Jakarta, Gizmologi – Platform data cloud open source, Aiven menawarkan paket gratis untuk layanan database open source PostgreSQL, MySQL, dan Redis. Hal ini dilakukan sebagai upaya mendorong pemanfaatan teknologi open source, sehingga memungkinkan semua orang dapat mengakses layanan tersebut.
Co-Founder dan CEO Aiven Oskari Saarenmaa, menjelaskan paket gratis ini mencakup sejumlah fitur di platform Aiven. Termasuk pembukaan akses termasuk dedicated instances, backup harian, integrasi Terraform, dan banyak lagi.
“Dengan membuat portofolio tool open source, yang disukai oleh pelanggan, dapat diakses oleh siapa pun, kami memungkinkan generasi baru developer untuk mulai belajar dan memperluas keterampilan mereka tanpa harus mengeluarkan biaya yang tinggi,” kata Oskari dalam pernyataannya, Kamis (13/4/2023).
Setelah dimulai, paket gratis Aiven dapat ditingkatkan secara mulus, aman, dan otomatis ke paket lebih lengkap yang berbayar jika diperlukan. “Tersedianya akses ke paket gratis ini adalah langkah Aiven berikutnya dalam mewujudkan visi untuk mendemokratisasikan teknologi open source, sehingga tersedia untuk semua orang dan memperkuat komitmen kami terhadap komunitas open source,” paparnya.
Selain itu, dukungan teknis untuk paket gratis Aiven tersedia melalui Aiven Community Forum yang diluncurkan bersamaan dengan paket-paket tersebut. Forum ini menyediakan ruang bagi para developer untuk berdiskusi dan berkolaborasi mengenai aplikasi dan layanan yang dibangun dengan teknologi data open source.
Melalui forum tersebut, para developer juga dapat berbagi mengenai aplikasi yang sedang dibangun, mengajukan pertanyaan, serta mendapatkan bantuan dari anggota komunitas dan anggota tim Aiven lainnya, yang biasa disebut Crabs, atas kendala yang muncul.
Baca Juga: Group-IB Identifikasi 1150 Database Terpapar di Indonesia
Paket Layanan Database Open Source Gratis dari Aiven

Senior Analyst di Enterprise Strategy Group Stephen Catanzano menambahkan langkah Aiven dalam memberikan akses gratis ke platform dan membentuk forum komunitas akan berdampak pada penambahan pelajar atau developer yang ingin belajar lebih banyak tentang database.
“Para pengajar open source dan komunitas developer yang lebih luas kini memiliki kesempatan yang lebih besar untuk mendorong kesadaran dan mengembangkan teknologi yang paling dibutuhkan oleh masyarakat kita,” tambahnya.
Saat ini, Aiven yang berkantor pusat di Helsinki dan memiliki cabang di Amsterdam, Berlin, Boston, Paris, Singapura, Sydney, Tokyo, dan Toronto, terus memberikan layanan pengelolaan infrastruktur data cloud yang memungkinkan pelanggan untuk mendorong hasil bisnis dari teknologi data open source.
Baru-baru ini, Aiven mencapai valuasi 3 miliar dolar AS dan kini telah mengumpulkan total pendanaan sebesar 420 juta dolar AS yang didukung oleh para investor seperti Atomico, Earlybird, Eurazeo, IVP, Lifeline, Salesforce Ventures, dan World Innovation Lab.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



