkomsel dukung destinasi wisata super prioritasSejak awal memutuskan untuk serius dalam bertransformasi menjadi perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia, Telkomsel yakin bahwa bisnis layanan digital seperti mobile gaming akan semakin berkembang luas seiring semakin mudahnya masyarakat mendapatkan askes jaringan broadband yang merata hingga pelosok negeri.

“Hal tersebut juga mendorong Telkomsel untuk terus menjadikan Dunia Games sebagai salah satu generator layanan digital yang dapat menguatkan potensi ekonomi digital masyarakat tidak hanya di kota-kota besar yang ada di Indonesia”, lanjut Auliya.

Selain serius dalam pengembangan bisnis berbasis gaya hidup digital dengan menghadirkan ragam produk dan layanan digital terkini, Telkomsel juga secara konsisten terus berupaya meningkatkan kualitas pengalaman pelanggan dalam menikmati layanan digital, termasuk layanan mobile gaming, dengan tetap menghadirkan infrastruktur broadband berteknologi terdepan.

Hingga periode kuartal pertama 2020, Telkomsel telah menggelar lebih dari 219.000 BTS di seluruh Indonesia, yang mana sebagian besar merupakan BTS broadband berteknologi 3G dan 4G. Memasuki pertengahan tahun ini, Telkomsel juga telah berencana untuk memperluas cakupan jaringan 4G LTE melalui penambahan lebih dari 25.000 BTS 4G LTE yang difokuskan untuk mendukung aktivitas pelanggan di seluruh pelosok negeri, terutama di area residensial.

Telkomsel belum lama ini juga telah meluncurkan jaringan layanan berteknologi VoLTE di sejumlah kota besar seperti Jakarta, Depok, Bekasi, Tangerang, Bogor dan Surabaya. Layanan jaringan VoLTE Telkomsel ini dihadirkan sebagai upaya Telkomsel dalam menambah kenyamanan pelanggan menggunakan layanan digital, yang memungkinkan pengguna melakukan panggilan telepon berbasis 4G LTE tanpa mengganggu aktivitas bermain mobile game di perangkat mereka.


Disclaimer: artikel ini merupakan kerja sama dengan Telkomsel