alexa

Nokia dan Smartlabs Hadirkan Smart Lighting Rumah, Harga Mulai Rp500 Ribu

California, Gizmologi – Kalau dulu dikenal hanya melalui jajaran ponsel dan smartphone saja, mulai tahun 2020, Gizmo friends bisa mulai familiar dengan produk bermerek Nokia yang punya kegunaan berbeda. Mulai dari TWS, smart TV, set top box hingga kini merambah IoT lewat Nokia Smart Lighting.

Ya, setelah TV, kini perangkat rumah lainnya yang bakal punya merek kenamaan Finlandia tersebut juga telah sampai ke dinding rumah. Pasalnya, Nokia smart Lighting hadir sebagai solusi pencahayaan rumah, utamakan kemudahan penggunaan, tampilan yang sangat simpel serta kompabilitas universal.

Kalau smart TV Nokia hadir dengan rancangan dari Flipkart, Nokia Smart Lighting juga tidak berdiri sendiri. Di baliknya ada Smartlabs, tergolong pionir dalam sistem lampu cerdas hingga pengendalian elektronik. Di bawah Smartlabs, juga ada dua merek lainnya dengan produk serupa, yaitu Smarthome dan Insteon.

Baca juga: Nokia G20 Sudah Tersedia di E-Commerce, Bawa NFC Harga Rp2 Jutaan

Bila ditebak dari namanya, mungkin Gizmo friends akan mengira bila produknya berjenis bohlam atau lampu LED. Namun dalam peluncuran pertamanya ini sama sekali bukan, melainkan serangkaian alat yang dirancang untuk membuat rumah lebih canggih nan modern.

Nokia Smart Lighting Dirancang Estetik & Mudah Digunakan

Nokia Smart Lighting

Perangkat Nokia Smart Lighting beroperasi dalam jaringan dual mesh, memanfaatkan kabel kelistrikan yang ada di rumah (sehingga tak perlu dirombak total) bersama dengan jaringan nirkabel yang punya rentang cukup luas. Sehingga pengendaliannya bakal lebih reliabel dari sudut rumah mana pun.

Lalu apa bentuk perangkat yang dijual oleh Nokia Smart Lighting? Umumnya hanya berupa colokan atau tombol (switch) yang menempel di dinding, plus sebuah modul Nokia Smart Lighting Bridge untuk menyambungkan semua saklar dalam rumah.

Nokia Smart Lighting

Jenis-jenis saklarnya pun sangat simpel nan modern, berwarna putih tanpa banyak aksen atau fitur ekstra. Mulai dari gaya on/off, knob putar polos, sampai tombol multi-fungsi yang dilengkapi empat pintasan kondisi pencahayaan. Smartlabs mengatakan bila desain seperti ini memang disengaja.

Rob Lilleness, chairman dan CEO Smartlabs mengatakan kepada Techhive bila desain perangkat Nokia Smart Lighting yang sudah raih penghargaan dari reddot dan IF tersebut memang dibuat simpel sembari tetap estetik. Dengan penggunaan semudah mungkin agar konsumen tak perlu belajar menggunakannya sama sekali.

Bisa Tersambung ke Smartphone, Harga Mulai Rp500 Ribuan

Nokia Smart Lighting

Lantas apa yang membuatnya ‘smart’? Selain bisa dikendalikan lewat saklar, pencahayaan yang sudah tersambung ke Nokia Smart Lighting juga tentunya bisa dikendalikan lewat smartphone, dengan aplikasi yang tersedia di Android maupun iOS.

Tak hanya itu, pengguna juga bisa mengendalikannya lewat Amazon Alexa maupun Google Assistant, menyusul Apple HomeKit di masa mendatang. Dalam proses pemasangannya, unit Nokia bisa mendeteksi secara otomatis jenis lampu yang terpasang, baik LED, halogen dan lainnya.

Untuk pengaturan tingkatan cahaya, lampu yang tersambung bakal terdeteksi apakah mendukung fitur tersebut atau tidak. Dan untuk mencegah flickering atau lampu berkedip, Nokia Smart Lighting juga secara cerdas mengukur tingkat peredaman yang optimal supaya tetap stabil dan nyaman di mata.

Saat ini, lini perangkat yang ditawarkan lewat Nokia Smart Lighting baru tersedia secara pre-order pada situs resmi Nokia dan Smartlabs. Harganya pun bermacam-macam, berkisar mulai USD40 sampai USD60, alias Rp570 ribuan sampai Rp870 ribuan.

Tinggalkan komen